
''Al-Bart itu adalah nama kakek buyut! dia adalah pengusaha terkenal.Bahkan dia bukan hanya terkenal di kota,atau negara ini.Tapi dia terkenal hampir di seluruh dunia.Dia terkenal karena keramahan dan kebaikannya.Dia tidak suka melihat orang yang kelaparan,dia tidak suka melihat orang miskin.Dia tidak suka mendengar sebuah perusahaan bangkrut! Banyak yang benci padanya,namun di tidak pernah balik membencinya.Dia malah selalu berbaik hati pada orang yang membencinya.Dia hanya mempunyai satu anak laki laki yang di beri nama Rudi Al-Bart,yaitu kakekku.Kakekku meninggal dalam kecelakaan setelah melahirkan seorang putra yaitu papi,papi di wariskan perusahaan kakek Rudi yang sempat bangkrut akibat kekejaman kakek Rudi!'' jelas Yudistira.
''Apakan perusahaan papi akan di wariskan kepadamu?'' tanya Aisyah.
''Iya,namun aku menolaknya,karena aku ingin berdiri sendiri! dengan menggunakan nama Al-Bart juga sudah lumayan membantuku!'' jawab Yudistira.
''Aku mendengar kata Reska waktu menghinaku! dia mengatakan bahwa aku hanya ingin memanfaatkan hartamu saja! tapi jujur,aku tidak ada maksud seperti itu.Aku tulus mau menikah denganmu karena perjodohan! bahkan sampai sekarang,aku masih bingung dengan perasaan ku padamu! aku mengagumimu,tapi aku tidak mencintaimu!'' kata Aisyah.
''Aku tahu,aku tahu kamu benar benar wanita sholehah.Aku tahu kamu tidak ada maksud kotor seperti itu.Aku juga tahu kamu tidak mencintaiku! kamu hanya bersikap seolah olah mencintaiku di depan keluarga ku dan keluargamu! tapi itu tidak menjadi masalah untukku.Aku tetap mencintaimu.Semoga cintaku bisa terbalas suatu saat oleh mu! Aku akan setia menunggumu mencintaiku!'' ucap Yudistira membuat Aisyah terharu.
''Tapi jujur,aku sangat heran padamu!'' kata Aisyah.
''Heran kenapa?'' tanya Yudistira.
''Kenapa kamu sangat mencintaiku? sedangkan melihat wajahku saja belum.Bukankah cinta datang dari mata turun ke hati?'' ucap Aisyah.
__ADS_1
''Aku sangat mencintaimu! aku tidak melihat wajah ataupun pisik.Aku mencintaiku karena hatimu! jika kata orang lain cinta datang dari mata turun ke hati,maka aku sebaliknya! aku mencintaimu dari hati dan naik ke mata setelah menikah!'' jawab Yudistira.
''Tapi,bukankah itu hanya kata kata mutiara seorang laki laki?'' tanya Aisyah.
''Memang,sebagian laki laki menjadikan itu hanya untuk gombal.Tapi lain denganku! aku berkata tulus dari hati!'' jawab Yudistira.
''Bagai mana caranya agar aku percaya?'' tanya Aisyah.
''You are my first love! kalau aku tidak benar benar mencintaimu,mungkin aku sudah mencari wanita lain.Banyak wanita yang mau denganku! bahkan sampai ada yang rela menjual dirinya hanya demi mendapatkan cinta dariku!'' jawab Yudistira.
''Tenanglah,aku tidak pernah menerimanya! walaupun aku tidak pernah masuk pesantren,tapi mami dan papi mendidik akhlaq ku dengan baik!'' jawab Yudistira.
''Aku akan mencintaimu!'' kata Aisyah.
''Apa? emh aku percaya padamu!'' Yudistira menatap Aisyah.
__ADS_1
Allahuakbar Allahuakbar
Suara adzan dzuhur berkumandang di mesjid mesjid mengajak seluruh umat muslim untuk melaksanakan kewajibannya.
''Alhamdulillah!'' kata Aisyah dan Yudistira.
''Kita sholat dulu yu?'' ajak Yudistira.
''Mesjid nya di mana kak?'' tanya Aisyah.
''Ayo ikuti aku! aku membangun sebuah mushola kecil di ujung sana! nanti akan ku perbesar!'' kata Yudistira.
Merekapun pergi menuju mushola yang di maksud Yudistira.Ternyata mushola itu sangat mewah dan besar.
Apa ini ukuran kecil menurut kak Tira? Aisyah bertanya tanya dalam hatinya.
__ADS_1