Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Melahirkan


__ADS_3

Pagi pagi sekali Yudistira dan Aisyah sudah berangkat menuju Al-Bart Hospital.Di mana kak Liana sudah mau membagi badannya menjadi dua.Yang asalnya dua badan menjadi satu,sekarang kak Liana sedang berusaha agar menjadi dua badan yang terpisah antara anak dan ibu.


Yudistira dan Aisyah tidak membawa Khai karena Khai masih tidur.Jadi Aisyah memerintahkan agar Septi menunggu Khai tidur di kamar Khai agar pas Khai bangun dia tidak mencari Aisyah.


Mami Reva,Papi Kevin sedang menunggu di depan pintu ruangan tempat kak Liana bersalin.Sedangkan yang menemani kak Liana adalah suaminya sendiri yaitu kak Syam.


"Assalamualaikum!" kata Yudistira mewakili Aisyah juga sambil mencium tangan kedua orang tuanya.Begitu juga dengan Aisyah.


"Waalaikum salam!" jawab mami Reva dan papi Kevin.


"Gimana? udah lahir?" tanya Yudistira dengan nada sudah tidak sabar.


"Sepertinya belum,mami dan papi dari tadi belum mendengar suara bayi yang nangis!" jawab mami Reva.


"Ah semoga lancar semuanya!" kata Aisyah.


"Amiinn" jawab semua orang.


"Mami sudah ngabarin keluarga kak Syam?" tanya Yudistira.


"Astaghfirullah,mami lupa!" jawab mami Reva.


"Ya sudah,biar aku saja yang akan menelepon kyai Abidin!" ujar Yudistira.


"Ya sudah,ayo cepat telepon!" kata papi Kevin.


"Iya pi,bentar!" jawab Yudistira.

__ADS_1


"Aisyah,Khai mana?" tanya mami Reva.


"Tadi pas kami berangkat Khai masih tidur mi,jadi aku dan kak Tira tinggal!" jawab Aisyah.


"Memangnya gak papa?" tanya papi Kevin.


"Gak apa apa pi,kan papi tau sendiri Khai tidak pernah rewel atau menangis!" jawab Aisyah.


"Hallo,Assalamualaikum Kyai!" kata Yudistira ke telepon nya.Nama lengkap Kyai Abidin adalah Zainal Abidin Zubair dan lebih di kenal dengan sebutan Kyai Abidin.


"Waalaikumusalam!" jawab Kyai Abidin.


"Kyai,saya Yudistira,adik iparnya kak Syam!" ucap Yudistira.


"Oh iya,kenapa tuan Tira?" tanya Kyai Abidin.


"Oh iya,ada apa den Tira?" tanya Kyai Abidin.


"Begini Kyai,kak Liana,kakak saya istri kak Syam mau melahirkan.Sekarang sedang di ruang bersalin di rumah sakit!" ujar Yudistira.


"MasyaAllah Alhamdulillah,semoga lahirnya cucu pertama kami lancar tidak ada halangan apapun!" kata Kyai Abdin.


"Amin ya Allah amiin!" jawab Yudistira.


"Ya sudah,terima kasih atas kabarnya ya,insyaAllah nanti siang saya beserta keluarga ke sana!" kata Kyai Abidin.


"Ah iya di tunggu sangat sangat di tunggu kedatangan Kyai dan keluarga!" kata Yudistira.

__ADS_1


"Oh iya,nama rumah sakitnya apa?" tanya Kyai Abidin.


"Ah kalau Kyai mau datang ke sini,tidak perlu ke rumah sakit.Langsung saja ke rumah kak Syam dan tunggu di sana,Kyai sudah tahu alamat rumah kak Syam kan?" tanya Yudistira.


"Ah iya iya,saya tahu.Ya sudah,terima kasih ya den Tira,kami akan mendoakan kelancaran kelahiran cucu kami!" kata Kyai Abidin.


"Iya Kyai,sama sama.Ya sudah,saya tutup ya Kyai,Assalamualaikum!" ucap Yudistira.


"Waalaikumusalam!" jawab Kyai Abidin.


Yudistira menutup telepon.


"Bagaimana?" tanya papi Kevin.Padahal tadi mereka nyimak pembicaraan Yudistira dan Kyai Abidin.


"Kyai Abidin dan keluarga akan datang nanti siang!" jawab Yudistira.


"Ke sini?" tanya mami Reva.


"Nggak,aku suruh agar keluarga Kyai Abidin langsung me rumah kak Liana!" kata Yudistira.


Bersambung....


Like,komen,Vote,rate dan beri hadiah...


maaf baru up ya...


Jangan lupa juga follow ig/fb :AuthorSyiba

__ADS_1


__ADS_2