Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Oleh oleh


__ADS_3

''Nih oleh oleh buat kamu!'' ucap Aisyah setelah keluar membawa peci.


''Wah bagus banget kak!'' jawab Rizal.


''Coba kamu pakai!'' kata Aisyah.


''Pakaikan!'' jawab Rizal.


Aisyah pun memakaikan peci yang ia beli untuk adiknya itu.Peci itu memang tidak seberapa,tapi kegunaannya yang sangat luar biasa.


''Wah pas banget kak,aku mau liat kaca!'' ucap Rizal berlari ke kamarnya untuk melihat dirinya dalam kaca.


''Wah kak,ini sangat cocok untukku,menambah ketampanan ku!'' ucap Rizal.


Aisyah hanya tersenyum menanggapi adik nya yang super percaya diri itu,sedangkan mama Lena geleng geleng kepala.


𝘈𝘭𝘭𝘒𝘩𝘢𝘒𝘬𝘣𝘒𝘳 𝘈𝘭𝘭𝘒𝘩𝘢𝘒𝘬𝘣𝘒𝘳


Adzan pun berkumandang di masjid masjid.Waktunya melaksanakan sholat maghrib bagi seluruh umat muslim.


''Ma,aku ke kamar dulu ya?! aku mau sholat!'' ucap Aisyah.


''Iya nak,mama juga mau sholat dulu!'' jawab mama Lena.


Aisyah pun masuk ke dalam kamarnya dan melaksanakan sholat maghrib.Begitu juga dengan mama Lena.Sedangkan papa Dimas pergi ke mesjid untuk melaksanakan sholat maghrib berjamaah.

__ADS_1


Selesai sholat Aisyah langsung wiridan selama lima belas menit dan setelah itu ke dapur untuk menyiapkan makan malam.


''Assalamualaikum bibi,!'' ucap Aisyah setelah sampai di dapur dan melihat bi Neni sedang memasak.


''Waalaikum salam,eh non Aisyah,kapan pulang non?'' tanya bi Neni setelah melihat Aisyah.


''Tadi sore bi!'' jawab Aisyah lalu mencium tangan bi Neni.Karena bi Neni sudah mengasuhnya sejak dia kecil jadi dia sangat menghargai bi Neni sebagai pengasuhnya.


''Bibi masak apa?'' tanya Aisyah.


''Kebetulan bibi masak opor ayam kesukaan non!'' jawab bi Neni.


''Wah kebetulan sekali bi,mari aku bantu bi!'' kata Aisyah.


''Gak apa apa bi,lagian aku gak ada kerjaan lain!'' jawab Aisyah.


''Gak usah non,non duduk aja!'' kata bi Neni.


''Ya udah bi,aku tidak akan membantu bibi,tapi aku akan memasak dengan bibi!'' jawab Aisyah.


''Ya sudah non,terserah non aja!'' jawab bi Neni pasrah.


Semua masakan pun telah matang dan telah di hidangkan di atas meja makan.Mama Lena,papa Dimas dan juga Rizal sudah duduk di kursi masing masing.


Aisyah pun bergabung dengan keluarganya yang sudah siap untuk makan.

__ADS_1


''Papa,dalam sebuah kitab yang Aisyah pelajari di pesantren,bahwa pembantu kita harus makan bersama kita dan satu meja dengan kita!'' ucap Aisyah.


''Jadi?'' tanya papa Dimas tidak mengerti apa maksud yang di bicarakan Aisyah.


''Bi Neni juga kita ajak makan bersama ya?'' ucap Aisyah.


''Ajak aja,kenapa nggak? Papa tidak akan melarang larang mu selagi itu benar!'' jawab papa Dimas yang membuat Aisyah bahagia.


''Bi,bibi!'' teriak Aisyah.


''Iya ada apa non?'' tanya bi Neni.


''Duduk bi!'' ucap Aisyah sambil menepuk kursi di sampingnya.


''Ah nggak non,bibi makan di belakang aja!'' jawab bi Neni.


''Ayo bi duduk!'' Aisyah menarik tangan bi Neni hingga terduduk di kursi yang kosong di samping kanan Aisyah.Sedangkan di samping kiri Aisyah ada Rizal.


''Ah bibi gak enak non!'' ucap bi Neni.


''Udah gak apa apa bi!'' kata mama Lena.


''I-iya bu!'' bi Neni pun duduk dengan tenang.


Merekapun makan dengan nikmat tidak lupa membaca doa yang di pimpin oleh Rizal karena dia baru bisa baca doa makan.

__ADS_1


__ADS_2