
''Ayo kak,aku sudah siap!'' kata Aisyah yang sudah memakai gaun biru dengan hiasan bunga di kepalanya.
Yudistira tidak berkedip melihat keanggunan Aisyah.
''Memangnya mau ke mana?'' tanya paa Dimas.
''Aku mau ke rumah kak Tira pa,kak Liana minta bantuan aku buat persiapan pernikahannya!'' jawab Aisyah.
''Tira!'' papa Dimas menepuk punggung Yudistira.
''Ah iya pa dia sangat sangat cantik!'' celetuk Yudistira yang kaget.
Papa Dimas tertawa melihat kejujuran calon menantunya itu walaupun tidak sengaja.
Aisyah hanya tersenyum malu.
''Eh maaf maaf!'' Yudistira yang baru tersadar dengan ucapannya langsung tersenyum dengan pipi putih yang memerah.
''Ayo kak!'' ucap Aisyah memecah kegugupan.
''Rizal mana?'' tanya Yudistira.
''Dia gak mau ikut! malu katanya!'' jawab Aisyah.
''Memangnya kamu gak papa sendiri?'' tanya Yudistira.
''Memangnya kenapa?'' tanya balik Aisyah.
''Gak papa sih,ya sudah ayo kalau begitu'' kata Yudistira.
__ADS_1
''Ayo,pa,aku pergi dulu!'' Aisyah mencium tangan papa Dimas.Diikuti oleh Yudistira.
''Hati hati!'' kata papa Dimas.
''Iya pa,Assalamualaikum!'' kata Aisyah.
''Waalaikum salam!'' jawab papa Dimas.
Aisyah dan Yudistira pergi menggunakan mobil Yudistira.Mereka duduk di bangku depan berdampingan.
Tidak lama kemudian sampailah mereka di depan rumah mewah dan megah milik keluarga Al-Bart.
Seketika Aisyah terpesona melihat keindahan rumah itu.Di samping kiri terdapat taman kecil dengan bunga bunga yang warna warni.Kolam kecil yang didalamnya ada ikan ikan koi warna warni di tambah air mancur di tengah kolam itu menambah keindahan taman itu.
Di samping kanan itu berjajar mobil mobil mewah koleksi papi Kevin.Di samping mobil mobil itu terdapat kolam renang yang lumayan luas dengan kursi kursi tempat bersantai di pinggirnya.
''Sayang!'' Yudistira mengagetkan Aisyah yang masih mengagumi rumah itu.
''Kamu kenapa? sakit lagi? apa kamu pusing?'' tanya Yudistira dengan muka cemas.
''Ah tidak kak,aku hanya kagum melihat keindahan rumah ini yang seperti istana!'' kata Aisyah.Yudistira hanya tersenyum dan geleng geleng kepala.
''Jika kita sudah nikah,aku akan membelikan mu rumah yang paling besar dan yang paling indah!'' kata Yudistira.
''Tapi kak,aku gak suka rumah terlalu sedang! aku ingin rumah yang sederhana,tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar dan indah! juga yang paling penting nyaman!'' ucap Aisyah.
''Aku akan mengabulkan semua keinginanmu!'' jawab Yudistira.Aisyah hanya tersenyum.
''Ayo masuk!'' ajak Yudistira.
Merekapun masuk ke dalam rumah dengan Yudistira jalan duluan dan Aisyah di belakangnya.
__ADS_1
Mami Reva dan kak Liana sudah ada di ruang keluarga menunggu kedatangan mereka.
''Assalamualaikum mi,kak!'' kata Yudistira.
Aisyah langsung mencium tangan mami Reva dan kak Liana satu persatu.
''Apa kabar sayang?'' tanya mami Lena.
''Alhamdulillah baik mi,mami apa kabar?'' jawab Aisyah yang sudah duduk di tengah tengah antara mami Reva dan kak Liana.Sedangkan Yudistira duduk di samping kak Liana.
''Mami juga baik sayang,tapi kata Yudistira kemarin kamu sakit?'' tanya mami Reva.
''Iya ma,bukan sakit,cuman kecapekan saja!'' jawab Aisyah.
''Tapi sekarang sudah sembuh?'' tanya kak Liana.
''Alhamdulillah sudah kak!'' jawab Aisyah.
''Syukurlah kalau sudah sembuh,papa sama mama kamu sehat?'' tanya mami Reva.
''Alhamdulillah mereka juga sehat ma,mereka juga titip salam buat mami dan papi juga kak Liana!'' jawab Aisyah.
''Eh papi mana mi?'' tanya Yudistira.
''Dia sudah berangkat! kamu juga berangkat sana! papi mu titip pesan supaya mama menyuruhmu cepat menyusulnya!'' kata mama Reva
''Alhamdulillah mereka juga sehat ma,mereka juga titip salam buat mami dan papi juga kak Liana!'' jawab Aisyah.
''Eh papi mana mi?'' tanya Yudistira.
''Dia sudah berangkat! kamu juga berangkat sana! papi mu titip pesan supaya mama menyuruhmu cepat menyusulnya!'' kata mama Reva.
__ADS_1
''Oh gitu ya,ya sudah kalau begitu aku pergi dulu mi,kak!'' kata Yudistira