Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Episode 134


__ADS_3

Aku sangat mencintaimu!" kata Yudistira.


"Iya kak,aku tahu!" jawab Aisyah.


"Apa aku emhmmmm!" Yudistira gugup.


"Kak,aku tahu kewajiban ku! kakak mempunyai hak atas semua yang ada padaku!" kata Aisyah yang mengerti keinginan suaminya.


"Tapi,apakah kamu sudah mencintaiku" tanya Yudistira menatap penuh harap istrinya.


"Emh maaf kak,tapi aku bersedia untuk menjalankan kewajiban ku sebagai istri mu!" jawab Aisyah.


"Tapi,aku ingin kamu mencintaiku lebih dulu!" kata Yudistira.


"Tapi kak....."


"Sudah lah Aisyah,aku akan menunggu kamu mencintaiku dulu!" kata Yudistira memotong perkataan Aisyah.


"Kakak mau ke mana?" tanya Aisyah melihat Yudistira berjalan ke arah pintu.


"Aku mau akan tidur di kamar sebelah untuk sementara!" jawab Yudistira.


"Aku ikut!" kata Aisyah.


"Tidak Aisyah,kamu tidur di sini saja!" kata Yudistira.


"Kak,maafkan aku!" kata Aisyah sudah meneteskan air mata.

__ADS_1


"Iya aku maafkan,kamu jangan nangis! aku tidak suka melihat wanita menangis!" kata Yudistira mengusap air mata yang menetes di pipi Aisyah.


"Kak!" panggil Aisyah.


"Aku akan tidur di sini dan memelukmu!" kata Yudistira sambil menggandeng tangan Aisyah menuju ranjang.


"Tidurlah,aku akan setia menunggumu mencintaiku dengan tulus!" kata Yudistira sambil memainkan rambut hitam Aisyah.


"Terima kasih kak!" kata Aisyah.


Merekapun tidur dengan nyenyak.Tak terasa adzan subuh sudah kembali membangunkan mereka dari tidurnya.


Aisyah bangun dan mengucek matanya.Dia melihat ke sampingnya,namun Yudistira suaminya tidak ada di tempat tidur.


Aisyah melangkah ke kamar mandi.Terdengar gemercik suara air mengalir.


"Iya,aku di dalam! tunggu sebentar lagi!" jawab Yudistira dari dalam kamar mandi.


"Mandilah,setelah itu kita olahraga jalan jalan!" ajak Yudistira.


"Ke mana kak?" tanya Aisyah langsung bersemangat.


"Jangan jauh jauh,kita keliling di dekat sini saja!" jawab Yudistira.


"Okey!" kata Aisyah masuk ke kamar mandi.


Setelah mandi,Aisyah langsung melaksanakan sholat subuh berjamaah dengan suaminya.Yudistira membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-A'la di rakaat pertama,dan di rakaat ke dua,dia membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Alaq.

__ADS_1


Yudistira sangat cerdas menghapal,sehingga setelah bertunangan dengan Aisyah,setiap malam,Yudistira di suruh untuk menghapal surat surat di juz tiga puluh oleh kak Liana.


"Ayo!" ajak Aisyah setelah bersiap siap.


"Sudah siap?" tanya Yudistira.


"Sudah!" jawab Aisyah yang sudah siap menggunakan kerudung hitam dan cadar hitam,serta jaket warna coklat dan rok kopi susu.Juga sepatu putih.



Mereka berjalan jalan hingga sampai ke sebuah taman yang indah,namun di taman itu tidak ada logo Al-Bart sama sekali.


Hari semakin siang,namun mereka belum mau kembali pulang karena Aisyah masih bersenang senang di taman itu.


"Apa kamu tidak lapar?" tanya Yudistira.


"Sedikit!" jawab Aisyah.


"Mau bubur ayam?" tanya Yudistira.


"Mau kak! sudah lama aku gak makan bubur ayam!" jawab Aisyah.


"Ya sudah,ayo ikut aku!" kata Yudistira pergi tanpa menggandeng tangan Aisyah.


Kenapa kak Tira gak menggandeng tanganku? apa dia masih marah? biasanya dia selalu menggandeng tanganku.Eh tapi,dari tadi dia belum memanggilku sayang,biasanya dia tidak pernah memanggilku dengan namaku! kata Aisyah melamun.


"Hey,ayo cepat! malah bengong!" teriak Yudistira.

__ADS_1


"Ah iya kak!" Aisyah langsung menyusul suaminya yang sudah jauh.


__ADS_2