Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Permohonan


__ADS_3

Aisyah sudah pergi dari pesantren tercintanya itu.Dengan di iringi kesedihan dari teman temannya.Namun,sebelum berangkat pulang Aisyah sempat berfoto dengan semua santri termasuk guru gurunya.


Yudistira dan kak Liana juga ikut berfoto.Para santri berfoto sambil mengacungkan cendramata dari Aisyah.


Yudistira merasa bahagia melihat cendramata yang di pegang para santri dengan motonya dan foto orang yang dia cintai.


''Kita makan dulu yu? aku lapar!'' ucap Yudistira.


''Ayo,aku juga lapar,bagai mana Aisyah?'' tanya kak Liana yang melihat Aisyah masih terisak isak.


''Saya ikut saja kak!'' jawab Aisyah dengan gemetar menahan tangis.


''Sayang,kalau kamu mau nangis,jangan di tahan! lepaskan saja! kalau mau nangis di tahan,itu bisa membuatmu demam!'' kata Yudistira.


''Iya benar Aisyah!'' kata kak Liana.


Aisyah kembali menangis dengan tertunduk.Rizal yang merasa kasihan sama kakaknya,memeluk Aisyah yang sedang menangis.

__ADS_1


''Kakak,kakak pernah bilang! Orang sabar di sayang tuhan! jadi kakak harus sabar!'' kata Rizal masih memeluk kakaknya.


Aisyah pun tersenyum terlihat dari matanya yang menyipit.


''Zi,cari rest area!'' ucap Yudistira.


''Baik tuan!'' jawab Fauzi.


Tidak lama kemudian mereka sudah memasuki rest area dan Fauzi sudah memarkirkan mobil di depan rumah makan.


Mereka semua turun dan bergegas masuk.


''Mau berangkat sekarang atau nunggu maghrib?'' tanya Yudistira.


Di depan Aisyah dia so ingin melaksanakan sholat! jika tidak ada Aisyah,jangankan dia ingin melaksanakan sholat di paksa aja tetap gak mau! gumam kak Liana dalam hatinya.


Cinta dan wanita memang bisa merubah semuanya.Yang tadinya jarang sholat menjadi mengajak sholat kata Fauzi dalam hatinya.

__ADS_1


''Ya sudah,kita tunggu maghrib saja!'' jawab kak Liana karena Aisyah tidak menjawab pertanyaan Yudistira.Mungkin dia lagi menahan tangisnya.


''Okey!'' jawab Yudistira.


''Kak,aku mau pipis!'' ucap Rizal.Aisyah hanya menatap Rizal dengan tatapan kosong.


''Ayo kakak antar!'' ucap Yudistira.


''Ayo!'' Yudistira menggendong Rizal menuju toilet.


''Aisyah,kakak tahu apa yang kamu rasakan! kakak juga tahu kalau kamu menangis bukan hanya karena harus berhenti mondok! tapi karena perjodohan ini!'' ucap kak Liana yang benar benar peka.


''Kamu boleh memeluk kakak seperti kakakmu sendiri!'' kata kak Liana.Aisyah langsung memeluk kak Liana namun tidak menangis.


''Kenapa kamu gak nolak perjodohan ini? kamu gak boleh memaksakan!'' tanya kak Liana.


''Aku ingin membahagiakan orang tuaku kak,aku ingin berusaha mengabulkan semua keinginan orang tuaku! Jika memang dengan melihat aku menikah dengan orang pilihan mereka,aku akan melakukannya!'' jawab Aisyah lemah.

__ADS_1


''Jika memang begitu,kamu harus mulai mencintai Yudistira.Kakak tahu Yudistira sudah sangat mencintaimu,walaupun dia juga sama baru kenal sama kamu! sebelumnya,Yudistira tidak pernah Yudistira karena sibuk kuliah dan sibuk bekerja demi kesuksesan nya.Dia tidak ingin di bantu oleh papi,dia merintis usahanya sendiri.Saking sibuknya dia bekerja dia tidak sempat untuk pacaran.Dan ketika melihat fotomu Yudistira sangat terkesima.Mungkin kamu adalah cinta pertamanya! oleh karena itu,kakak mohon sama kamu! berusahalah mencintainya.Bukan hanya dia yang akan membahagiakanmu,tapi kakak,mami juga papi akan membahagiakanmu lahir dan batin!'' ucap kak Liana sambil mengusap usap punggung Aisyah.


__ADS_2