
Mobil yang di kendarai Yudistira,Aisyah dan Khai sudah terparkir di halaman rumah.Para pelayan menyambut mereka.
Riki membukakan pintu untuk Yudistira.Septi membukakan pintu untuk Aisyah dan Hilda membukakan pintu untuk Khai yang duduk sendirian di belakang.
Dokter Satria juga sempat di ajak oleh Yudistira,namun kata dokter Satria dia masih banyak kerjaan,jadi dia tidak bisa ikut.
Yudistira menggandeng tangan Aisyah dan memangku Khai.Wajahnya sangat berseri seri bercahaya.Kebahagiannya yang terpancar membuat wajahnya bercahaya.
Yudistira membuka pintu dan orang orang yang mereka sayangi sudah berjajar di depan pintu.Tiada lain dan tiada bukan orang itu adalah mama Lena dan papa Dimas,mami Reva dan papi Kevin,kak Liana dan kak Syam,dokter Nisa dan Fauzi juga Rizal yang tubuhnya semakin tinggi.
"Om Izay!" kata Khai yang memang dia sangat suka main dengan Rizal.
"Khai!" Rizal merentangkan tangannya.
Yudistira menurunkan Rizal dan Khai berpelukan dengan Rizal.
"Om izay,kita main yu!" ajak Khai.
"Ayo!" mereka pun bergandengan pergi ke sudut ruangan di mana di sana ada banyak sekali mainan Khai.
__ADS_1
Aisyah mencium tangan semua orang kecuali tangan kak Syam dan Fauzi.Begitu juga Yudistira.Dia mencium tangan semua orang kecuali Dokter Nisa dan Fauzi.
"Apa kamu baik baik saja Aisyah?" tanya mama Lena yang sangat khawatir.
"Iya,apa kamu baik baik saja? apa yang sakit?" tanya mami Reva tak kalah khawatir.
"Aisyah baik baik saja ma,mi,Aisyah hanya lupa makan yang membuat Aisyah pingsan!" jawab Aisyah.
"Astagfirullah,kenapa kamu gak makan? kamu sakit?" tanya kak Liana.
"Sudah sudah,nanti lanjut saja ngobrolnya,kau lapar mau makan.Mending kita makan dulu!" kata Yudistira.
"Ah ya sudah,ayo kita makan dulu!" kata papi Kevin.
"Kak Syam,tolong pimpin tawasul dulu kak,itung itung syukuran atas nikmat yang Allah berikan pada keluarga kita!" kata Yudistira.
Kak Syam pun memulai tawasul.
Semua orang sudah siap untuk makan kecuali Aisyah.
__ADS_1
"Ayo makan sayang,nanti kamu sakit!" kata Yudistira.
"Tapi kak...."
"Oh iya,Aisyah ingin di suapi mama katanya!" kata Yudistira membuat Aisyah bahagia.
"Apa? kamu sudah besar Aisyah!" kata kata Yudistira tentang Aisyah mau makan di suapi mamanya membuat mereka tertawa.
"Sudah ma,turuti saja,dari pada Aisyah gak makan!" kata Yudistira.
"Ya sudah iya iya!" mama Lena pun mengubah posisi.Yang asalnya berdampingan dengan dokter Nisa dan mami Reva,sekarang harus berdampingan dengan Aisyah dan kak Liana.
"Sudah cukup ma,aku ingin di suapi papa!" kata Aisyah setelah lima sendok nasi masuk ke mulutnya dengan di suapi mama tercintanya.
"Astagfirullah Aisyah,kamu ini seperti orang ngidam aja!" kata mama Lena.
"Maaf kan Aisyah ma,dia memang jadi minta yang aneh aneh!" kata Yudistira.
"Ya sudah,pa,ayo suapi anak manja mu ini!" mama Lena bertukar posisi lagi dengan papa Dimas.
__ADS_1
Papa Dimas pun mulai menyuapi Aisyah sampai nasi di piring Aisyah habis.Hatinya sangat senang karena sekelilingnya di kelilingi orang yang sangat sangat menyayanginya.
Setelah selesai makan,mereka kembali mengobrol ini dan itu tapi belum pindah dari meja makan.