
Assalamualaikum wr wb
Puji syukur tetap kita panjatkan keada tuhan seluruh alam,yaitu Allah SWT.
Sholawat dan salam selamanya tercurah kepada baginda alam Muhammad SAW.
Apa kabar semuanya? semoga sehat selalu.Semoga kita semua di jauhkan dari wabah penyakit yang masih merajalela di negara kita tercinta ini.Dan semoga wabah virus ini segera pergi dari negara tercinta ini dengan izin Allah.
Tidak pernah berhenti,Author mengucapkan rasa terima kasih kepada para pembaca novel amatir Bidadari Bercadar.Terima kasih juga kepada semuanya yang sudah menyukai novel amatir ini dengan menekan tombol like.
Terima kasih kepada yang sudah memberikan hadiah kepada Author amatir ini.Semoga kebaikannya di balas oleh yang lebih baik.
Juga Author tidak akan pernah berhenti untuk meminta saran dan kritiknya.
Yang terakhir,Author meminta maaf yang sebesar besar nya jika tulisan Author masih berantakan dan masih tidak tepat dalam penempatan kata.
Juga Author minta maaf jika ada kesamaan dalam nama tokoh namun sikapnya berbeda.Author mohon maaf kepada semuanya karena cerita itu hanya cerita fiktif belaka.
Sesuai janji Author,Author akan menyebut nama nama pendukung Author.Yang di antaranya ada
kak Nurhayati
kak Putri Mentari
__ADS_1
kak Nelly Friana
Dan masih banyak lagi pendukung pendukung yang insyaAllah akan author sebut di episode delapan puluh.
Sekian,terima kasih!
Jangan lupa,like,komen,vote,dan kritik dan sarannya sangat di tunggu😇🙏🤗
Wassalamu'alaikum wr wb
...Yudistira Al-Bart ❤ Aisyah Hardianti N...
''Alhamdulillah mereka juga sehat ma,mereka juga titip salam buat mami dan papi juga kak Liana!'' jawab Aisyah.
''Dia sudah berangkat! kamu juga berangkat sana! papi mu titip pesan supaya mama menyuruhmu cepat menyusulnya!'' kata mama Reva.
''Oh gitu ya,ya sudah kalau begitu aku pergi dulu mi,kak!'' kata Yudistira.
''iya berangkatlah!'' kata mami Reva.
''Sayang,aku berangkat dulu ya,kalau mami sama kakak jahat padamu,telepon saja aku!'' kata Yudistira.
Mami Reva hanya tersenyum sambil geleng geleng kepala melihat tingkah anaknya itu.
__ADS_1
Sedangkan kak Liana hanya menatap sinis pada Yudistira yang bucin itu.
Aisyah juga hanya menunduk malu.
''Ya sudah,kalau begitu,aku pergi dulu!'' Yudistira mencium tangan mama Lena kak Liana bergantian.
''iya berangkatlah!'' kata mami Reva.
''Sayang,aku berangkat dulu ya,kalau mami sama kakak jahat padamu,telepon saja aku!'' kata Yudistira.
Mami Reva hanya tersenyum sambil geleng geleng kepala melihat tingkah anaknya itu.
Sedangkan kak Liana hanya menatap sinis pada Yudistira yang bucin itu.
Aisyah juga hanya menunduk malu.
''Ya sudah,kalau begitu,aku pergi dulu!'' Yudistira mencium tangan mama Lena kak Liana bergantian.
Yudistira pergi meninggalkan Aisyah bersama dengan kakaknya dan ibunya.Dia pergi ke kantor untuk meeting dengan klain.Inginnya dia menghabiskan waktu bersama sang calon istri,namun meeting ini sangat penting bagi perusahaannya.Jadi tidak dapat di wakilkan apalagi di tinggalkan.
Aisyah masuk ke kamar kak Liana karena ada beberapa pekerjaan yang bisa dia bantu untuk persiapan pernikahan kak Liana yang tinggal lima hari lagi menuju hari h.
Kak Liana akan menikah dengan seorang pengusaha,namun dia adalah salah satu santri yang pernah satu pondok bersamanya.
__ADS_1
Bersambung...