
''Kalau itu aku kenal mi,dia sangat baik dan berakhlaq mulia! layaknya bidadari bercadar!'' kata Liana.
''Kamu benar,dia memang pantas jika di sebut bidadari bercadar,rupanya yang cantik dengan hati yang suci!'' tambah mami Reva.
''Kamu harus mau Tira! atau kamu akan menyesal,ni lihat fotonya!'' menyerahkan hand phone mami Reva.
𝘞𝘢𝘩 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘯𝘪 𝘤𝘦𝘸𝘦,𝘴𝘢𝘩𝘢𝘣𝘢𝘵 𝘨𝘶𝘦 𝘢𝘫𝘢 𝘨𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘪𝘯𝘪,𝘱𝘢𝘯𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘬𝘢𝘬𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘮𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘣𝘶𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘪𝘥𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘤𝘢𝘥𝘢𝘳
Gumam Yudistira dalam hatinya setelah melihat foto Aisyah.
''Woy,kok malah diam sih? kagum ya melihat perempuan secantik itu? jujur!'' ucap kak Liana mengagetkan Yudistira adiknya itu.
''Iya iya,dia memang sangat cantik! teman temanku gak ada yang secantik dia!'' jawab Yudistira.
''Jadi kamu mau?'' tanya mami Reva.
''Karena kalian memaksa,ya sudah aku mau!'' jawab Yudistira.
''Idih bilang gitu aja gengsi!'' tambah kak Liana.
''Sudah sudah,kalau begitu besok sore kita pergi ke rumahnya untuk melamarnya!'' ucap papi Kevin.
__ADS_1
''Oke!'' jawab Yudistira dengan semangat.
''Loh kok kamu tiba tiba semangat gitu sih? langsung jatuh cinta?'' tanya kak Liana.
𝘠𝘢 𝘪𝘺𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘶 𝘯𝘰𝘭𝘢𝘬 𝘥𝘪 𝘫𝘰𝘥𝘰𝘩𝘪𝘯 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘣𝘪𝘥𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘨𝘪𝘯𝘪!gumam Yudistira dalam hatinya.
''Woy,malah bengong!'' ucap Liana.
''Ah iya aku jatuh,eh nggak,nggak kok gak jatuh cinta!'' jawab Yudistira.Semua anggota keluarga itu tertawa melihat Yudistira yang salah tingkah hingga membuat mukanya merah seperti kepiting rebus.
''Sudahlah aku mau tidur!'' ucap Yudistira lalu pergi menuju tangga ingin pergi ke kamarnya.
''Ya sudah mi,pi,Liana juga mau tidur!'' ucap Liana.
''Selamat malam!'' ucap Liana lalu mencium pipi mami Reva bergantian dengan papi Kevin.
''Mami duluan aja ke kamar,papi mau nelpon si Fauzi dulu!'' ucap papi Kevin.
''Ya sudah kalau begitu,aku duluan ya?!'' jawab mami Reva dan hanya di balas anggukan oleh papi Kevin sambil tersenyum.
''Hallo Zi?!'' ucap papi Kevin menelpon Fauzi asisten Yudistira yang tidak lain adalah anak dari asistennya.
__ADS_1
''Iya ada apa tuan?'' tanya Fauzi.
''Tolong siapin segala sesuatu persiapan untuk lamaran Yudistira besok sore!'' ucap papi Kevin.
''Siap tuan!'' jawab Fauzi.
''Ya sudah terima kasih,maaf sudah mengganggu waktunya!'' ucap papi Kevin.
''Iya sama sama pak!'' jawab Fauzi dan langsung menutup telpon.
𝘿𝙞 𝙧𝙪𝙢𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙉𝙪𝙜𝙧𝙖𝙝𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙨𝙚𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙤𝙗𝙧𝙤𝙡.
''Pa,apa satu poin lagi tentang perintah papa yang harus papa laksanakan?'' tanya Aisyah.
''Begini Aisyah,karena umurmu sudah cukup untuk menikah,papa sudah memilihkan laki laki yang cocok untukmu! dia sama baiknya sama kamu! dia juga tampan,jadi cocok untuk anak papa yang cantik ini!'' jawab papa Dimas.
''Jadi papa mau menjodohkan Aisyah?'' tanya Aisyah dengan muka kaget.
''Iya Aisyah,papa tau kamu pasti tidak pernah pacaran! jadi papa putuskan untuk mencarikan jodoh untukmu!'' jawab papa Dimas.
''Ya sudah pa,Aisyah terima saja keputusan papa,jika memang itu yang terbaik untukku!'' jawab Aisyah dengan mata kembali berkaca kaca.
__ADS_1
''Alhamdulillah kalau kamu mau Aisyah,kamu memang anak yang baik!'' ucap mama Lena.
''ya sudah kalau begitu Aisyah ke kamar dulu! Aisyah sudah ngantuk dan capek!'' kata Aisyah yang mendapat anggukan dari kedua orang tuanya.