Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Kang Fikri II


__ADS_3

Setelah kang Fikri pergi,Aisyah dan Yudistira masuk ke dalam rumah.Yudistira masih memangku sang anak.


"Apa kakak selalu menyimpan cek di saku kakak?" tanya Aisyah.


"Tidak,itu kebetulan saja.Tadinya cek itu aku siapkan untuk Klien,namun pertemuannya di batalkan!" jawab Yudistira berbohong.


"Oooh!" kata Aisyah sambil mengangguk angguk.


"Undangan apa yang di antar oleh santri tadi?" tanya Yudistira.


"Pernikahan!" jawab Aisyah.


"Pernikahan siapa?" padahal Yudistira sudah tahu semuanya.


"Pernikahan Ustadzah Nurul dan seorang Gus dari ponorogo!" jawab Aisyah.


"Gus itu nama atau apa? atau sebuah jabatan?" tanya Yudistira.


"Gus itu sebuah panggilan untuk anak dari seorang ustadz!" jawab Aisyah.


"Kalau laki laki di sebut gus? kalau perempuan di sebut apa?"


"Ning!" jawab Aisyah.


"Tapi,kenapa Ustadzah Nurul gak di panggil Ning? padahal kan dia anak ustadz!"

__ADS_1


"Karena rata rata yang menggunakan panggilan gus dan ning itu di jawa!"


"Oooh,lalu apa kamu mau datang ke acara pernikahan itu?" tanya Yudistira.


"Kalau kakak mengijinkan dan kakak mau menemaniku aku sangat ingin menghadiri pernikahan Teh Nurul.Dia aja sampai nginep satu hari demi menemani ku dandan dan ijab qobul,masa aku datang ke acara nikahannya saja tidak!" jawab Aisyah.


"Aku akan menemanimu! kapan acaranya?"


"Satu minggu lagi!" jawab Aisyah.


"Btw,santri yang tadi itu namanya siapa?" tanya Yudistira setelah sampai di kamarnya dan sudah menidurkan Khai.Dari tadi mereka mengobrol sambil berjalan.


"Fikri!" jawab Aisyah dan duduk di samping suaminya di atas kursi panjang.


"Dia siapnya Ustadzah Nurul?" tanya Yudistira.


"Kenapa kamu tahu cerita itu?"


"Karena teh Nurul yang menceritakannya!"


"Kenapa kamu memanggilnya akang? apa dia gurumu?"


"Bukan,dia lebih tua dariku,jadi aku memanggilkan akang!"


"Emmm,berarti di pesantren itu hanya ada satu orang anak bujang?"

__ADS_1


"Tidak kak,ada dua,yang pertama ada kang Ilham,anak kedua umi Maryam dan yang kedua kang Fikri itu!" jawab Aisyah.


"Kang Ilham? aku baru mendengarnya!"


"Kang Ilham anak kedua umi Maryam,dia juga di masukan ke pesantren di Garut.Dia seusia denganku!" kata Aisyan.


Bersambung....


*Oke Assalamualaikum my Friends,


Author mendapat komentar yang gak enak di hati ya,tapi tidak apa apa,kalian semua bebas berkomentar...


Okey,Author mau promosi novel baru Author berjudul*:


...Ustadzku Cintaku...



*Karya baru Author,mungkin judul ada yang sama dengan novel lain,tapi Author jamin,isi ceritanya akan berbeda dan akan lebih seru....


Di sana kita bisa sambil belajar ilmu agama secara tidak sengaja.Kita suka mengantuk jika mengaji,tapi jika membaca novel sama saja,jika novelnya membosankan,namun isyaAllah,selain akan banyak pelajaran agama,tapi komedi nya juga ada.


Jangan lupa,like,komen,vote,dan hadiahnya juga berikan...


Jangan lupa* Ustadzku Cintaku *di baca dan di cermati.

__ADS_1


Terima kasih*.....


__ADS_2