
''Tidak kak,panggilkan mama saja! biar mama yang membantuku berdiri!'' kata Aisyah.Sedangkan Reska memanfaatkan situasi itu untuk melarikan diri dan melempar kue bolu yang dia pegang ke muka Fauzi yang sedang menunduk hingga mukanya penuh dengan mentega kue bolu itu.
Fauzi hanya mengelap matanya dan menatap kepergian Reska dengan kesal.
''Fauzi! tolong panggilkan mama Aisyah!'' kata Yudistira tanpa melihat ke arah Fauzi.
''Hhem'' Aisyah menahan tawa karena melihat wajah Fauzi yang sudah belepotan dengan mentega rasa coklat dan vanilla.
''Kamu kenapa? kenapa kamu malah tertawa? bukankah kamu sedang kesakitan?'' tanya Yudistira masih dengan wajah cemas.
''Lihatlah asisten mu itu!'' jawab Aisyah.
Yudistira melirik Fauzi.Setelah melihat asistennya itu penuh dengan mentega,Yudistira langsung tertawa lepas dengan kerasnya karena melihat wajah Fauzi yang sudah penuh dengan mentega dengan mata sang prihatin.
''Apa yang kamu lakukan?'' tanya Yudistira belum berhenti tertawa.
''Reska melempari ku dengan kue bolu yang dia pegang dan dia lari tuan!'' jawab Fauzi prihatin.
''Hahahahahah sudah pergi cuci mukamu dan panggilkan ibu Lena.Suruh dia kesini,hahahah!'' kata Yudistira yang masih belum selesai tertawa.
__ADS_1
''Baik tuan!'' Fauzi langsung berlari meninggalkan tuannya yang masih belum puas menertawakannya.
''Kak Tira,Rasulullah SAW bersabda, “dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa dapat mematikan hati.” (HR. Tirmidzi)!'' ucap Aisyah.Yudistira langsung berhenti dari tertawanya.
''Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), Program Studi (Prodi) Ilmu Kesehatan, Wildani Khairatun Hisan mengatakan, dari segi medis tertawa merupakan hal positif namun jika berlebihan dapat memengaruhi kinerja jantung.“Pada saat seseorang tertawa, otak akan melepaskan hormon kimia adrenalin yang jika terlalu banyak dapat meracuni jantung, serta keadaan emosi yang negatif dan positif pun dapat berpengaruh,” jelasnya.Dirinya menambahkan, hal tersebut dapat membahayakan kesehatan jantung dan detak irama pada jantung menjadi abnormal yang membahayakan nyawa!'' jelas Aisyah.
''Papi sama mami memang tidak salah memilihkan jodoh untukku! kamu sangat pandai dalam hal apapun! apa kuncinya?'' tanya Yudistira.
''Caranya adalah kita harus memakai lima M!'' jawab Aisyah.
''Lima M apa?'' tanya Yudistira.
''Aku akan mencobanya!'' kata Yudistira.
''Astagfirullah Aisyah!'' Teriak mama Lena yang melihat anaknya itu sedang duduk di tanah dan Yudistira hanya berdiri.
''Apa yang kamu lakukan Tira?'' tanya mama Lena menaikan nada bicaranya.
''Begini ma,tadi tidak sengaja aku mendorong Aisyah sampai Aisyah terjatuh!'' jawab Yudistira.
__ADS_1
''Lalu kenapa kamu tidak menolongnya?'' tanya mama Lena.
''Dia tidak mau ma,aku kan belum syah menjadi muhrimnya!'' jelas Yudistira.
''Ayo sayang mama bantu berdiri!'' mama Lena menolong Aisyah untuk berdiri.Kaki Aisyah sedikit sakit karena pas jatuh,kakinya terkilir.
''Apa benar yang di katakan Yudistira?'' tanya mama Lena yang masih tidak percaya pada Yudistira.
''Iya ma,apa yang dikatakan kak Tira benar!'' jawab Aisyah.
''Terus kamu gak apa apa?'' tanya mama Lena memeriksa badan Aisyah.
''Tidak ma,namun sepertinya kaki ku terkilir!'' jawab Aisyah.
''Apa? terkilir? tadi kamu bilang gak papa! aku akan panggil dokter!'' Yudistira cemas.
''Tidak perlu kak!'' jawab Aisyah.
''Ya sudah,mama panggilkan tukang urut aja ya? kalau tidak di urut bisa bengkak nanti!'' kata mama Lena.
__ADS_1
''Iya ma,tapi tukang urutnya harus perempuan!'' kata Aisyah.