Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Surat Undangan jadi


__ADS_3

Tingnong


Hand phone Aisyah berdering saat dia dan Yudistira sedang istirahat karena baru selesai free wedding.


Aisyah menyalakan hand phone nya dan melihat ada notifikasi pesan WhatsApp dari kontak bernama Widia.


''Siapa?'' tanya Yudistira.


''Widia!'' jawab Aisyah.


Aisyah,ini undangan sudah jadi,apa kau bisa mengambilnya di rumahku sekarang? isi pesan dari Widia.


''Kak,Widia menyuruh kita untuk mengambil undangan di rumahnya!'' kata Aisyah.


''Aku akan menyuruh si Fauzi untuk mengambil undangan itu!'' ucap Yudistira.


Zi,ambil undangan di rumah Widia teman calon istriku! alamatnya akan ku search lok! dan berikan dia uang sebesar lima juta sebagai bonus! bawa undangan itu ke rumah Aisyah! Yudistira mengetikkan pesan untuk Fauzi dan di kirim via WhatsApp.


Baik tuan balas Fauzi.


''Katakan padanya,asisten ku yang akan mengambilnya!'' kata Yudistira.


''Baik kak!'' Aisyah mengetikkan pesan balasan untuk Widia seperti yang di katakan Yudistira.

__ADS_1


''Kak,aku mau pulang!'' kata Aisyah.


''Ayo,aku juga mau pulang!'' jawab Yudistira.


''Dil,gue pulang dulu! gue ingin hasil yang terbaik!'' teriak Yudistira pada Fadil seorang fotografer teman kuliahnya dulu.


''Baik Ra,hati hati di jalan! gue akan melakukan yang terbaik!'' jawab Fadil juga teriak.


''Sayang,apa kamu sudah membuat siapa saja yang ingin kamu,papa dan mama mau undang?'' tanya Yudistira saat sudah di dalam mobil dan sedang perjalanan menuju rumah Aisyah.


''Sudah kak,nanti aku kirim datanya pada kak Tira!'' jawab Aisyah.


''Berapa orang?'' tanya Yudistira.


''Sedikit kok kak,aku hanya membutuhkan tiga ratus tujuh puluh lima undangan termasuk teman mama dan papa yang mau mereka undang!'' jawab Aisyah.Yudistira hanya mengangguk angguk.


Tidak lama juga setelah itu Fauzi datang membawa kotak besar.


''Apa yang kau bawa?'' tanya Yudistira dengan susu jahe kesukaannya di tangan.


''Ini undangan yang tuan pesan,silahkan di cek!'' jawab Fauzi.


''Buka!'' kata Yudistira.

__ADS_1


Fauzi langsung membuka kotak itu dengan perlahan dan sangat hati hati.


''Coba ku lihat!'' kata Yudistira.Fauzi memberikan satu buah undangan pesanan Yudistira itu.


''Apa itu sesuai pesanan anda tuan?'' tanya Fauzi.


''Iya,ini sama persih dengan yang aku inginkan dan aku perintahkan!'' jawab Yudistira masih meneliti undangan itu.


''Bagaimana menurutmu? apa ini bagus?'' tanya Yudistira.


''Bagus kak,aku juga suka!'' jawab Aisyah.


''Sekarang aku ada tugas untukmu! bawa semua undangan ini.Bagikan ke semua nama yang ada dalam daftar yang akan ku kirim lewat email.Suruh orang orang kepercayaan mu untuk membantu menyebarkan undangan ini.Usahakan besok sore undangan ini sudah tersebar kepada orang yang tepat!'' kata Yudistira memberikan tugas pada asistennya itu.


''Baik tuan!'' jawab Fauzi tanpa rasa ragu.


''Emh kak Fauzi,jika kak Fauzi mengantar undangan ke pesantren,aku minta tolong agar kak Fauzi membawa Ustadzah Nurul bersama kak Fauzi dan membawanya ke sini,aku sudah memberi tahu ustadzah Nurul!'' kata Aisyah.


''Baik nona!'' jawab Fauzi.


''Sekarang kamu pergi,bawa semua undangan ini dan kerjakan semua tugasmu! dan ya satu lagi,siapkan bis mewah untuk menjemput para santri dari pesantren Aisyah!'' kata Yudistira.


''Baik tuan,kalau begitu saya permisi tuan,Assalamualaikum!'' kata Fauzi.

__ADS_1


''Waalaikumusalam!'' jawab Aisyah dan Yudistira.


Fauzi pun pergi meninggalkan Yudistira dan Aisyah membawa undangan itu dengan banyak tugas yang harus ia kerjakan.


__ADS_2