Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Kakak


__ADS_3

Aisyah dan Yudistira sudah pulang ke rumah mereka sendiri.Mereka tidak nginap di rumah kak Liana karena ada Kyai Abidin dan istrinya juga anaknya yang menginap di sana.


"Sayang,apa semuanya sudah lengkap? apa lagi yang di butuhkan?" tanya Yudistira karena mereka sedang mempersiapkan perlengkapan si bayi yang masih dalam kandungan Aisyah.


"Sepertinya sudah cukup kak!" jawab Aisyah.


"Apa kita gak perlu beli kain seperti ini lagi?" tanya Yudistira sambil mengacungkan kain bedong.


"Gak usah kak,itu juga sudah banyak!" jawab Aisyah.


"Tapi ini bekas Khai!" kata Yudistira.


"Iya gak papa kak,lagian gak akan lama kepakainya,lebih baik manfaatkan yang ada saja!" kata Aisyah.


"Emh,ya sudah,apa Khai sudah tidur?" tanya Yudistira.


"Sepertinya sudah kak,tadi aku nyuruh Septi buatkan susu untuk Khai,dan dia pergi ke kamarnya,mungkin dia sudah tidur!" jawab Aisyah.


"Kamu kenapa sih? kok seperti gak semangat gitu!" tanya Yudistira.


"Aku takut kak,aku takut keluarga kita lebih sayang anak ini,dan melupakan Khai!" kata Aisyah sambil mengusap perut besar nya.


"Itu tidak mungkin terjadi,apa kamu tidak lihat? keluarga kita sangat sangat menyayangi Khai!" kata Yudistira.


"Aku juga takut,aku tidak bisa menjaga anak ini dan menjaga Khai!" kata Aisyah dengan pipi sudah tergaris oleh air mata bening.


"Kenapa kamu bicara seperti itu?" Yudistira mengusap pipi basah Aisyah dengan jari jempol tangannya.


"Aku takut kak,sangat sangat takut!" kata Aisyah.

__ADS_1


Yudistira memeluk Aisyah berusaha agar Aisyah bisa tenang di pelukannya.


"Ini sudah malam,kita tidur ya?!" ajak Yudistira dan di jawab anggukan oleh Aisyah yang masih dalam pelukan Yudistira.


🦚🦚🦚


"Kak ingat ya,pulangnya jangan terlalu siang!" kata Aisyah saat keluarga kecil nya sedang sarapan.


"Iya aku ingat,tenang saja!" jawab Yudistira.


"Umu mau ke mana?" tanya Khai.


"Umi mau ke dokter,mau ikut?" jawab Aisyah.


"Ai mau ikut,tapi ai akut di cuntik!" kata Khai.


"Dede Ai mau ke yual abi? " tanya Khai.


"Bukan,tapi emh,nanti kita lihat di komputer!" kata Yudistira.


"Kenapa gak yihat di komputey abi aja?" tanya Khai.


"Gak bisa,harus di komputer punya dokter!" jawab Yudistira.


"Oh gitu ya?!!" Khai menangguk angguk mengerti.


Aisyah dan Yudistira tersenyum melihat tingkah Khai.


"Aku berangkat dulu ya!" kata Yudistira.

__ADS_1


"Iya kak,hati hati!" sambil mencium tangan Yudistira.


"Hati hati ya kak!" kata Khai setelah mencium tangan abinya.


"Apa?" Yudistira bingung.


"Hati hati ya kak!" Khai mengulangi perkataanya.


"Kak?" tanya Yudistira.


"Iya!" jawab Khai.


"Kenapa kamu manggil abi kakak?" tanya Yudistira.


"Umi juga manggiy abi kakak,Ai juga panggil abi kakak!" jawab Khai.


Yudistira dan Aisyah tertawa mendengar jawaban anak lucu mereka.


"Ya sudah,terserah kamu saja ya,abi berangkat dulu!" kata Yudistira.


"Iya abi!" jawab Khai.


Yudistira pun berangkat ke kantornya sendiri.Alias tidak pakai jasa supir.Fauzi juga tidak menjemputnya karena dia sedang ada luar kota menjalankan tugas.


Bersambung....


Heheh,maaf baru up guys....


Jangan lupa like,komen,vote,beri hadiah,dan ajak teman teman para pembaca agar ikutan membaca novel ini....

__ADS_1


__ADS_2