Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Kang Fikri


__ADS_3

Ting nong


"Bi,tolong bukakan pintu!" kata Aisyah yang sedang duduk di ruang keluarga bersama Khai.


"Baik nona!" jawab bi Rini yang sedang menyapu dan buru buru menghampiri pintu.


"Maaf,mau bertemu dengan siapa?" tanya bi Rini pada tamu itu.Sedangkan Aisyah memperhatikan bi Rini.


"Saya Fikri,saya utusan dari pesantren attarbiyyah!" jawab tamu itu.


"Siapa bi?" tanya Aisyah.


"Sebentar!" kata bi Rini pada tamu itu dan di jawab anggukan sopan oleh tamu itu.


"Katanya,perwakilan dari pesantren attarbiyyah nona!" jawab bi Rini.


"Suruh duduk dulu bi,aku akan ke sana!" kata Aisyah.


"Baik nona!" jawab bi Rini dan kembali menghampiri tamu itu dan menyuruh tamu itu duduk di kursi yang ada di teras rumah.


"Mau minum apa den?" tanya bi Rini.


"Ah tidak usah bu!" jawab Fikri.


"Baiklah,saya tinggal dulu!" kata bi Rini dan lagi lagi di jawab anggukan oleh Fikri sambil tersenyum.

__ADS_1


"Eh,kang Fikri,apa kabar kang!" sapa Aisyah ramah.


"Baik neng,neng apa kabar?" jawab Fikri dan tanya nya.


"Alhamdulillah saya juga baik kang!" jawab Aisyah.


"Syukurlah!" kata kang Fikri.


"Kapan akang pulang dari pesantren?" tanya Aisyah.


"Satu minggu yang lalu,tadinya saya gak mau pulang sebelum menemukan jodoh yang saya inginkan,tapi karena paksaan Teh Nurul dan Teh Siti,saya jadi pulang!" jawab kang Fikri.


Kang Fikri adalah anak jalanan yang di angkat adik oleh Ustadzah Nurul.Dia di masukan ke salah satu pesantren di jawa tengah.Walaupun dia di anggap adik oleh Ustadzah Nurul,tapi semua keluarga pesantren sangat menyayanginya karena akhlak dan kepintarannya.


Sekarang dia sudah tumbuh menjadi seorang pria tampan dan berakhlak mulia.Umurnya satu tahun di atas Aisyah.


"Maaf nona,aden.ini minumannya!" kata bi Rini yang membawa dua gelas es jeruk dan dia simpan di meja yang ada di antara kursi yang di duduki Aisyah dan kang Fikri.


"Terima kasih bu,jadi ngerepotin!" kata kang Fikri.


"Terima kasih bi!" kata Aisyah.


"Sama sama non!" jawab bi Rini.


"Bi,tolong lihat Khai,kalau bangun tolong bawa kesini!" kata Aisyah.

__ADS_1


"Baik nona,saya permisi dulu!" kata bi Rini dan pergi ke kamar utama setelah mendapat anggukan dan senyuman dari kang Fikri dan Aisyah.


"Khai itu siapa?" tanya kang Fikri.


"Anakku!" jawab Aisyah.


"Apa? anak? bukannya kamu baru menikah satu bulan lebih sedikit ya? kenapa udah punya anak? apa...."


"Tidak kang,aku tidak mungkin aku melakukan hal seperti itu!" kata Aisyah memotong kalimat kang Fikri.


"Lalu?" tanya kang Fikri penasaran.


"Allah memberiku rizki berupa seorang bayi.Allah mempercayai ku untuk mengurus seorang bayi,namun Allah belum mempercayai ku mengandung.Aku mendapatkan rizki dari Allah berupa seorang bayi lucu tanpa aku harus repot mengandungnya!" jawab Aisyah menjelaskan.


"Ooooh,aku mengerti.Syukurlah kalau begitu!" kata kang Fikri sambil mengangguk angguk mengerti dengan penjelasan Aisyah walaupun bukan penjelasan yang sesuai.


"Iya kang,silahkan minum kang!" kata Aisyah.Dan di jawab anggukan oleh kang Fikri dan meminum es jeruk itu.


Bersambung....


Mohon maaf baru up ya....


Author agak malas karena vote nya sedikit....


Untuk memberi semangat Author,tolong vote yang banyak dan komen yang seru....

__ADS_1


__ADS_2