
Setelah selesai sungkem kepada papi Kevin kini kak Liana sungkem kepada mami Reva dan Syamsuri sungkem ke papi Kevin.
Kak Liana kembali menangis di pangkuan mami Reva.Begitu juga mami Reva.
''Mi,mami yang melahirkan aku,mami yang senantiasa mendukung dalam setiap langlahku.Mami yang selalu mendoakanku.Aku tidak akan bisa seperti ini bila tidak ada mami.Aku berterima kasih kepada mami karena mami telah mengurusku sejak aku masih bayi,mami yang menyusuiku saat aku bayi.Mami adalah segalanya bagiku.Aku minta maaf,aku belum bisa membuat mami bangga,aku belum bisa membuat mami tersenyum,aku tidak bisa membalas semua kebaikan mami.Terima kasih telah menjadi ibu yang terbaik untukku.Terima kasih telah membuatku bahagia.Terima kasih telah membesarkanku.Terima kasih sudah mengurusku.Tanpamu apa jadinya aku! Aku mohon kepada mami supaya mami tetap menyayangiku seperti saat aku masih bayi.Aku mohon kepada mami agar senantiasa menasehatiku.Dulu,aku tidak pernah mendengarkan nasehat mami,tapi ternyata nasehat mami berguna bagiku! aku mohon doakan aku selamanya!'' kata kak Liana.
Mami Reva tidak bisa berkata kata lagi.Dia langsung memeluk anak perempuannya itu sambil menangis.
''Mami akan selalu melakukan yang terbaik untukmu!'' kata mami Reva setelah melepaskan pelukannya.
__ADS_1
''Terima kasih mi,aku menyayangi mami selamanya!'' kak Liana mencium pipi mami Reva.Dan mami Reva mencium kening kak Liana.
''Tira!'' panggil kak Liana kepada Yudistira yang memalingkan wajahnya menahan tangis.
Kak Liana langsung memeluk Yudistira sambil air mata menetes namun bibirnya tersenyum.
''Kamu yang selalu menjadi teman kakak! kamu yang selalu menjaga kakak! kamu yang selalu menghibur kakak! kakak sangat berterima kasih padamu atas semua yang telah kamu lakukan pada kakakmu ini! kakak minta maaf bila sering menyakiti hatimu,mengejek mu,menghinamu,dan banyak lagi kesalahan kesalahan yang kakak buat padamu,namun apa balasan mu pada kakakmu ini? kamu hanya tersenyum dan memaafkan semua kesalahanku! aku mohon tetaplah menjadi Tira yang kakak kenal! yang tidak pernah bersedih! tetaplah menjadi Tira yang menyayangi kakaknya.Tetaplah menjadi Tira yang selalu menjadi teman penghibur kakakmu ini! kakak mohon doakan yang terbaik untuk pernikahan kakak ini!'' kata kak Liana kepada Yudistira yang masih memalingkan muka menahan tangis.
Air matanya sudah tidak bisa di bendung.Kakak satu satunya itu sudah menikah dengan orang lain,sudah menjalin hubungan dengan orang lain.
__ADS_1
''Kamu jangan nangis! kau seorang tuan muda Al-Bart yang tidak pernah menangis! kau Yudistira bukan?'' kata kak Liana yang masih memeluk adiknya itu.
Yudistira berhenti menangis dan melepaskan pelukannya.
''Aku akan selalu menyayangimu! Tapi ingat,kau juga jangan pernah melupakan adikmu dan berhenti menyayangi adikmu!'' kata Yudistira sambil menatap wajah kak Liana dengan make up yang berantakan akibat menangis.
Kak Liana tersenyum dan mengangguk menjawab kata kata Yudistira sang adik yang selalu menjadi temannya di waktu kecil dulu.
Sekarang giliran Syamsuri yang berhadapan dengan Yudistira.Yudistira langsung memeluk kakak iparnya itu.
__ADS_1
''Tolong jaga kakakku! jangan sakiti dia! dia segalanya bagiku! aku percaya padamu! kau harus bisa membahagiakannya!'' kata Yudistira sambil memeluk kakak iparnya.
Syamsuri tersenyum dan mengangguk mengiyakan kata kata Yudistira.