Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Pegel


__ADS_3

Tidak lama kemudian,Fauzi datang dengan membawa kantong plastik di tangannya.


Fauzi langsung membukakan pintu tempat supir,namun setelah di buka,ternyata tuannya sudah duduk di sana.


"Eh,maaf tuan!" kata Fauzi.


"Belakang!" kata Yudistira.


"Baik tuan!" Fauzi langsung menutup kembali pintu mobil itu dan membuka pintu belakang.Fauzi langsung masuk tanpa memperdulikan dokter Nisa yang dari tadi duduk di sana.


"Ini minumannya tuan!" kata Fauzi.


"Berikan pada kak Nisa dan istriku!"


"Ini minumannya nona!" kata Fauzi menyodorkan sebotol minuman yang dia beli dari minimarket tadi.


"Terima kasih!" jawab Aisyah.


"Mau minum?"


"Tidak!" jawab dokter Nisa singkat.


"Beneran?"


"Iya!"


"Mau makan?"


"Tidak!"


"Mau ngemil?"


"Tidak!"


Yudistira dan Aisyah tersenyum melihat pasangan yang kaku itu.


"Kak Fauzi,kenapa gak minta maaf dulu?" tanya Aisyah.


"Emh,Nisa? aku minta maaf!" kata Fauzi kaku yang malah membuat Yudistira malah tergelak tertawa.Sedangkan dokter Nisa malah semakin cemberut.

__ADS_1


"Sudah sudah,sebaiknya kalian diam diaman saja,dari pada tambah masalah! kata Yudistira di sela tertawanya.


🦚


Yudistira,Aisyah,Fauzi juga dokter Nisa sudah sampai di rumah Yudistira.


"Ayo masuk dulu!" kata Aisyah.


"Ah tidak usah Aisyah,aku mau langsung pulang!" kata dokter Nisa.


"Zi,antar dokter Nisa pulang!"


"Baik tuan!" jawab Fauzi.


"Ya sudah,Aisyah aku pulang dulu ya!"


"Iya kak hati hati di jalan!"


"Iya,Assalamualaikum!"


"Waalaikumusalam!" jawab Aisyah dan Yudistira kompak.


"Selamat datang tuan,nona!" sapa bi Rini.


"Emh,bi tolong buatkan teh ya!" kata Yudistira.


"Baik tuan,nona mau apa?" tanya bi Rini.


"Emh,samakan saja bi!" jawab Aisyah.


"Oh,baik nona,kalau gitu bibi permisi dulu!"


"Iya bi!"


Yudistira dan Aisyah pun pergi ke kamar mereka.


"Apa kamu gak pegel gendong Khai dari tadi?" tanya Yudistira setelah sampai di kamar dan duduk di sisi ranjang,sedangkan Aisyah duduk di kursi setelah membaringkan Khai di kasurnya.


"Pegel sih,tapi ya,mau gimana lagi.Resiko!" jawab Aisyah.

__ADS_1


"Gimana kalau kita pakai jasa baby siter aja?"


"Aish,gak mau ah kak,aku gak begitu percaya!"


"Tapi aku gak mau kamu kecapekan!"


"Aku gak capek kok kak,cuman pegel dikit aja,istirahat sebentar juga sembuh!"


"Emh,ya sudah terserah kamu aja!"


"Kak mandi gih,udah bau!"


"Enak saja,kamu tuh yang bau!"


"Enggak ah,kakak yang bau!"


"Wanita selalu harum!" sambil berjalan menuju kamar mandi.


"Memang!" jawab Aisyah.


Tok tok tok


"Masuk!" kata Aisyah dan pintu langsung terbuka.


"Ini teh nya non,bibi simpan di sini ya!" kata bi Rini menyimpan dua gelas teh hangat di meja.


"Iya bi,terima kasih!" jawab Aisyah.


"Iya,sama sama non,bibi permisi ke bawah lagi ya non!" kata bi Rini dan di jawab anggukan oleh Aisyah.


Tidak lama kemudian,Yudistira keluar dari kamar mandi dengan rambut masih basah juga badannya.Handuk melilit di pinggang.


"Bentar,aku siapin dulu bajunya!" Aisyah buru buru bangun dari duduknya karena lupa menyiapkan baju untuk suaminya.


"Tidak perlu,aku tidak ingin memakai baju!" kata Yudistira.


"Apa? tapi kenapa?" tanya Aisyah.


"Aku ingin langsung tidur,aku capek! kamu juga mandi sanah,setelah itu kita tidur dan kamu juga jangan memakai baju!" kata Yudistira.

__ADS_1


__ADS_2