
Mama Lena,papa Dimas,Rizal,kak Liana,kak Syam,mami Reva dan papi Kevin berdatangan setelah di kabari oleh Aisyah dan Yudistira.
Aisyah masih duduk di ruang tv sambil menggendong bayinya dan Yudistira di sampingnya. Wajah keduanya memancarkan kebahagian.
"Aku cemburu padamu Tira! aku yang duluan menikah dan kalian yang duluan punya anak!" kata kak Liana yang berdiri di belakang pasangan suami istri bahagia itu.Dan bersama Liana ada para orang tua yang sudah tidak sabar ingin melihat bayi Aisyah.
"Kakak? mama,papa,mami,papi,silahkan duduk!" kata Yudistira.
"Mana cucu mami sayang?" tanya mami Reva.
Aisyah tidak menjawabnya,tapi dia malam menangis sambil memeluk bayi itu.
"Kamu kenapa sayang? kenapa malah menangis!" tanya Yudistira khawatir.
"Tidak apa apa kak! aku hanya terharu.Tadi,aku berpikir hanya aku saja yang akan menyayangi bayi ini,tapi ternyata tidak.Tadinya,aku takut kalian tidak mengijinkan aku untuk merawat bayi ini.Aku takut kalian tidak akan menyayanginya.Aku juga takut jika nanti aku punya anak kandung,kalian akan tidak memperdulikan bayi ini lagi!" kata Aisyah.
"Itu tidak mungkin terjadi sayang,kami akan menyayangi anak ini seperti anak kandung mu sendiri.Kami akan menganggap anakmu ini sebagai cucu pertama kami!" kata mama Lena yang juga menangis.
"Iya Aisyah,aku akan menganggap anak ini keponakan ku sendiri! aku akan berjanji akan memanjakannya!" kata kak Liana.
"Terima kasih semuanya!" kata Aisyah.
"Sini mama pengen gendong cucu mama!" kata mama Lena ingin merebut bayi itu dari gendongan Aisyah.
"Apa kamu sudah memberinya nama?" tanya papi Kevin.
"Aku sudah menyiapkannya!" jawab Yudistira.
"Siapa namanya kak?" tanya Aisyah.
__ADS_1
"Khaira Astira Manunggal!" jawab Yudistira.
"Tidak pakai Al-Bart atau Nugraha?" tanya papa Dimas.
"Pakai pa,tapi tidak akan di masukan ke akta kelahiran dan kartu keluarga!" jawab Yudistira.
"Jadi nama lengkapnya?" tanya kak Liana.
"Khaira Astira Manunggal Nugraha Al-Bart!" jawab Yudistira.
"Nama yang bagus!" kata mami Reva.
"Kamu setuju sayang?" tanya Yudistira.
"Iya kak!" jawab Aisyah menyeka air matanya.
"Apa arti nama itu bagus?" tanya Yudistira.
"Khaira,jika di bahasa arab menjadi khoiro yang artinya baik.Dan Astira artinya membeli!" jawab kak Syam.
"Baik membeli?" tanya Yudistira bingung.
"Membeli kebaikan!" jawab kak Syam.
"Tapi,sebenarnya Astira itu singkatan dari Aisyah Yudistira!" kata Yudistira.
"Ooooh,berarti gak perlu di artikan! sudah saja artinya baik!" kata kak Syam.
"Iya kak!" kata Yudistira.
__ADS_1
"Di panggilnya siapa?" tanya kak Liana.
"Khai!" jawab Aisyah cepat.
"Nah itu juga bagus!" kata Yudistira.
"Sekarang,keluarga kalian sudah lengkap!" kata papa Dimas.
"Iya pa,semoga menambah kebahagiaan!" kata Yudistira.
"Sepertinya dia lapar Aisyah!" kata mama Lena.
"Akan ku buatkan dulu susu!" kata Aisyah berlalu pergi ke dapur.
Allahuakbar Allahuakbar
Adzan dzuhur berkumandang mengajak untuk melaksanakan kewajiban.
"Kita berjamaah di mushola saja!" kata Yudistira.
"Emang ada mushola nya?" tanya kak Liana.
"Ada,di samping!" jawab Yudistira.
"Ya sudah,berikan bayinya kepadaku Len,aku sedang haram sholat!" kata mami Reva.
"Ya sudah! jaga cucuku dengan baik!" kata mama Lena.
"Iya,kamu tenang saja! ini juga cucuku!" kata mami Reva.
__ADS_1