Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Nyaman


__ADS_3

Assalatu khairum minan naum


Adzan subuh membangunkan semua umat muslim yang masih tertidur untuk melaksanakan kewajibannya.


Namun pengantin baru itu,belum bangun juga,mungkin mereka lelah.Tapi walau bagaimana lelah,Aisyah tidak pernah telat bangun tidur.


Tok tok tok


"Aisyah,ayo sarapan ajak suamimu!" mama Lena mengetuk pintu untuk mengajak anak dan menantunya untuk sarapan karena dari tadi belum ada tanda tanda kehidupan dari kamar Aisyah.


"Aisyah,apa kamu sudah bangun?" Teriak mama Lena hingga membangunkan Aisyah.


"Astagfirullah,iya ma aku sudah bangun!" jawab Aisyah yang masih mengumpulkan ruh ruh nya sambil melepaskan pelukan Yudistira.


"Mama tunggu di meja makan!" kata mama Lena.


"Iya ma!" jawab Aisyah.


Meja makan? kok mama sarapan masih subuh gini sih? memangnya ini jam berapa? Aisyah dalam hatinya.Dia mencari hand phone miliknya,namun malam menemukan milik Yudistira.


Aisyah membuka hand phone Yudistira berniat melihat jam,namun dia malah melihat fotonya saat belum memakai cadar.


Dari mana kak Tira punya foto aku? ah pasti mama yang memberikannya! Aisyah bingung dalam hatinya.


"Astagfirullah,aku kesiangan!" Aisyah buru buru bangun dan berlari ke kamar mandi setelah melihat jam sudah menunjukan angka 08.20.


Selesai mandi Aisyah langsung membangunkan suaminya yang masih tertidur dengan pulasnya.Aisyah tidak melaksanakan sholat subuh karena masih haid.


"Kak,Kak Tira,ayo bangun kak! sholat!" kata Aisyah sambil menggoyang goyangkan pundak Yudistira.

__ADS_1


Namun bukan bangun,Yudistira malah menarik selimut dan menutupi seluruh badannya.


Aisyah menarik kembali selimut itu,namun selimut itu di pegang kuat oleh Yudistira.Mereka saling menarik selimut seperti tarik tambang lomba agustusan.


Yudistira menarik selimut itu dengan kuat hingga Aisyah ikut tertarik dengan selimut itu dan terjatuh di atas badan Yudistira.


"Kamu kesiangan bangun karena terlalu nyaman di peluk olehku!" kata Yudistira dengan suara serak khas bangun tidur.


"Apaan sih kak,aku terlambat bangun karena terlalu pulas tidur akibat kecapekan!" jawab Aisyah.


"Kalau gak nyaman kenapa gak melepaskan pelukannya sekarang?" tanya Yudistira.


"Aku sudah berusaha,tapi susah!" kata Aisyah malas.


"Berarti nyaman!" kata Yudistira.


"Aku akan bangun tapi ada syaratnya!" kata Yudistira.


"Apa syaratnya?" tanya Aisyah.


"Morning kiss dulu!" jawab Yudistira.


"Tidak mau ah,kakak bau belum mandi!" kata Aisyah.


"Bukankah mencium wajah suami itu mendapat ganjaran sama dengan mencium hajar aswad?" tanya Yudistira dengan maksud menggoda.


"Dari mana kakak tahu?" tanya Aisyah.


"Aku pernah mendengarnya di you tube!" jawab Yudistira.

__ADS_1


"Apa hanya itu ilmu yang kakak serap?" tanya Aisyah.


"Ayolah sayang,apa kamu tidak mau mendapat pahala?" tanya Yudistira.


"Iya iya,tapi lepaskan dulu! aku sesak!" jawab Aisyah.


"Janji?" tanya Yudistira.


"Iya!" jawab Aisyah dengan malas.


Yudistira melepaskan pelukannya,namun tangan Aisyah dia pegang karena takut Aisyah kabur.Dia memegang tangan Aisyah dengan mengusapnya lembut.


"Ayo sayang!" kata Yudistira.


"Tutup mata!" kata Aisyah.


"Kenapa harus tutup mata?" tanya Yudistira.


"Aku malu!" jawab Aisyah.


"Kenapa malu?" tanya Yudistira dengan wajah menggoda.


"Ya sudah,aku tidak mau!" kata Aisyah.


"Ah jangan,ya sudah aku tutup mata! tapi kamu jangan bohong!" kata Yudistira.


"Aku gak pernah bohong!" jawab Aisyah.


Yudistira menutup matanya dan perlahan Aisyah mendekatkan wajahnya dan cup Aisyah mencium pipi suaminya.Yudistira tersenyum bahagia dan wajah Aisyah memerah malu.

__ADS_1


__ADS_2