
Aisyah keluar kamar dan ternyata di luar kamar sudah berjajar semua santri.Semakin berat bagi Aisyah untuk meninggalkan pesantren.
''Aisyah,berpamitan lah kepada semua!'' ucap umi Maryam.
''Baik umi,terima kasih telah memberikan kesempatan bagi saya!'' ucap Aisyah yang di jawab anggukan oleh umi Maryam.
''Assalamualaikum Wr Wb,
Puji syukur kepada Allah tuhan semesta alam,sholat serta salam selamanya tercurah limpah kepada panutan kita nabi besar Muhammad SAW.Tidak lupa kepada keluarganya,sahabatnya,dan semuanya.
Mohon perhatiannya
Pertama saya ingin meminta maaf atas semua kesalahan saya dari mulai saya masuk pesantren kita tercinta ini sampai sekarang.Saya meminta maaf bila ada tingkah laku,dan ucapan saya yang tidak enak di dengar dan tidak enak di lihat oleh semuanya.
Yang kedua saya ingin meminta doa yang terbaik untuk saya dan untuk keluarga saya.Semoga keluarga saya senantiasa sehat selalu,panjang umur,bahagia selalu dan semoga saya bisa mengamalkan ilmu yang saya sapat dari pondok pesantren ini.
__ADS_1
Yang ketiga saya mau mengucapkan terima kasih kepada semuanya terutama kepada umi,dan yang lain.Dan juga saya mengucapkan terima kasih kepasa senior senior saya yang telah mengasuh dan membina saya, selama saya di pesantren ini.
Yang keempat,saya mau pamit kepada semuanya.''Aisyah berhenti di situ dan menangis.Sontak semua yang ada di sana juga menangis.
Santi dan Sinta memeluk Aisyah yang sedang menangis.
''Satu lagi,jika kalian ingin tahu alasan saya berhenti mondok,saya akan memberikan sebuah cendramata berupa gantungan kunci.Mungkin itu bisa menjelaskan kenapa saya berhenti mondok.Tapi jika kurang jelas,kalian bisa menanyakannya langsung pada Nur.Mohon maaf saya tidak bisa menjelaskannya!'' kata Aisyah yang sudah mulai merasa tenang.Gantungan kunci itu dia pesan setelah acara lamaran selesai dan di antar pagi pagi setelah sarapan.
''Rizal,bagikan gantungan kunci itu sama kakak kakak!'' ucap Aisyah.
''Kak Aisyah!'' teriak seorang anak kecil yang tak lain adalah Fahri.
''Fahri!'' Aisyah langsung memangku Fahri.
''Kakak kok mau berhenti mondok sih,aku kan jadi gak ada teman main!'' Fahri memajukan bibirnya.
__ADS_1
''Maaf ya,kak Aisyah sudah waktunya berhenti mondok,bukan kak Aisyah gak mau main sama kamu atau gak mau belajar lagi,tapi ini perintah ibu kak Aisyah yang tidak bisa di bantah!'' Aisyah mencoba menjelaskan.
''Kakak itu siapa?'' tanya Fahri menunjuk Rizal yang sedang membagikan gantungan kunci di bantu oleh Nur.
''Dia adik kakak,namanya Rizal.Nanti kalian kenalan ya?!'' jawab Aisyah dan Fahri mengangguk.
''Kak sudah selesai!'' ucap Rizal.
''Bagus,sekarang kamu kenalan! ini kak Fahri!'' ucap Aisyah memperkenalkan Fahri.
''Hallo kak Fahri,namaku Rizal?!'' ucap Rizal mengulurkan tangan.Dan Fahri juga membalas uluran tangan Rizal.
Aisyah bersalaman dengan semua santri.Ada yang sambil berpelukan juga.Aisyah kembali menangis di sela sela bersalaman dan pelukan perpisahan itu.
Paling lama berpelukan,Aisyah berpelukan dengan Nur.Karena Nur lah yang pertama ia kenal di pesantren ini.Begitu juga Nur.Aisyah lah yang pertama kali Nur kenal di pesantren ini.
__ADS_1
Nur merasa kehilangan sahabat terbaiknya.Begitu juga yang lainnya karena Aisyah memang baik kepada semua orang.