Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Pulang


__ADS_3

''Baguslah kalau begitu!'' kata mami Reva.


Allahuakbar Allahuakbar


Suara adzan dzuhur berkumandang di mesjid mesjid mengajak seluruh umat muslim untuk melaksanakan kewajibannya.


''Alhamdulillah!'' kata semua orang.


''Ayo sholat dulu!'' kata Aisyah.


Merekapun sholat dzuhur.Laki laki sholat ke mesjid dan para perempuan sholat berjamaah di ruang keluarga dengan Aisyah sebagai imam sholat.


Selesai sholat mereka berkumpul kembali di ruang tamu.


''Ngomong ngomong ustadz Syam ini ternyata pendiam ya?!'' ucap papa Dimas.


''Iya pa,beda sama kak Liana yang cerewet dan kepo!'' jawab Yudistira.


''Ish kamu ini apa apaan sih!'' kak Liana kesal.


''Ya memang benar,kak Syam pendiam,tapi kakak cerewet!'' kata Yudistira.


''Sudah,kalian gak kenal tempat! gak di rumah sendiri gak di rumah orang,gak di jalan gak dimana mana pasti cekcok!'' kata mami Reva memisah percekcokkan itu.


''Bagaimana kalau kita makan siang dulu?'' tanya mama Lena.


''Iya tuh,ayo kita makan dulu,pasti sudah disiapin!'' tambah papa Dimas.


''Aisyah mana pa?'' tanya Yudistira.


''Aisyah di dapur,lagi nyiapin makan,kasihan dia sudah menyiapkan makanan tapi gak kalian makan!'' kata papa Dimas.


''Iya,kalian harus nyobain masakan Aisyah,enak banget!'' kata mama Lena.

__ADS_1


''Ya sudah ayo kalau begitu!'' kata papa Dimas.


Dan merekapun berpindah tempat menjadi di ruang makan di hadapan meja makan.


''Ayo silahkan makan!'' kata mama Lena.


Merekapun makan makanan yang di pasak Aisyah di bantu para pelayan.


''Wah ini enak banget!'' kata mami Reva yang makan nasi dengan opor ayam.


''Itu sebenarnya makanan kesukaan Aisyah,makanya dia masak opor!'' jawab mama Lena.


''Pantesan,opor ini menjadi masakan andalan Aisyah!'' kata mami Reva.


''Berisik,aku jadi tidak bisa menikmati makananku!'' ucap Yudistira.


''Enak?'' tanya kak Liana.


''Enak banget,jika nanti aku sudah nikah sama Aisyah ku,aku akan makan opor seenak ini setiap hari!'' jawab Yudistira.


''Tidak mungkin,Aisyah ku wanita sholehah,pasti dia akan melayani suaminya dengan baik!'' ucap Yudistira.


''Tapi kau jangan memanfaatkan kesholehahan istri mu itu!'' kata kak Liana.


''Aku akan memanfaatkannya dengan sebaik baiknya!'' jawab Yudistira.


''Sudah,ayo makan!'' papi Kevin yang kali ini menyudahi perdebatan antara adik dan kakak itu.


Merekapun melanjutkan makan dengan nikmat tanpa suara hingga dokter Nisa yang berbicara.


''Emh maaf sebelumnya,om,tante,tuan,nyonya,aku mau pamit pergi duluan!'' kata dokter Nisa.


''Memangnya kamu mau ke mana?'' tanya papa Dimas.

__ADS_1


''Aku harus ke rumah sakit om!'' jawab dokter Nisa.


''Oh ya sudah,hati hati di jalan!'' kata papa Dimas.


''Iya om,kalau gitu saya permisi dulu,Assalamualaikum!'' kata dokter Nisa mengundurkan diri.


''Waalaikum salam!'' jawab semua orang.


''Dimas,Lena,Aisyah kami juga mau pamit pulang!'' kata papi Kevin.


''Kenapa buru buru?'' tanya papa Dimas.


''SMP,sudah makan pulang!'' kata papi Kevin.


''Kan makannya baru sekali!'' kata papa Dimas.


''Harus berapa kali emang?'' tanya papa Kevin.


''Minimal dua kali!'' jawab papa Dimas dan semua tertawa.


''Sudah ah,kami mau pulang!'' kata papi Kevin.


''Ya sudah,ayo aku antar ke depan!'' kata papa Dimas.


Merekapun pergi ke halaman rumah keluarga Nugraha.


''Hati hati di jalan!'' kata papa Dimas.


''Iya Mas!'' jawab papi Kevin.


''Emh kak Tira,hubungi aku jika sudah sampai!'' kata Aisyah.


''Okey!'' jawab Yudistira dengan senyuman.

__ADS_1


''Ekhem,Aisyah,kakak pulang dulu ya?!'' kata kak Liana dan memeluk Aisyah.


Merekapun pulang....


__ADS_2