Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
bi Nung


__ADS_3

Yudistira berjalan dalam kegelapan ke luar kamar.Dia berjalan menuju ruang tamu dan dia mendengar suara teriakan dari arah dapur.Yudistira dengan cepat berjalan menuju dapur.Yudistira kaget karena ada cairan hangat yang mengenai kakinya.


Tiba tiba lampu kembali menyala,tecrlihat Asti yang tergeletak di depan dispenser dan pisau itu masih menancap di leher Asti dan pisaunya masih di pegang oleh sorang pria muda.


Pria muda itu melihat Yudistira yang melongo melihatnya membunuh Asti.Dia bangun berlari menghampiri Yudistira yang masih bengong melihat Asti yang sedang dia jahili sudah tewas di bunuh dengan darah memenuhi seluruh badannya.


Pemuda itu berlari dengan mengarahkan pisau ke leher Yudistira,namun dengan cepat dihalangi oleh bi Nung hingga tangan bi nung hampir putus.Tiba tiba segerombol polisi datang dan menembak kaki si pemuda hingga tidak bisa bergerak.


Papi Kevin melihat kejadian di rumah lewat CCTV di laptopnya.Hingga ia buru buru menelpon polisi agar mengatasi kejahatan di rumahnya.


Asisten papi Kevin juga datang.Dia menyuruh beberapa orang agar membereskan mayat Asti.


Asti di bawa ke rumah orang tuanya dan Asti di beri santunan oleh pihak keluarga Al-Bart.


Yudistira sakit selama tiga bulan lamanya,dia trauma melihat semua kejadian itu.Makan susah karena selalu merasa berdosa karena telah mengerjai Asti hingga ada orang yang sengaja membunuhnya.

__ADS_1


Niat orang itu hanya satu,dia hanya ingin mencuri di rumah itu,namun tertangkap basah oleh Asti yang sedang mengambil air.Karena takut di laporkan polisi,orang itu nekad membunuh Asti dengan keji.


Bi Nung di bawa ke rumah sakit,tangannya yang hampir putus hampir tidak bisa berfungsi lagi.Namun karena keahlian dokter dan kecanggihan teknologi bi Nung bisa tertolong.Tidak lupa dengan ijin yang maha kuasa.


Flash Back off


"Berarti bi Nung sangat berjasa sama kak Tira!" kata Aisyah.


"Ia,dia sangat berjasa padaku.Dia yang mengasuhku sejak kecil.Dan sampai sekarang,aku masih merasa berdosa pada kak Asti!" jawab Yudistira dengan nada sedih.


"Tidak,keluarga kak Asti sangat baik dan bijak.Mereka mengerti bahwa ini kecelakaan!" jawab Yudistira.


"Apa hanya uang yang di berikan?" tanya Aisyah.


"Tidak,sejak kejadian itu,kebutuhan keluarga kak Asti di penuhi oleh papi dan aku.Ayah kak Asti di beri perusahaan besar oleh papi.Dan adiknya yang sekarang sudah seumur kak Liana juga di sekolahkan oleh papi di luar negeri!" kata Yudistira.

__ADS_1


"Ouh,apa bi Nung tidak punya keluarga?" tanya Aisyah.


"Tidak,bi Nung tidak punya siapa siapa,suaminya meninggal.Dia juga tidak punya anak!" jawab Yudistira.


"Apa bi Nung tidak punya saudara?" tanya Aisyah.


"Awalnya punya,namun sekarang tidak karena sudah meninggal semua! dan saudara saudara bi Nung juga tidak punya anak!" jawab Yudistira.


"Apa....."


"Sudahlah,jangan tanya lagi! sekarang kamu tidur! ini sudah malam!" kata Yudistira memotong kalimat tanya Aisyah.


"Iya iya,kak Tira sudah ngantuk ya?" tanya Aisyah,namun tidak di jawab.Yudistira bangun dari tidurnya dan menatap istrinya dengan tatapan penuh cinta.Begitu juga dengan Aisyah.


"Apa aku boleh tidur sambil memelukmu?" tanya Yudistira,namun tidak di jawab,Aisyah malah langsung berbalik membelakangi Yudistira.

__ADS_1


Tanpa aba aba Yudistira ikut tidur dan memeluk Aisyah dari belakang.Aisyah hanya diam dan mereka tertidur dengan pulas.


__ADS_2