Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Kotak yang di Buang


__ADS_3

"Kak,apa kakak masih marah padaku?" tanya Aisyah di sela sela saat makan bubur ayam itu.


"Tidak,marah kenapa?" Yudistira.


"Karena semalam kak!" Aisyah.


"Ah sudah lah,jangan membahas itu lagi!" kata Yudistira malas.


"Kak,pulangnya naik mobil ya? aku capek!" kata Aisyah.


"Baiklah,aku akan menelpon Fauzi agar menjemput kita!" kata Yudistira.


Tidak lama kemudian,mobil jemputan datang di bawa Fauzi.


"Zi,aku dan istriku mau pulang! tapi jangan lewat jalan kota! aku ingin lewat jalan kampung!" kata Yudistira.


"Kenapa kak?" tanya Aisyah.


"Tidak apa apa,aku lagi ingin melihat pemandangan!" jawab Yudistira.


"Bagaimana kalau ke puncak saja tuan!" kata Fauzi.


"Wah ide bangus! ayo kalau gitu,kita langsung pergi saja!" kata Yudistira.

__ADS_1


"Tapi kak,aku tidak persiapan!" kata Aisyah.


"Sudah,tidak usah di pikirkan,nanti Fauzi yang siapkan!" kata Yudistira.


"Baik tuan!" jawab Fauzi.


Merekapun pergi ke puncak untuk sekedar melihat pemandangan hijau yang sudah jarang terlihat di kota.


Ketika di perjalanan sedang menelusuri hutan menuju puncak,mobil yang di tumpangi Yudistira dan Aisyah mengikuti sebuah mobil avanza berwarna putih,namun tiba tina mobil putih itu berhenti di dekat pohon bambu yang lebat.


"Kenapa mobil itu berhenti?" tanya Yudistira.


Seorang wanita muda keluar dari dalam mobil membawa sebuah kotak agak besar.Dia menyimpan kotak itu dengan sangat hati hati di bawah pohon bambu lebat itu.


Wanita itu terlihat mencium sesuatu yang ada di dalam kotak agak besar itu.


Wanita itu kembali masuk ke dalam mobil dengan tangan mengusap pipinya yang basah karena air mata.


Setelah wanita itu masuk ke dalam mobilnya,mobil putih itu langsung berjalan kembali.


Fauzi juga ikut menjalankan kembali mobilnya.


"Stop!" kata Yudistira pas di posisi mobil putih tadi berhenti.

__ADS_1


"Ada apa tuan?" tanya Fauzi.


"Ada apa kak?" tanya Aisyah.


"Gerak gerik wanita tadi sangat mencurigakan! aku ingin melihat apa yang dia buang!" jawab Yudistira sinis.


"Sebaiknya jangan tuan,ini berbahaya!" kata Fauzi.


"Iya kak,jangan!" tambah Aisyah.


"Aku akan melihatnya! kalian tunggu disini!" kata Yudistira dan membukakan pintu mobil.Dan keluar berjalan menghampiri sebuah kotak yang tadi di buang oleh wanita itu.


Karena penasaran,Aisyah juga ikut turun untuk melihat isi kotak itu.


"Astagfirullah!" kata Yudistira kaget setelah melihat isi kotak itu.


"Ada apa kak?" tanya Aisyah menghampiri suaminya.


"Lihatlah isi kotak yang di buang wanita itu!" kata Yudistira.


"Astagfirullah" Aisyah juga kaget melihat isi kotak itu yang ternyata Bersambung.....


Kepada semuanya,mohon maaf ya Author gak bisa *banyak up,karena Author baru punya bayi perempuan,jadi Author lebih sering mainin bayi dari pada mainin keyboard ya....

__ADS_1


Author juga minta doanya mudah mudahan anak Author menjadi anak yang sholehah,pintar,baik hati,banyak rezeki,panjang umur,dan sehat selalu.Amiin......


Author juga selalu mendoakan para pembaca Author semoga,sehat selalu,di jauhkan dari segala wabah pirus yang masih merajalela di negara tercinta kita ini.Semoga wabah di negara ini khusunya dan umum nya di seluruh dunia,cepat hilang dan kembali ke sang pencipta*...


__ADS_2