Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Syukuran


__ADS_3

Hari ini di rumah Aisyah dan Yudistira akan di adakan syukuran dan dan akikahan Khai.


Acara akan di laksanakan setelah maghrib.Dan sekarang lah waktunya.


Para tamu sudah mulai berdatangan untuk memberikan selamat dan mendoakan Khai.


"Kak Syam,silahkan mulai acaranya kak!" kata Yudistira.


"Baik!" jawab kak Syam.


"Assalamualaikum wr wb Alhamduhillahi rabbil ‘alamin, wa bihi nasta’inu ‘alaa umuuriddunya waddiin, wash shalatu was salamu ‘alaa asyrafil anbiyai wal mursalin, wa ‘ala aahihi wa ash-habihi ajma’in, amma ba’du. Puja dan puji kita panjatkan kepada Allah swt,tidak lupa sholawat dan salam,selamanya tercurah kepada nabi Muhammad SAW.


Alhamdulillah kita bisa berkumpul di rumah ini dalam keadaan sehat.Saya mewakili adik saya yaitu Yudistira dan istrinya yaitu Aisyah.Atas nama adik saya saya mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang sudah hadir.Dan saya atas nama sohibul bait juga meminta maaf atas segala kekurangan mau itu dalam penyambutan,atau masalah tempat atau apapun itu.


Sohibul bait mengundang bapak bapak dan ibu ibu sekalian karena ada tujuannya.


Alhamdulillah adik saya di berikan rizki yang sangat besar oleh Allah yaitu seorang putri cantik mungil.Yudistira telah memberikan warisan paling berharga kepada putrinya,yaitu sebuah nama.Putrinya di beri nama langsung oleh ayahanda nya yaitu Khaira Astira Farhana.Dengan memberikan nama kepada anak,Yudistira sudah melaksanakan kewajibannya sebagai seorang ayah.

__ADS_1


Selain mensyukuri rizki dari Allah yang itu,Yudistira juga mensyukuri karena perusahaannya sedang naik daun atau euh apa ya,intinya alhamdulillah perusahaan Yudistira semakin sukses.


Sebagai tanda syukur Yudistira dan istrinya,dia akan membagikan sedikit rizkinya,saya menyebut sedikit rizki bukan karena adik saya punya rizki banyak,namun mudah mudahan semakin banyak.Yudistira akan menjamu bapak bapak dan ibu ibu sekalian dengan jamuan yang insyaAllah bisa di makan di sini dan bisa juga di bawa pulang.


Namun,sebelum itu,sebaiknya kita membaca sholawat dan mendoakan sohibul bait juga anaknya agar menjadi anak yang sehat,panjang umur,sholehah,bisa berbakti kepada orang tuanya,kepada agama dan kepada negaranya amin ya robbal alamin!" kata kak Syam membuka acara.


Acara itu berjalan dengan lancar.Para tamu sedang menikmati hidangan yang telah di sediakan.


Para tamu bebas mau makan apa saja dan sebanyak apa saja.Dan bila ada yang ingin membawa makanan untuk keluarganya yang tidak datang,juga bisa.Malahan para tamu di tawari untuk melakukan itu.


Namun,kebanyakan menolak karena malu.


"Kamu mau makan?" tanya Yudistira.


"Iya lah,kan aku lapar,masa lapar mau jalan jalan!" jawab Aisyah.


"Ya sudah,berikan Khai padaku,dan makanlah!" kata Yudistira mengambil Khai dari gendongan Aisyah.

__ADS_1


"Aku makan dulu ya,jangan di bawa ke bapak bapak yang merokok atau ibu ibu yang bergosip!" kata Aisyah.


"Iya sayangku!" kata Yudistira.


"Mas lihat,aku juga ingin punya anak" kata kak Liana yang melihat ke romantisan adiknya yang semakin bertambah sejak ada bayi.


"Aku juga mau!" kata kak Syam.


"Lalu,kenapa aku belum hamil juga?" tanya kak Liana.


"Ya,karena aku selalu di luar,tidak pernah di dalam!" jawab kak Syam.


"Apa maksudnya?" tanya kak Liana bingung.


Bersambung...


Alhamdulillah Author bisa up banyak,semoga ceritanya semakin asik dan menarik....

__ADS_1


Up lagi? atau sudah cukup?


__ADS_2