
"Kak Nisa,bisa tolong mandikan Khai?" tanya Aisyah kepada dokter Nisa yang sedang bersantai di meja makan di temani secangkir teh.
"Ayo!" jawab dokter Nisa langsung bersemangat.
"Jangan di mandikan ya,di lap aja! Khai terlalu kecil!" kata dokter Nisa.
"Iya kak,kakak lebih tahu yang terbaik untuk Khai!" kata Aisyah.
Merekapun mulai mengelap Khai.Namun,Khai tidak seperti bayi lain.Yang biasanya jika di lap atau di mandikan menangis,tapi Khai tidak.
"Sholehah banget sih anak tante ini!" kata dokter Nisa menimang Khai yang sudah selesai di lap dan sudah di pakaikan baju dan kain.
"Kita berjemur ya!" ajak dokter Nisa sambil membawa Khai ke balkon kamar Aisyah.
Aisyah hanya tersenyum dan mengikuti dokter Nisa ke balkon kamar dan duduk di kursi yang ada.
"Yudistira ke mana?" tanya dokter Nisa.
"Lagi olahraga!" jawab Aisyah.
__ADS_1
"Setiap Khai sudah mandi,atau di lap,bagusnya kamu jemur dia.Ini baik untuk tulang dan pertumbuhannya,tapi sebaiknya jangan dulu di mandikan,cukup di lap saja! tunggu dia mencapai tiga kilo gram!" kata dokter Nisa.
"Iya kak!" jawab Aisyah mengerti.
"Karena Khai tidak menangis,kamu harus mengecek kainnya,jika basah,buru buru kamu ganti agar tidak aga ruam di bagian sensitifnya.Dan jika dia tidur lebih dari dua jam,kamu harus membangunkannya dan memberinya susu.Oh ya,dot nya harus di bersihkan dengan benar.Basuh menggunakan air panas,atau lebih bagus di godog agar kuman yang ada di dot itu mati.Gunakan sabun khsus.Dan cara penyimpanan susu juga harus sesuai anjuran yang ada di kotak susu itu!" kata dokter Nisa.
"Iya kak!" jawab Aisyah.
"Oh ya,sesekali beri dia air putih untuk membersihkan lidahnya agar tidak tumbuh jamur dari susu di lidahnya!" kata dokter Nisa.
"Air hangat,dingin,atau panas?" tanya Aisyah.
"Air hangat,tapi bukan hangat menurutmu.Hangat menurut bayi.Sama seperti hangat agak dingin!" kata dokter Nisa.
"Dia tidak tidur dari jam berapa?" tanya dokter Nisa.
"Sekitar jam satu!" jawab Aisyah.
"Itu biasa terjadi,dia kedinginan di tengah malam!" kata dokter Nisa.
__ADS_1
"Oooh,pantes.Pas subuh dia kembali tidur!" kata Aisyah.
"Kamu harus bisa menjaga imun tubuh.Takut kamu sakit karena begadang.Kamu kan gak biasa begadang,sekarang tiba tiba kamu harus begadang! perbanyak minum vitamin dan air putih!" kata dokter Nisa.
"Iya kak!" jawab Aisyah.
"Aisyah,sepertinya dia lapar!" kata dokter Nisa.
"Ya sudah,aku buatkan dulu susu ya!" kata Aisyah berlalu ke dalam kamar membuatkan dulu susu untuk Khai yang sedang di gendong dokter Nisa.
Dokter Nisa menjadikan foto Khai story' instagram miliknya dengan caption 'Anakku,engkau bagai pelangi yang muncul di sore hari.Keindahan mu membuat semua orang tidak bosan memandangmu.Begitu juga dnegan dirimu yang membuatku dan ibumu tidak bosan memandang wajah kecilmu @Khaira Astira Manunggal' caption di story instagram dokter Nisa dengan menggunakan emoji love merah yang berjajar sebanyak lima emoji.
"Ini kak susunya!" kata Aisyah memberikan sebotol susu kepada dokter Nisa.
"Apa ini tidak terlalu panas?" tanya dokter Nisa.
"Kata mama sih tidak,tapi coba kakak minum.atau teteskan ke kulit kaka!" jawab Aisyah.
__ADS_1
Dokter Nisa melakukan apa yang di katakan Aisyah.
"Ah benar,ini sudah cukup!" kata dokter Nisa dan memberikan susu itu pada Khai yang sudah kelaparan.