
"Asal kau tahu Reska,aku adalah pria anti mabuk!" kata Fauzi.
"Tapi,saat itu,mungkin kau telah minum perangsang!" kata Reska.
"Jangan banyak berbohong,dosa mu itu sudah terlalu banyak,jangan di tambah dengan berbohong!" kata Fauzi.
"Aku tidak bohong Fauzi,apa foto dan video itu tidak cukup membuktikan kesalahanmu?" tanya Reska.
"Tidak,aku juga bisa membuat foto foto seperti itu!" jawab Fauzi.
"Tapi video itu juga membuktikan kesalahanmu Fauzi!" kata Reska.
"Tuan Yudistira lebih mengenal ku dari pada kamu!" kata Fauzi.
"Kalau dia benar benar mengenalmu,dia akan percaya pada semua ucapan mu,tapi nyatanya,dia malah memecat mu!" kata Reska.
"Hahah,kau tidak kenal baik dengan keluarga Yudistira Reska!" kata Fauzi.
"Apa maksudmu? kau masih mau mengelak? padahal keluarga kaya yang kau bangga banggakan itu sudah tidak sudi melihat wajahmu!" kata Reska.
__ADS_1
"Ya kamu benar,tapi itu hanya sementara!" kata Fauzi.
"Aku membawa ayah dari anak mu Reska!" kata seseorang dengan wajah dingin diikuti seorang pria yang sepertinya masih duduk di bangku sekolah menengah atas.
Fauzi dan Reska melihat ke sumber suara.Fauzi tersenyum melihat tuannya yang membawa pria itu.Sedangkan Reska,senyumnya hilang seketika.
"Kau kira saya tidak tahu rencana busuk mu itu? benar apa yang di katan Fauzi,kau belum benar benar mengenal keluarga Al-Bart,apalagi seorang Yudistira!" kata Yudistira.
"Apa maksud mu?" bentak Reska.
"Gaya rambut anak ini sama dengan Fauzi,hingga kau memanfaatkannya bukan?" tanya Yudistira.
"Sebelum kau membayar anak ini untuk bermain dosa denganmu,dia sudah lebih dulu ku bayar!" kata Yudistira.
"Apa?" kaget."Apa maksud mu? aku tidak pernah membayar seorang pria,aku hanya menyerahkan kehormatan ku pada Fauzi!" kata Reska.
"Hahahahah,kau masih membicarakan kehormatan,padahal kau sudah melahirkan seorang anak dari pria tua!" tawa Yudistira pecah.
"Apa? kau jangan asal bicara Yudistira!" bentak Reska dan PLAK,pipi Reska di tampar oleh Fauzi.
__ADS_1
"Apa? kenapa kau menamparku?" tanya Reska.
"Kau sudah berani membentak!" jawab Fauzi meninggikan nada suaranya.
"Apa kau kira aku tidak mengenal keluargamu? apa ku kira aku tidak tahu asal usul keluargamu? biar aku beritahu,keluargamu adalah penyebab kecelakaannya kakek Rudi,pasti kau tahu itu.Aku baru mengetahui hal itu setelah aku melihatmu membuang seorang bayi wanita di bawah rerungkunan bambu!" kata Yudistira.
"Apa? dari mana kau tahu semua itu? kau jangan bicara sembarangan!" kata Reska.
"Aku jadi sangat membencimu setelah tahu bahwa keluargamu adalah penyebab meninggalnya kakekku.Tapi,aku mau berterima kasih padamu karena kau penyebab kebahagiaan keluargaku!" kata Fauzi.
"Apa maksud mu?" tanya Reska.
"Sudahlah,akui saja semua kesalahanmu,polisi sudah siap menjemputmu,dan anak yang ada dalam kandungan mu,akan di bawa oleh ayah nya setelah dia lahir!" jawab Yudistira.
"Rifal,apa kau masih mau menikmati dia?" tanya Yudistira pada pria muda itu.Namun tidak di jawab,dia malah menunduk.
"Fauzi,pergilah!" kata Yudistira.
"Baik tuan,saya permisi!" kata Fauzi.Fauzi pergi setelah mendapat anggukan dari Yudistira.
__ADS_1
"Asal kau tahu Reska,semua anggota keluarga sudah tahu rencana mu,dan pernikahan juga pestanya tidak akan batal!" kata Yudistira.