Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Terbaik dari yang Terbaik


__ADS_3

Sesampainya di rumah keluarga Al-Bart,pengantin baru itu langsung di sambut oleh semua anggota keluarga.


"Assalamualaikum!" kata Yudistira.


"Waalaikum salam!" jawab semua orang yang ada di situ.


Yudistira langsung mencium tangan mami Reva,papi Dimas,kak Liana dan kak Syam satu persatu yang diikuti oleh Aisyah.


"Apa kabar sayang?" tanya mami Reva.


"Alhamdulillah baik mi,mami apa kabar?" Aisyah.


"Mami juga baik sayang!" jawab mami Reva.


"Jangan panggil Aisyahku sayang! hanya aku yang boleh memanggilnya sayang!" kata Yudistira.


"Astagfirullah Tira,ini bukan hanya Aisyah mu,tapi ini Aisyah mami juga!" kata mami Reva.


"Tidak! Aisyah hanya milikku!" kata Yudistira tegas.


"Kamu sudah menikah Tira,tapi sifat kekanak kanakan mu masih ada!" kata kak Liana.


"Aku memang masih anak anak!" jawab Yudistira dengan nada datar.


"Anak anak berkumis!" kata kak Liana.

__ADS_1


"Aku bukan anak anak berkumis,tapi anak anak beristri!" kata Yudistira.


"Apa kau tidak malu? bicara seperti itu di depan istrimu?" tanya kak Liana.


"Aku harus menunjukan sifat ku yang asli di depan istriku kak!" jawab Yudistira.


"Aisyah,kamu sabar ya! kamu harus punya suami anak TK!" kata kak Liana.


"Aisyah memang sabar,tidak seperti kakak yang mudah emosi,dan mudah marah.Tidak sabaran!" kata Yudistira.


"Astagfirullah,kalian ini sudah besar! jangan bertengkar terus!" kata mami Reva.


"Kak Liana yang mulai duluan!" kata Yudistira.


"Mami juga tahu kan? dia yang mulai duluan!" kata kak Liana.


"Mami merindukan kalian!" kata mami Reva.


"Aku juga rindu mami!" Yudistira memeluk mami Reva.


"Aisyah juga rindu mi!" Aisyah juga ikut memeluk mami Reva.Kak Liana dan kak Syam hanya menyaksikan ini sambil tersenyum.


"Apa kalian ada kepentingan khusus? atau sengaja hanya main?" tanya papi Kevin.


"Ada kepentingan khusus pi,papi gak ke kantor?" jawab Yudistira.

__ADS_1


"Nggak,papi sengaja gak masuk kantor karena kamu mau main kesini!" jawab papi Kevin.


"Ada kepentingan apa Tira?" tanya mami Reva.


"Gini mi,kan rumah yang aku renovasi sudah selesai dan sudah cantik.Rumahnya bersebrangan dengan rumah yang ku berikan pada kak Liana.Rencana,aku dan Aisyah mau pindah rumah mi,mau ngisi rumah itu!" kata Yudistira menjelaskan maksud dan tujuannya datang ke rumah orang tuanya.


"Oooh,jadi kamu mau minta ijin?" tanya papi Kevin.


"Iya pi,aku mau ijin pada kalian semua!" jawab Yudistira.


"Mami terserah kalian saja! jika itu memang keinginan dan keputusan kalian,yaaaa terserah kalian saja.Mami mengijinkan" kata mami Reva.


"Alhamdulillah,makasih mi,papi gimana?" tanya Yudistira.


"Papi juga setuju sama pendapat mami kamu.Dan semoga saja dengan pisah rumah dan menjadi kepala keluarga,kamu menjadi lebih dewasa!" kata papi Kevin.


"Iya pi,itu yang aku inginkan!" jawab Yudistira.


"Sama kakak gak minta ijin?" tanya kak Liana.


"Tidak,aku hanya minta doa dari kakak!" jawab Yudistira.


"Aku selalu mendoakan mu!" kata kak Liana.


"Kakak memang yang terbaik dari yang terbaik!" kata Yudistira sambil memeluk kakak perempuan yang sangat menyayanginya itu.

__ADS_1


"Oh iya,Tira aku sudah menyiapkan kado untuk kalian!" kata kak Liana.


"Kado? mana?" tanya Yudistira.


__ADS_2