Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Menghayal


__ADS_3

Hari sudah semakin sore.Aisyah baru selsai membantu persiapan buat resepsi pernikahan kak Liana.


Yudistira masih berkutik di depan laptopnya.Karena memang sikapnya begitu,Jika sudah berhadapan dengan laptop dan pekerjaan,dia susah berhenti sampai tidak ingat waktu.


''Tuan maaf,ini sudah waktunya tuan pulang!'' kata Fauzi.


''Jam berapa sekarang?'' tanya Yudistira masih fokus ke laptopnya.


''Pukul lima lebih lima belas menit tuan!'' jawab Fauzi.


''Astagfirullah aku lupa sholat dzuhur dan ashar! aku akan melaksanakannya sekarang! tolong kabari kak Liana jangan suruh Aisyah pulang sebelum aku pulang!'' kata Yudistira dengan wajah caor namun tetap berwibawa.


''Baik tuan!'' jawab Fauzi lalu mengambil hand phone milik tuannya itu dan mengetikkan pesan untuk kak Liana.


Nona Liana,Ini saya Fauzi! saya di suruh tuan Yudistira supaya nona Liana jangan dulu membiarkan nona Aisyah pulang sebelum tuan Yudistira pulang! isi pesan yang di kirim Fauzi pada kak Liana.


Katakan padanya supaya cepatlah pulang! balasan dari kak Liana.


Baik nona,akan saya sampaikan! balas Fauzi.


Setelah Yudistira selesai mengqodo' sholat dzuhur dan ashar,Yudistira langsung pulang karena entah kenapa rasa rindu di hatinya semakin memanas ketika waktu sudah menunjukan bahwa ia harus pulang.

__ADS_1


Walaupun dirimu tidak merindukanku,tapi diriku selalu merindukanmu! Gumam Yudistira dalam hatinya dengan wajah tersenyum.


Semenjak tuan Yudistira bertunangan dengan gadis bercadar itu,dia terlihat lebih bahagia! kata Fauzi dalam hatinya karena melihat tuannya tersenyum senyum sendiri.


Tidak lama kemudian sampailah mereka di depan rumah mewah kediaman Al-Bart.


''Assalamualaikum!'' Yudistira langsung masuk dan diikuti oleh Fauzi yang membawakan tas Yudistira.


''Waalaikumusalam!'' jawab Aisyah dan kak Liana kompak.


Yudistira mencium tangan kak Liana dan kepada Aisyah ia hanya mengatupkan tangannya.


''Apa kamu tidak ingin mencium tanganku sayang?'' tanya Yudistira.


''Ah aku jadi ingin cepat nikah dengan mu! jika aku sudah menikah denganmu,aku bisa melihat wajahmu,memelukmu,memandang mu,menggandeng mu,bahkan mencium mu!'' kata Yudistira dengan wajah menghayal.


''Sudah sudah jangan menghayal,nanti ketinggian jatuh lagi!'' kata kak Liana lalu tertawa.


''Mami mana kak?'' tanya Yudistira mengalihkan topik karena malu.


''Idih,ketahuan malu kau! langsung mengalihkan pembicaraan!'' kata kak Liana.

__ADS_1


''Bukan begitu kak,aku serius! mami di mana?'' tanya Yudistira dengan muka semakin merah.


''Mami dan papi di kamar sedang istirahat!'' jawab kak Liana ketus.


''Sayang,kamu mau nginap atau mau pulang?'' tanya Yudistira.


''Aku mau pulang kak!'' jawab Aisyah.


''Mau sekarang?'' tanya Yudistira.


''Nanti saja setelah makan malam!'' jawab kak Liana.


''Ah tidak kak,aku mau pulang sekarang saja!'' kata Aisyah.


''Ya sudah kalau gitu,tunggu sebentar! aku mau mandi dulu! setelah aku mandi baru ku antar kamu!'' kata Yudistira.


''Iya kak!'' jawab Aisyah.


Yudistira tersenyum dan langsung pergi ke kamarnya untuk mandi.Setelah mandi Yudistira hanya memakai kaos polos dengan celana pencil hitam dan tidak lupa memakai jas warna navy agar terlihat lebih berwibawa.


''Ayo!'' kata Yudistira.

__ADS_1


''Ayo kak!'' kata Aisyah.


''Kak,aku pulang dulu ya,insyaAllah besok ke sini lagi! tolong sampaikan salam pada mami dan papi!'' kata Aisyah.Kak Liana mengangguk dan tersenyum.


__ADS_2