
Aisyah setiap hari membantu persiapan pernikahan kak Liana yang tinggal beberapa hari lagi itu.
Akhirnya hari yang di tunggu tunggu itu datang.Semua orang bahagia akan menyambut hari itu apalagi kedua calon pengantin.
Aisyah sedang membantu kak Liana merias dirinya.Walaupun ada banyak MUA terbaik yang akan merias kak Liana,namun kak Liana ingin di temani Aisyah.
Air mata bahagia terus mengalir dari mata indah kak Liana.
Karena terharu Aisyah juga ikut meneteskan Air matanya.
Kak Liana sudah siap dengan gaun pengantin yang sudah dia pesan dari jauh jauh hari.Sedangkan Aisyah belum berganti pakaian.Dia masih memakai pakaian sehari hari.
''Aisyah,kenapa kamu belum berganti pakaian? kan sebentar lagi calon mempelai pria akan datang!'' kata kak Liana.
''Nanti aja kak,aku ingin melihat kakak sempurna terlebih dahulu!'' jawab Aisyah.
Kak Liana menarik tangan Aisyah dan memeluk Aisyah dengan tangisan yang membuat make up kak Liana kembali luntur.
''Sudah kak,jangan menangis lagi! aku mendoakan kakak supaya kakak menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah! aku akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kakak!'' kata Aisyah sambil mengusap usap punggung kak Liana.
__ADS_1
Aisyah melepaskan pelukannya dan mengusap sisa sisa air mata yang ada di pipi kak Liana.
''Mbak,tolong dandani kak Liana seperti semula lagi ya!'' kata Aisyah menyuruh salah satu MUA itu.
''Baik nona!'' jawab salah satu MUA itu.
''Aisyah,ambilah bajumu dan gantilah bajumu di sini!'' kata kak Liana.
''Iya kak,aku akan mengambil bajuku sekarang!'' jawab Aisyah dan di balas anggukan dan senyuman oleh kak Liana.
Aisyah berlalu ke kamar tamu untuk mengambil baju gantinya karena Aisyah kemarin menginap atas paksaan kak Liana.
Aisyah datang dengan membawa paper bag yang berisi baju couple yang dia beli di mall bersama Yudistira waktu itu.
''Kak,aku mau mandi dulu!'' kata Aisyah.
''Mandilah!'' jawab kak Liana.
Aisyah pun mandi dan setelah mandi dia mengganti pakaian yang dia beli bersama Yudistira.
__ADS_1
Dikamar tuan muda
''Fauzi,bagai mana penampilanku? apa aku sudah tampan? apa Aisyah Ku akan terpana melihat ku? apa rambutku sudah rapih? apa bajuku sudah cocok dengan kulitku?'' Yudistira masih bercermin.
Dia masih belum yakin bahwa dirinya sudah paling sempurna sehingga harus menanyakannya pada asistennya.
''Penampilan anda sudah sangat sempurna tuan,saya yakin nono Aisyah akan terpana melihat tuan!'' jawab Fauzi.
''Kau jangan berbohong! aku tahu kau hanya memujiku agar aku senang!'' ucap Yudistira.
''Tidak tuan,saya mengatakan yang sebenarnya! tuan memang sudah sempurna!'' kata Fauzi.
''Aku tahu kamu dendam padaku karena aku sering merepotkan mu! dan kau akan balas dendam dengan cara membuatku malu karena kau kata aku sudah sempurna padahal belum! dan itu akan membuatku malu!'' kata Yudistira masih di depan cermin.
''Tidak tuan,saya benar benar mengatakan itu sesuai fakta.Dan saya tidak mungkin dendam sama tuan,karena tuan sudah saya anggap kakak saya sendiri!'' kata Fauzi.
''Idih,siapa yang ingin punya adik seperti mu? ogah!'' kata Yudistira.
''Saya tahu tuan,tidak mungkin bagi saya bisa di anggap adik sama tuan! tuan dan saya ibarat bumi dan langit!'' kata Fauzi.
__ADS_1
''Baguslah jika kau sadar!'' kata Yudistira dengan juteknya.