
Aisyah hanya diam mendengar permintaan Yudistira.
''Sayang,apa kamu akan berusaha?'' tanya Yudistira.
''Emh iya! aku akan berusaha!'' jawab Aisyah yang membuat Yudistira senang.
''Terima kasih karena sudah mau menerima permintaanku!'' kata Yudistira
''Tidak perlu terima kasih karena itu sudah kewajiban ku!'' jawab Aisyah.
''Pakailah gelang itu!'' ucap Yudistira.
''Iya aku akan memakainya nanti di setelah pulang dari pesantren dan sudah sampai rumah!'' jawab Aisyah.
''Pakailah sekarang! aku ingin melihat keindahannya!'' kata Yudistira.
''Keindahan apa?'' Aisyah takut Yudistira berpikir macam macam.
''Keindahan gelang itu!'' jawab Yudistira.
''Oh,iya akan ku pakai nanti di rumah!'' ucap Aisyah.
''Pakai sekarang,atau aku yang akan memakaikannya!'' ancam Yudistira.
''Okey okey,aku akan memakainya! tetaplah fokus menyetir!'' Aisyah buru buru memakai gelang cantik pemberian Yudistira.
__ADS_1
Yudistira memperhatikan Aisyah dari bayangan yang ada di spion.Yudistira tersenyum karena Aisyah menurut dengan perkataannya.
Aisyah memasukan kotak tempat gelang itu ke tasnya.
''Kenapa kotaknya kamu simpan?'' tanya Yudistira.
''Iya ini aku mau simpan untuk menyimpan gelang ini nanti!'' jawab Aisyah.
''Kamu jangan melepaskan gelang itu!'' kata Yudistira.
''Tapi aku tidak biasa memakai gelang! aku hanya akan memakainya jiga bepergian saja!'' kata Aisyah.
''Jangan pernah melepaskan gelang itu dari tanganmu,atau aku akan membelikan mu gelang seperti itu yang beratnya sepuluh kilo dan aku akan memasangkannya di tanganmu dengan erat sehingga kamu tidak bisa melepaskannya!'' ancam Yudistira.
Belum nikah aja sudah ngatur ngatur,bagai mana kalau sudah nikah,pasti serba gak boleh!
''Dan satu lagi,jika kamu berani membantah perkataan ku,aku akan membuka paksa cadarmu dan mencium pipimu!'' ancam Yudistira yang membuat Aisyah merinding.
Bisa bisanya dia ngancam aku seperti itu!gumam Aisyah dalam hatinya.
''Apa kamu mendengar perkataan ku?'' tanya Yudistira.
''Iya,aku mendengarnya!'' jawab Aisyah malas.
''Bagus!'' kata Yudistira dengan wajah gembira.
__ADS_1
Sekarang aku tahu kelemahan mu sayangku! hati Yudistira berbicara sambil tertawa sedangkan wajahnya hanya tersenyum.
Susana menjadi hening.Aisyah maupun Yudistira hanya fokus dengan urusannya masing masing.Aisyah fokus main hand phone,sedangkan Yudistira fokus menyetir.Namun tetap saja sesekali dia melirik bidadari bercadar calon istrinya.
''Kak Tira!'' panggil Aisyah.
''Apa?'' tanya Yudistira.
''Kalau ada pom atau mesjid tolong berhenti dulu ya,aku mau ke toilet!'' ucap Aisyah.
''Bilang dulu ''i love you'' padaku!'' ucap Yudistira membuat Aisyah kesal.
''Gak mau!'' jawab Aisyah ketus.
''Kenapa gak mau? ya sudah aku tidak akan berhenti!'' kata Yudistira.
''Kakak,aku sudah tidak tahan!'' ucap Aisyah.
''Bilang duku ''i love you''!'' kata Yudistira.
''Kak Tira,aku tuh gak mau bohong dengan perasaanku sendiri!'' jawab Aisyah jujur.
Jawaban Aisyah membuat Yudistira terdiam.Aisyah tahu dia sudah menyakiti hatinya lagi.Namun memang benar,Aisyah tidak mau membohongi perasaannya sendiri.
''Aku akan berhenti di pom depan sana!'' ucap Yudistira dengan muka datar.
__ADS_1
Aisyah mengerti dengan sikap Yudistira yang tiba tiba berubah itu karenanya.
''Kak Tira,aku tahu kak Tira sakit hati oleh ucapanku.Tapi apa boleh buat kak,perasaan tidak bisa di paksakan.Aku mengatakan yang sejujurnya karena jika aku bohong pada kakak aku takut kakak lebih sakit hati lagi nanti!'' ucap Aisyah namun tak di tanggapi sama sekali.