
Setelah kak Liana dan Yudistira pergi,Aisyah langsung masuk ke kembali ke dalam rumah dengan isak kesedihan.
''Ma,pa,aku ke kamar dulu,aku mau tidur capek!'' kata Aisyah setelah sampai di ruang keluarga dan melihat mama dan papa nya masih di sana.
''Iya Aisyah,istirahat lah!'' jawab mama Lena.
Asiyah pun langsung masuk ke kamarnya.Dia langsung membersihkan badannya dan menjatuhkan dirinya di ranjang king size miliknya.
Aisyah melihat foto yang tadi di ambil bersama para santri pesantren Attarbiyyah yang terakhir.
Melihat foto itu,Aisyah kembali menangis.Saking lamanya menangis dia sampai tertidur.
...Yudistira Al-Bart ❤ Aisyah Hardianti N...
Allahuakbar Allahuakbar
Suara adzan subuh berkumandang di mesjid mesjid mengajak seluruh umat muslim untuk melaksanakan kewajibannya.
Aisyah bangun dari tidurnya.Dia melangkah ke kamar mandi namun kepalanya sangat pusing dan badannya serasa agak panas.
Selesai mandi Aisyah langsung melaksanakan sholat subuh setelah mengganti baju.
__ADS_1
Aisyah berpenampilan seperti biasa,namun kali ini wajahnya agak pucat.
Selesai sholat subuh,Aisyah berniat ingin membantu para pelayan,namun tiba tiba kepalanya kembali pusing.
Aisyah langsung membaringkan tabuh nya di atas ranjang dan kembali tertidur.
''Aisyah,ayo makan!'' teriak mama Lena. namun tidak ada jawaban.
''Aisyah?'' panggil mama Lena yang masih tetap tidak ad jawaban.
Mama Lena langsung panik dan langsung masuk ke dalam kamar Aisyah.
Setelah mama Lena masuk ke dalam kamar Aisyah,begitu terkejutnya dia karena melihat anaknya yang menggigil dengan wajah pucat namun matanya terpejam dan bibirnya bergetar seperti sedang membaca sesuatu.
''Astagfirullah Aisyah,kamu demam sayang,kita ke rumah sakit yu?'' kata mama Lena.
''Ti-tidak ma,aku hanya bu-butuh istiraahat!'' jawab Aisyah suara yang bergetar.
''Astagfirullah Aisyah!'' mama Lena menangis saking paniknya.
''Ma,Aku kedinginan!'' ucap Aisyah.
__ADS_1
''Ya sudah,sebentar mama ambilkan kamu selimut!'' mama Lena bergegas ke lemari pakaian Aisyah,karena di situ ada selimut cadangan.
Mama Lena menyelimuti tubuh Aisyah yang sebenarnya Aisyah sudah memakai selimut.
Setelah memakai dua selimut namun,badan Aisyah tetap menggigil.
''Sayang ke rumah sakit ya?!'' ucap mama Lena.Aisyah hanya menggelengkan kepala dengan mata terpejam.
''Ya sudah,mama mau ambilkan kamu air hangat!'' kata mama Lena berlalu ke dapur untuk mengambil air hangat untuk mengompres Aisyah.
''Ada apa ma? kok panik gitu?'' tanya papa Dimas yang melihat istrinya panik.Rizal hanya menatap mamanya.
''Aisyah pa,Aisyah sakit,badannya menggigil kedinginan tapi tubuhnya sangat panas!'' jawab mama Lena.
''Apa? Aisyah sakit?'' papa Dimas langsung berlari menuju kamar Aisyah diikuti Rizal tanpa menunggu jawaban mama Lena.
''Aisyah,kita ke rumah sakit aja yu?!'' ajak paa Dimas dengan wajah sedih.Aisyah menggelengkan kepala dengan mata masih terpejam.
''Ya sudah,kalau kamu gak mau ke rumah sakit,papa akan panggil dokter Anisa kesini!'' kata papa Dimas dan berlalu meninggalkan Rizal berdua dengan Aisyah.
''Kakak,kakak jangan sakit,maaf karena aku gak nurut sama kakak! kalau Kakak sembuh,aku janji akan nurut sama kakak!'' ucap Rizal yang membuat Aisyah tersenyum.
__ADS_1
''Hallo Nisa,tolong kesini ya? ini putri saya menangis!'' ucap papa Dimas.
''Baik pak!'' jawab Dokter itu di telepon.