
"Apa kak Tira sudah sholat?" tanya Aisyah di sela sela saat sedang memasak dengan cepat.
"Kan belum adzan!" jawab Yudistira.
"Emang gak akan dengar adzan kak! lihat,ini jam berapa!" kata Aisyah.
Yudistira melirik jam tangan miliknya.
"Ini sudah hampir jam satu siang,tapi kenapa aku gak dengar adzan?" tanya Yudistira heran.
"Tadi,pas aku di kamar mandi,lampunya mati,mungkin mati listrik,jadi gak adzan! Apa di kamar mandi tadi kakak tidak menyadarinya? kamar mandi gelap!" jawab Aisyah.
"Tidak,tadi aku masuk ke kamar mandi dalam keadaan panik.Ya sudah,kalau gitu,aku sholat dulu! Assalamualaikum!" Yudistira berlalu pergi ke mesjid.
"Mama juga tidak menyadarinya,dan mama juga belum sholat! mama sholat dulu ya!" kata mama Lena juga pergi dari dapur dan melaksanakan sholat dzuhur.
Tidak lama kemudian,Yudistira sudah kembali dari mesjid dengan pakaian masih memakai celana abu abu dan baju navy,navy adalah warna kesukaan Yudistira,baju dan jas nya kebanyakan warna navy.
(ini hanya contoh pakaian Yudistira dan penampilan Yudistira,tapi jika para pembaca membayangkan gambar di atas sebagai visual Dari Yudistira, silahkan)
Dia melihat ke atas meja makan,ada makanan yang sudah tersaji dan siap makan.
"Wah dia benar benar hebat! bahkan masih ada sisa waktu!" gumam Yudistira sambil tersenyum kagum.
"Kak,ayo makan! kenapa bengong?" tanya Aisyah dari belakang Yudistira.
"Eh,nggak kok! kamu dari mana?" Yudistira kaget.
"Aku habis ganti baju kak! baju yang tadi bau!" jawab Aisyah yang memakai baju satu warna.
__ADS_1
Yudistira memperhatikan penampilan Aisyah dari ujung kaki sampai ujung kepala.
"Kak?" panggil Aisyah melihat suaminya sedang menatapnya.
"Ah iya? apa?" sahut Yudistira.
"Kenapa lihatnya sampai begitu? apa ada yang salah? apa penampilanku tidak cantik?" tanya Aisyah yang juga memperhatikan penampilannya.
"Aku hanya kagum sayang,tidak kok,tidak ada yang salah dan penampilanmu sangat cantik!" kata Yudistira.
"Terima kasih kakak!" kata Aisyah sambil tersenyum di balik cadarnya dan menggandeng tangan Yudistira sambil berjalan menuju meja makan.
"Mama mana?" tanya Yudistira setelah duduk di meja makan.
"Mama masih sholat!" jawab Aisyah sambil menyodokkan nasi dan diisikan ke piring Yudistira.
"Rizal?" tanya Yudistira.
"Mungkin main game!" jawab Aisyah.
"Tidak perlu kak,tadi kata mama kita makan duluan saja!" kata Aisyah.
"Apa benar begitu? tapi kenapa? apa mama tidak mau makan pasakan kamu ya?" tanya Yudistira.
"Tidak tahu! tapi dari dulu,mama selalu suka dengan pasakkan ku! apalagi papa!" kata Aisyah.
"Baiklah kalau gitu,ayo makan!" kata Yudistira.
Merekapun makan dengan nikmat,tidak lupa berdoa.
"Kamu punya rekening?" tanya Yudistira.
"Punya!" jawab Aisyah.
__ADS_1
"Atas nama kamu?" tanya Yudistira.
"Iya,kenapa emangnya?" jawab Aisyah.
"Aku minta nomor nya! aku mau transfer uang ke atm milikmu!" jawab Yudistira.
"Tidak usah kak,uang tabunganku masih banyak!" kata Aisyah.
"Itu uang tabunganmu! kamu simpan saja! ini uang jatah untuk mu! bukankah kewajiban suami untuk menafkahi istrinya?" tanya Yudistira.
"Iya kak! nanti aku berikan nomernya!" kata Aisyah.
"Dan jika kamu ingin sesuatu,jangan minta pada papa atau mama! kamu minta padaku mulai sekarang! aku dengar juga kamu beli laptop minta pada papa bukan padaku!" kata Yudistira.
"Heheh,kan waktu itu aku belum jadi istri kakak!" kata Aisyah.
"Tetap saja! kalau kamu minta,pasti aku turuti!" kata Yudistira.
"Emangnya kakak tahu dari mana?" tanya Aisyah.
"Papa beli laptop itu di antar oleh Fauzi,karena waktu itu,papa pulang dari kantor ku,ban mobilnya kempes.Jadi, pulangnya di antar Fauzi.Pada saat di perjalanan pulang,papa minta agar ke toko laptop dulu!" jawab Yudistira.
"Apa? apa jangan jangan uangnya juga dari kakak?" tanya Aisyah.
"Tidak!" jawab Yudistira.
"Bukankah kakak sudah tahu bahwa berbohong itu dosa?" tanya Aisyah.
"Heheh iya iya!" kata Yudistira.
"Astagfirullah,tapi kenapa papa gak bilang? kalau dia bilang aku bisa berterima kasih pada kakak!" kata Aisyah.
"Aku melarangnya! karena aku takut jika kamu tahu laptop itu pemberian dari ku,kamu akan menolaknya!" kata Yudistira.
__ADS_1
"Hm ya sudah,terima kasih laptop nya!" kata Aisyah membuang nafas kasar.