
''Emh,sayang,mama sama papa di mana?'' tanya Yudistira setelah menghabiskan dua gelas susu jahe buatan Aisyah.
''Di kamar sepertinya! mau apa?'' jawab Aisyah.
''Mau pamit!'' kata Yudistira.
''Mau aku panggilkan?'' tanya Aisyah.
''Ah tidak usah,kasihan mungkin mereka lagi istirahat!'' jawab Yudistira.
''Hm,kenapa pulang sekarang? nanti saja setelah ashar,nanggung!'' tanya Aisyah.
''Ada urusan mendadak,biar nanti aku sholat ashar di jalan saja!'' jawab Yudistira.
''Eh jangan sholat ashar di jalan,nanti tertabrak!'' kata Aisyah.
''Ternyata calon bidadari ku ini suka bercanda ya?!'' Yudistira tertawa,begitu juga dengan Aisyah.
''Hahah maaf maaf!'' kata Aisyah.
''Ya sudah,kalau begitu aku pergi dulu!'' kata Yudistira.
''Iya,ayo aku antar ke depan!'' kata Aisyah.
Merekapun pergi keluar rumah dan berdiri di samping mobil Yudistira.
''Hati hati di jalan,jangan lupa sholat,dan salam untuk mami,papi,kak Liana juga kak Syam!'' kata Aisyah.
''Untukku?'' tanya Yudistira.
''Apa?'' tanya Aisyah.
''Papi,mami,kak Liana,kak Syam juga di beri salam,masa aku tidak? aku juga ingin di beri sesuatu sama kamu!'' kata Yudistira dengan nada bicara manja.
''Idih apaan sih,kaya anak kecil!'' kata Aisyah tersenyum.
__ADS_1
''Aku memang anak kecil yang ingin di manja calon istrinya!'' ucap Yudistira.
''Belum waktunya!'' kata Aisyah.
''Hahah iya aku tahu! tapi aku tetap ingin sesuatu darimu!'' kata Yudistira.
''Ingin apa?'' tanya Aisyah.
''Ingin di cintai,dan di sayangi olehmu!'' kata Yudistira.
''Permintaan macam apa itu? kan kak Tira juga sudah tahu jawaban dari permintaan kakak! aku masih berusaha!'' jawab Aisyah.
''Tapi ini terlalu lama,aku ingin kamu cepat cepat menjawabnya!'' kata Yudistira.
''Iya,sudah pergi sana,katanya ada urusan,nanti terlambat!'' kata Aisyah.
''Kok kamu malah ngusir? kamu jahat!'' Yudistira kembali memasang muka manja.
''Ah sudahlah,aku mau masuk lagi ke rumah,kalau kak Tira tidak mau pulang sekarang,lebih baik kak Tira masuk lagi!'' kata Aisyah hendak melangkah.
''Maaf maaf!'' Yudistira buru buru melepaskan tangannya.
''Apa?'' tanya Aisyah.
''Aku mau pergi,aku akan tetap menunggumu mencintaiku dengan tulus!,kalau kata lagu
Cintai aku karena Allah
Sayangi aku karena Allah
Kasihi aku karena Allah
Miliki aku karena Allah
Bukan langit, bukan bumi
__ADS_1
Bukan bulan matahari
Kau jadikan saksi cinta
Hanya Allah sang Maha Cinta
Bukan harta, bukan rupa
Bukan pula kehebatan
Iman dan takwamu, sayang
Mencintamu aku tenang
Ku ingin menjadi surga
Dalam lembaran hidupmu
Kujadikan engkau imam
Bimbing aku jalan kebenaran'' Yudistira menyanyi dengan merdunya.Aisyah hanya tersenyum menahan tawa.
''Jangan di tahan kalau mau tertawa,lepaskan saja!'' kata Yudistira.
''Ah emh ekhem,tidak kak,maaf!'' kata Aisyah.
''Ya sudah,aku pergi dulu,jangan rindu berat,biar aku saja!'' kata Yudistira dengan wajah menggoda.
''Aku tahu,kakak saja yang rindu padaku! aku tidak!'' jawab Aisyah dengan jutek.
''Ya sudah,aku pergi dulu! Assalamualaikum!'' Yudistira masuk ke dalam mobilnya.
''Waalaikumusalam,hati hati!'' kata Aisyah.Yudistira hanya mengangguk sambil tersenyum dan melajukan mobilnya meninggalkan Aisyah.
Kenapa rasa ini semakin aneh? apa dia jodohku? semoga saja begitu! kata Aisyah dalam hatinya.
__ADS_1