Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Sahabat lama


__ADS_3

Setelah selesai beres beres keempat wanita itu masuk ke kamar Aisyah untuk beristirahat.Namun tidak lupa sebelum tidur mereka bersih bersih badan dulu tali tidak mandi karena tidak baik bagi kesehatan.


Mereka tidur satu ranjang berempat karena ranjang Aisyah king size.Jadi cukup untuk empat orang.


Semua sudah tertidur kecuali Aisyah.Dia membuka hand phone nya dan melihat beberapa foto yang Nur ambil para saat pasang cincin dan foto berdua dengan Yudistira.


Dalam hatinya dia mengagumi Yudistira.Tapi dia juga masih bingung dengan perasaannya.Saking lamanya memandang foto itu,dia terlelap dengan senyuman mengambang di wajahnya.


Sementara itu di rumah keluarga Al-Bart,Yudistira juga belum tidur.Dia juga melihat lihat foto hasil jepretan Fauzi asisten pribadinya.


𝘛𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘥𝘪 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘸𝘢𝘭𝘢𝘶𝘱𝘶𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘮𝘢𝘵𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢.


𝘗𝘢𝘯𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘧𝘰𝘵𝘰𝘮𝘶.


𝘛𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘥𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘤𝘢𝘥𝘢𝘳 𝘈𝘪𝘴𝘺𝘢𝘩.


𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘢𝘯𝘮𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢𝘬𝘶....


Gumam Yudistira dalam hatinya.Lama kelamaan memandang foto calon istrinya,dia juga tertidur dengan senyuman.Mungkin saja dia memimpikan calon istrinya yang cantik itu.


Allahuakbar Allahuakbar


Suara adzan subuh berkumandang di mesjid mesjid mengajak seluruh umat muslim untuk melaksanakan kewajibannya.

__ADS_1


Aisyah bangun dan melihat teman temannya.Dan ternyata Ustadzah Nurul sudah tidak ada di tempatnya.Terdengar suara air di kamar mandi.


''Teh,teteh di dalam?'' tanya Aisyah.


''Iya Aisyah,tunggu sebentar!'' jawab Ustadzah Nurul.


''Iya teh,tenang saja!'' jawab Aisyah.


''Aisyah kamu sedang apa di sana?'' tanya Nur dengan suara serak bangun tidur.


''Gak lagi apa apa!'' jawab Aisyah.


''Aku mau ke luar dulu ya?!'' ucap Aisyah mengambil baju dari dalam lemari.


''Kamu mau ke mana?'' tanya Nur.


''Oh oke!'' jawab Nur.


''Oh iya nanti kalau kak Liana bangun terus mau ganti baju,suruh aja dia milih di sini!'' ucap Aisyah berlalu meninggalkan kamarnya.


Ustadzah Nurul keluar dari kamar mandi dengan wajah segar habis mandi.


''Nur,Aisyah ke mana?'' tanya Ustadzah Nurul.

__ADS_1


''Aisyah mandi di kamar mandi lain Teh!'' jawab Nur.


''Oh ya sudah,sekarang kamu mandi!'' perintah Ustadzah Nurul.


''Iya teh!'' jawab Nur lalu mengambil baju dari dalam tasnya dan membawanya ke kamar mandi.


''Dari dulu di pondok,sampai sekarang dia masih sama,sama sama susah bangun!'' ucap Ustadzah Nurul yang melihat sahabat lamanya itu masih tidur.


''Bangun hey,bangun! sholat subuh!'' kata Ustadzah Nurul menggoyangkan pundak kak Liana.Kak Liana menggeliat.


''Jam berapa?'' tanya Liana.


''Jam delapan!'' jawab Ustadzah Nurul.


''Apa?'' Liana langsung bangun dan berlari menuju kamar mandi.Tapi kamar mandi itu di kunci.


''Kamu tenang,ini baru jam lima kurang lima belas menit kok!'' ucap Ustadzah Nurul yang membuat Liana tenang.


''Akan ku balas kelakuan jail mu nanti!'' gumam Liana namun terdengar oleh Ustadzah Nurul.


''Teteh,kakak,sedang apa? sudah sholat?'' tanya Aisyah.


''Nungguin kamu dan Nur,agar kita sholat berjamaah!'' jawab Ustadzah Nurul.

__ADS_1


''Aku juga mau di tungguin,aku belum mandi!'' kata kak Liana.


''Iya bawel!'' jawab Ustadzah Nurul yang tiba tiba suka bercanda ketika bertemu dengan sahabat lamanya di pesantren.


__ADS_2