Bukan Suami Pengganti

Bukan Suami Pengganti
Bonus 114


__ADS_3

Pagi hari.


Di meja makan keluarga Burhan Nendra sedang menikmati sarapan pagi bersama. Sejenak terdengar suara dentingan sendok dan piring mendominasi ruangan tersebut.


Tidak terkecuali dengan Nadin, meskipun sedikit sulit calon anak nya di ajak makan, akhir-akhir ini Nadin selalu Stand by berada di meja makan menemani sang suami sekaligus kedua mertua nya.


Itu pun jika Morning sickness nya tidak berlebihan, seperti awal semester pertama.


Jarum panjang terus berputar, tak terasa sesi sarapan pagi kini telah usai begitu nikmat.


Hal itu juga yang di rasakan oleh Nadin, Nadin sangat bersyukur, pagi ini dia bisa menghabiskan sarapan pagi nya begitu nikmat tanpa terganggu dengan rasa mual seperti sebelum nya.


''Jangan lupa, di minum susu hamil nya ! begitu pun dengan jus buah-buahan nya. Biasakan mengkonsumsi buah-buahan, biar nanti, jika calon anak mu Dan calon cucu kita lahir sudah ke papar dengan berbagai vitamin yang alami sekaligus rasa.''


''Kata seorang Dokter Obgyn dahulu, hal itu sebagai bentuk kita mengenalkan berbagai rasa dimasa kehamilan. Bayi yang sudah terpapar dengan berbagai buah-buahan, dengan bayi yang sama sekali tidak ke papar. Dokter bilang, pasti ada perbedaan nya di masa pertumbuhan bayi tersebut kelak.'' Jelas Mama Bunga berbagi pengalaman.

__ADS_1


Nadin mengangguk cepat dan di iringi seulas senyuman di sudut bibir nya. ''Baik Ma.''


''Ya udah sayang, Mas berangkat dulu.'' Pamit Juan mulai beranjak dari tempat duduk nya. Dan di ikutin oleh Nadin dengan membawakan tas kerja milik suami nya.


''Biar aku antar ke depan Mas.'' Dan di angguki cepat oleh sang suami.


...****************...


Di kota Surabaya.


Lisa dan Vio baru saja mengetahui dari bos nya beberapa waktu yang lalu.


Dekorasi pelaminan dan dekorasi kamar pengantin di bagi menjadi dua anggota. Lisa yang di letakan bagian dekorasi pelaminan. Sedangkan Vio di letakan bagian dekorasi kamar pengantin.


''Pins bisa menggunakan balon berwarna pastel atau metalik yang akan membuat kamar tidur pengantin semakin cantik.'' Ujar Ketua dekorasi kamar pengantin, terhadap Vio. Vio yang baru ikut bekerja pasti nya dia belum fasih dalam hal dekorasi.

__ADS_1


''Siap.'' jawab Vio bersemangat.


''Isilah balon dengan nitrogen agar balon dapat terbang hingga menyentuh plafon kamar. ''


''Jangan lupa hiasi balon dengan pita berwarna pastel yang menjuntai ke bawah, Vio. namun tidak terlalu panjang. Hal ini untuk membuat balon semakin berpenampilan cantik sehingga dapat menambahkan nilai estetika kamar. Pins juga bisa menggunakan balon foil bertuliskan Happy Wedding atau inisial kedua pasangan pengantin agar membuat kamar pengantin terasa spesial dan personal.'' Lagi dan lagi, sang ketua kembali berucap dan memberi arahan terhadap anak buah nya.


Tanpa mereka semua tau, terutama Vio. Gerakan tubuh Vio sejak pertama kali masuk ke dalam kamar tersebut. Gerakan sekecil apa pun selalu di perhatikan oleh seseorang yang berada di balik kaca. Yang di mana kaca tersebut hanya bisa di lihat dengan satu arah saja.


Menjadi tampan bukan hanya tentang memiliki wajah rupawan saja, tapi juga memiliki tubuh bugar, penampilan berkarisma dan juga daya tarik.


Alister Galen Pratama. Anak laki-laki yang beruntung dilahirkan karena memiliki jiwa penolong dan ketenangan hati.


Memiliki sorot mata yang lembut tenang dan juga nyaman, hal itu sudah di rasakan semua kaum wanita yang pernah berada di sekitar nya.


Pria karismatik, selalu mampu berkomunikasi dengan baik dan menarik perhatian orang lain. Hal itu yang selama ini menjadi pokok permasalahan hidup Galen. Arti kebaikan nya selalu di arahkan dengan sebuah perasaan nya.

__ADS_1


__ADS_2