Bukan Suami Pengganti

Bukan Suami Pengganti
B, S, P 71


__ADS_3

''Vio. ''Pekik Mereka bertiga selain Mama Rosa.


Papa Burhan berjongkok membantu ponakan nya yang luruh di atas lantai.


''Sakit Pa.'' Desis Vio menahan sakit luar biasa di bagian perut nya. Yang rasa nya di aduk-aduk di dalam sana.


Eva yang hendak ikut berdiri membantu Papa Shidiq membatu Vio. Pergerakan Eva terhenti, ketika melihat sang suami lebih dulu membantu Vio.


''Cepat nak Arsen bawa dia ke rumah sakit.!'' Pinta Papa Shidiq yang bingung harus berbuat apa. ?


''Baik Pa, tolong buka kan pintu mobil Arsen Pa.!'' Ucap Arsen, berjalan keluar dari dalam rumah dengan tubuh Vio berada di dalam gendongan nya.


Kepergian Papa nya dan juga suami nya membuat Eva tak bergeming dari tempat nya.


Entah, apa yang kini di rasakan oleh Eva tidak ada yang tau, selain Eva sendiri. ? Meskipun di dalam satu ruangan bersama Mama kandung nya sendiri.

__ADS_1


Berbeda hal yang di rasakan oleh Mama Rosa, dia paham betul, apa yang di rasakan oleh putri nya saat ini. ? Karena dia juga seorang wanita, dia tau apa yang kini di rasakan oleh putri nya itu.?


''Menangis lah jika kamu tak kuat.'' Ucap Mama Rosa, memecahkan keheningan di antara mereka berdua.


Memang dasar nya, seorang wanita memang berbeda dengan seorang laki-laki. Laki-laki yang lebih memakai logika nya dalam berpikir dan bertindak.


Sedangkan seorang wanita lebih memakai perasaan nya terlebih dahulu. Hal Ini bisa terjadi karena wanita diciptakan dengan perasaan lemah lembut. Sekuat dan setegar nya seorang wanita, mereka tetap lah memiliki perasaan yang lembut. Perasaan inilah yang membuat wanita menjadi lebih sensitif dibanding oleh laki-laki.


Mama Rosa yang meminta putri nya untuk menangis memang Dasar nya seorang wanita mudah menangis. Apa lagi putri nya dalam kondisi sedang hamil muda.?


Bukan hanya karena sisi emosional yang membuat wanita mudah menangis. Tetapi ketika menghadapi masalah di kehidupannya, di tambah dengan orang yang sangat dicintainya. Wanita cenderung berpikir hal-hal negatif yang membuatnya merasa ketakutan akan hal-hal yang tidak diinginkannya. Perasaan takut inilah yang membuat wanita mudah menangis.


''Aku ikut dengan mu.'' Sahut Mama Rosa cepat menyusul putri nya pergi.


Mama Rosa sangat khawatir dengan kondisi putri semata wayang nya saat ini. Jangan sampai putri nya itu berbuat sesuatu yang akan merugi diri nya sendiri.

__ADS_1


''Kamu tidak boleh menyetir sendiri Eva. ! Tunggu lah sebentar, Mama sudah memesan mobil untuk membawa kita ke rumah sakit terdekat.'' Bujuk Mama Rosa.


''Baiklah. '' Putus Eva mengalah, Perintah dari sang Mama itu mutlak bagi Eva.


Tak membutuhkan waktu yang lama, Mobil berwarna hitam bermerek xxx menepi di depan dua wanita yang berbeda usia berdiri di depan rumah nya sendiri.


''Silakan masuk.'' Seorang laki-laki muda mempersilahkan masuk sang penumpang nya.


''Rumah sakit terdekat dari sini.'' Ucap Mama Rosa cepat.


Lelaki itu mengangguk seraya menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang.


Dua puluh lima menit berlalu, mobil hitam bermerek xxx telah sampai rumah sakit terdekat.


''Sudah sampai Buk.''

__ADS_1


''Ini uang nya, dan terima kasih.'' Ucap Mama Rosa cepat, dengan bergerak sedikit terburu-buru.


Sambil memperhatikan Eva putri nya yang sudah turun terlebih dahulu dari dalam mobil tersebut.


__ADS_2