
SORE HARI 16:22.
''Bagaimana kondisi nya Dok. ?'' Tanya Ciara duduk di sisi ranjang sebelah kanan. Sedangkan Vio berdiri di sisi ranjang di sebelah kiri suami nya berbaring.
Dan, untuk Mama Ayda tidak ikut naik ke lantai tiga. Mempercayakan putra nya ke pada dua istri nya, Ciara Dan Vio.
''Tidak terlalu buruk Ciara, hanya salah makan saja yang mengakibatkan asam lambung nya naik.'' Sahut Dr Aksa enteng, dia sudah hafal betul tabiat pasien nya sekaligus sahabat kecil nya itu.
''Tuh kan Mas, Ciara sudah berulang-kali memperingati Mas, hindari makanan atau minuman yang bisa membuat asam lambung kamu kambuh. Sekarang bilang sama Ciara, hari ini kamu mengkonsumsi makanan atau minum apa saja. ?'' Tanya Ciara dengan sorot mata mengintimidasi.
Galen tidak langsung menjawab, melainkan menatap sekilas istri kedua nya itu sambil berpikir sesuatu.
''Hari ini mas lagi pingin sekali meminum kopi hitam.'' Jawab nya, bola mata nya mengarah ke arah Dr Aksa yang sama-sama sedang menatap nya.
''Sesekali kambuh tidak masalahkan, setelah di periksa sama Aksa nanti juga sembuh.'' Lanjut nya tanpa beban, seakan menyepelekan penyakit Asam lambung.
__ADS_1
Aksa yang mendengar jawaban dari sahabat nya itu, dia sedikit tidak setuju. ''Mengalami asam lambung sesekali mungkin hal yang normal sih Gal. Namun, jika sering atau keseringan juga tidak baik. Coba kamu ingat kembali, kalau tidak salah dua bulan belakangan ini asam lambung kamu sering kambuh. Sebaiknya kamu segera kunjungi dokter spesialis gastroenterologi.'' Saran Dokter Aksa, Sebab, Dokter Aksa bukan lah dokter spesialis gastroenterologi melainkan dia seorang Dokter umum di salah satu rumah sakit terbesar di kota Pahlawan tersebut.
''Apa penderita asam lambung tidak bisa sembuh total gitu Dok. ? Apa Dr Aksa sudah tidak bisa mengatasi nya sehingga menyarankan mas Galen untuk periksa ke dokter spesialis gastroenterologi. ?''
''Benar, apa yang di katakan oleh istri ku,? Apa keahlian mu sudah menurun sehingga tidak bisa menangani pasien yang terkena asam lambung.?'' Sindir Galen kesal,
''Sebenarnya, asam lambung dan maag dapat saya atasi. Asalkan pasien nya bisa memperhatikan pola makan dan gaya hidup yang sehat. Tidak mengkonsumsi alkohol atau makanan yang di larang keras penderita asam lambung'' Seru Dr Aksa ikut kesal.
''Kupikir kamu baru saja mengkonsumsi_______''
''Hanya sedikit.'' Bela nya.
''Sudah berulang kali bukan, aku selalu mengingatkan kamu. Minuman beralkohol adalah pemicu asam lambung yang harus dihindari. Alkohol dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan melemahkan otot-otot kerongkongan. Kondisi ini membuat gejala asam lambung mudah kambuh, bahkan semakin parah.'' Jelas Aksa Menggebu , sudah berulang kali asam lambung nya naik. Tetap saja masih meminum minuman haram itu.
''Telat makan juga, menjadi salah satu penyebab utama mengapa asam lambung mudah meningkat.'' Imbuh nya.
__ADS_1
''Ini resep obat nya, kalau sudah di tebus di minum yang teratur.'' Ucap nya sambil memberikan selembar resep obat. ''Semoga cepat sembuh, saya permisi dulu. '' Pamit nya, melangkah menuju pintu. Tepat di depan Vio, Dr Aksa sempat menghentikan langkah kaki nya sejenak.
''Jaga dia dengan baik, mungkin dengan kamu dia bisa sedikit berubah.'' Bisik nya berlalu pergi.
Vio hanya menatap Dr tersebut dengan tatapan bingung. Dia tidak tau apa yang di maksud dengan Dr barusan.?
''Permisi, bubur tuan sudah siap.'' Beritahu Bibi di ambang pintu.
''Bawa masuk Bi, taruh di sini. !'' Perintah Ciara, menunjuk nakas di samping tempat tidur.
''Terima kasih Bi.''
''Sama-sama Nyonya, kalau begitu saya permisi dulu.'' Dan angguk i cepat oleh Ciara.
Vio memberanikan diri lebih mendekat ke arah sepasang suami istri tersebut. ''Maaf, hmmm seperti nya malam ini saya harus pulang.''
__ADS_1
''Ngapain kamu harus pulang. ? Di sini juga rumah kamu Vi. Lagian suami kamu sedang sakit, malam ini kamu yang jaga ya. Biar aku saja yang menebus obat nya." Sahut Ciara cepat.
"Jaga dia, aku pergi dulu. " Pesan Ciara sebelum meninggalkan suami bersama dengan madu nya.