
Pesta ulang tahun Jimmy di selenggarakan dengan begitu meriah dan mewah, para tamu undangan tidak sembarangan yang datang. Rata-rata mereka berasal dari kalangan atas dan berkelas.
Malam ini Chareen dan Claire sudah bersiap dengan riasan mereka masing-masing, Chareen sendiri tidak terlalu memakai make up karena tanpa make up pun dirinya sudah sangat cantik.
"Kak, apa kita akan berangkat bersama dengan kak Garel?" Tanya Claire dengan menatap Chareen yang sedang memasukkan dompet nya kedalam tas.
"Tidak, kita akan pergi bersama William" Santai Chareen yang di balas senyuman senang oleh Claire.
"Ahhh kakak memang yang terbaik" Senang nya dengan merangkul tangan Chareen yang hanya terkekeh kecil.
Tok tok tok tok
Claire segera membukakan pintu tersebut, di sana terdapat sosok laki-laki tampan dengan wajah ramah nya tengah tersenyum kecil pada Claire yang hanya diam dengan mulut yang terbuka lebar.
"Willi?" Ucap Chareen dengan tersenyum.
"Nona, mobil sudah siap" Ucap nya.
"Baik" Angguk Chareen dengan menarik tangan Claire yang masih saja diam tanpa berkedip.
Di lorong hotel banyak pelanggan yang berlalu lalang, mereka menatap Chareen dengan tatapan tak percaya. Bahkan tak sedikit dari mereka yang memotret sosok nya, Chareen sendiri hanya diam. Selagi mereka tidak membuat nya terluka Chareen bisa memaklumi nya.
"Will, bisakah kau menjadi pasangan Claire malam ini? kau tahu bukan jika aku akan bertemu dengan beberapa rekanku di sana?" Ucap Chareen dengan matanya yang masih sibuk dengan tab.
"Ahh baik nona" Angguk William.
Sedangkan Claire, dia benar-benar bersorak gembira dalam hatinya. Chareen sangat mengerti tentang dirinya, padahal mereka baru saja kenal beberapa waktu lalu.
Mobil tersebut berhenti di sebuah gedung tinggi, banyak mobil yang berjejer rapi di sana. William segera turun dan membukakan pintu mobil untuk Chareen.
Para tamu undangan yang melihat sosok Chareen hanya bisa mendecak kagum akan sosoknya yang sangat cantik dan sempurna, Chareen tersenyum kecil pada mereka semuanya.
Claire dan William berada di belakang Chareen karena mereka tidak ingin mengganggu pesona Chareen yang langsung di sorot publik.
Tidak hanya satu model yang ada di sana, bahkan Chareen tidak bisa menghitungnya dengan jelas. Ternyata Jimmy mengundang mereka semuanya, bahkan dari luar negara pun dia undang termasuk sosok Alegra dan Kinara yang terlihat oleh nya.
"Happy birthday" Ucap Chareen dengan tersenyum kecil pada Jimmy yang langsung memeluknya dan menempelkan kedua pipi mereka, hal itu memang sudah biasa terjadi.
__ADS_1
"Thanks you girls" Balas nya dengan tersenyum manis pada Chareen.
"Semoga kau suka hadiah dariku" Ucap Chareen dengan memberikan kotak kecil pada Jimmy yang langsung menerima nya.
"Sure, aku pasti akan sangat menyukai nya" Balas nya.
Akhirnya mereka berbincang satu sama lainnya, banyak yang ikut dalam acara perbincangan Chareen dan juga Jimmy.
Claire sendiri di bawa oleh William karena Chareen sangat sibuk dengan rekan-rekan nya, Claire sendiri memaklumi hal itu karena dirinya tidak mengerti apapun tentang dunia permodelan.
"Kak, bagaimana menurut kakak dengan kak Chareen?" Tanya Claire pada William.
"Terbaik" Singkat nya.
"Benar, apa kakak menyukai nya?"
"Tentu saja, semua laki-laki pasti menyukainya. Mungkin hanya laki-laki bodoh dan buta yang akan menolak nona Chareen"
"Ya, sama seperti kakak ku hahaa" Tawa Claire membuat William menggelengkan kepalanya saja.
----
"..."
"Apa kau tahu? tuan Jimmy sebenarnya sudah memiliki kekasih loh.... Hah, bagaimana jika publik tahu bahwa model nomor satu menjadi penghancur hubungan orang? bukankah itu akan menjadi berita nomor satu?" Ucap nya dengan suara yang keras hingga beberapa orang langsung menatap ke arah mereka.
"...."
"Sayang sekali, wajah cantik mu kau gunakan untuk hal-hal seperti ini ckckck....."
Chareen menatap wanita seksi di depannya, di sampingnya ada 2 wanita lagi yang sedang menatap nya rendah. Apa mereka tidak salah lihat?
"Nona Veronica, seperti nya anda terlalu bersemangat yah tentang hidup saya ini?" Santai Chareen dengan tersenyum kecil.
"Bukankah itu benar? Tuan Jimmy sudah memiliki kekasih? aku dengar kau sedang mendekati nya..."
"Ck...." Chareen hanya mendecak dan menyimpan gelas anggur nya di meja, dia menyilangkan kedua tangannya di dada dan menatap Veronica dengan tatapan merendahkan.
__ADS_1
"Sepertinya anda sangat senang membahas tentang hidup saya, apa anda pernah membahas hidup anda yang begitu buruk nona Veronika?" Sindir Chareen dengan suara lembutnya.
"Kau!!" Geram Veronica dengan mengepalkan kedua tangannya di bawah.
"Hah... Jika kau ingin menjatuhkan ku dengan cara seperti ini kau salah besar!! Semua orang sudah tahu tentang sikap dan perilaku mu yang.......******!" Bisik Chareen dengan tersenyum manis dan pergi begitu saja.
Veronika terdiam dengan wajah yang memerah karena marah, dia berniat memancing emosi Chareen namun rencananya terbalik!! Chareen justru terlihat santai dan dirinya? malah terbawa emosi.
"Nona Chareen tidak seperti yang kita bayangkan, dia sangat licin seperti belut" Ucap seorang wanita di sampingnya.
"Kau benar, dia sangat licin! Tapi hanya di lumpur saja, aku akan membawa nya ke tanah kering agar dia tidak bisa berkutik!" Senyum Veronika dengan menatap kepergian Chareen.
---
Kinara sudah sangat senang saat melihat Veronika yang datang pada Chareen, dia kira Veronika akan mempermalukan Chareen tapi dugaannya salah. Chareen masih terlihat anggun dan sangat elegant.
"Ada apa? Kenapa kau menatap dia seperti itu?" Heran Alegra pada Kinara.
"Ehh tidak sayang, aku sangat iri dengan sosok nona Chareen. Dia sangat cantik dan populer" Senyum Kinara.
Alegra menaikkan sebelah alisnya, dia akui kata-kata kekasihnya memang benar. Chareen sangat cantik melebihi Kinara sendiri, bahkan tidak bisa di bandingkan dengan kecantikannya yang alami.
---
Chareen duduk di kursi kosong, dia terasa pusing karena terlalu banyak minum anggur. Tiba-tiba saja seseorang duduk di sampingnya, aroma maskulin dari sosok tersebut membuat Chareen langsung menatapnya.
"Jimmy?" Ucap Chareen dengan pelan.
"Apa kau mabuk?" Heran Jimmy.
"Hmm sedikit, ada apa?" Tanya Chareen.
"Sebentar lagi acara dansa, aku ingin kau yang menjadi pasangan ku" Ucap Jimmy dengan penuh harap.
Chareen menaikkan sebelah alisnya kemudian tertawa kecil, dia meminum air putih yang ada di depannya.
"Kau tahu? Tadi Veronika mengatakan padaku bahwa aku perusak hubungan mu dengan kekasih mu itu, aku tidak ingin hal itu terjadi" Tolak Chareen dengan santai.
__ADS_1
"What? Kekasih? siapa? aku tidak memiliki nya sama sekali" Heran Jimmy dengan ekspresi bodohnya membuat Chareen gemas sendiri melihatnya.
"Kau menggemaskan" Ucap Chareen dengan mencubit kedua pipi Jimmy, entah sadar atau tidak Chareen melakukan hal itu.