Chef Tampan Pilihanku

Chef Tampan Pilihanku
Tak sebanding


__ADS_3

Kasus tersebut terungkap dengan banyaknya bukti yang mengarah pada Windy, para korban sudah di berikan arahan agar tidak ada lagi yang trauma akan pelecehan tersebut.


Saat ini Chareen dan ketiga temannya pergi ke sebuah restoran bintang lima, mereka mendengar bahwa putri Aurora ada di negara tersebut. Sebagai penggemar nya, Chaty terus memaksa Chareen untuk datang kesana.


Namun apa yang mereka lihat sekarang? mereka melihat sosok Alegra yang duduk bersama nya di sana, Chareen hanya diam dengan memangku dagu nya dengan mata yang terus menatap tajam pada Alegra yang masih tak sadar dengan sosoknya itu.


"Char, sepertinya semua ini tidak sesuai dengan harapan ku..." Ucap Chaty dengan tak enak hati.


"Hmm," Chareen hanya berdehem dengan ekspresi santai nya.


Bisa Chareen lihat sosok Putri Aurora yang nampak tertarik dengan kekasihnya itu, terlebih wanita itu terus menarik perhatian Alegra.


"Apa kau hendak menemui nya?" Tanya Jimmy dengan melirik Chareen.


"Kita lihat saja nanti." Balas Chareen dengan meminum jus nya.


"Sepertinya putri Aurora tertarik dengan Alegra, kau lihat tatapan nya itu? penuh dengan cinta....." Ucap Garel yang langsung mendapatkan pukulan dari Chaty.


"Tak usah dengarkan laki-laki gila ini, mungkin Alegra memiliki urusan penting dengan nya. Kau tahu bukan bahwa Alegra itu seorang chef?" Ucap Chaty.


"Aku tahu." Chareen masih saja bersikap santai.


Para tamu undangan nampak berbisik-bisik tentang adanya keberadaan Alegra dan putri Aurora yang nampak seperti sepasang kekasih.


"Tidak bisa, chef Alegra hanya milik idola ku. Meskipun putri Aurora cantik tapi jika di bandingkan dengan nona Chareen, dia tidak ada apa-apa nya!" Ucap seorang laki-laki dengan tegas.


"Benar, nona Chareen tidak ada tandingannya meskipun dengan putri Aurora sekalipun." Tambah temannya.


Hal tersebut terus berlanjut hingga terdengar oleh putri Aurora sendiri yang nampak risih karena merasa di banding bandingkan dengan orang lain, seakan-akan dirinya tidak lah ada apa-apa nya.


"Sepertinya wanita yang bernama Chareen itu sangat cantik." Ucap putri Aurora dengan menatap dalam Alegra.

__ADS_1


"Hm." Dehem Alegra.


Putri Aurora mengangguk saja setelah mendapatkan balasan dari Alegra, para bawahan putri Aurora langsung memberikan peringatan pada pengunjung sekitar agar tidak menimbulkan keributan mengenai putri Aurora.


"Chef Alegra, apa kau mau menjadi chef pribadi ku? aku akan mengatakan nya pada ayah agar kau bis...."


"Maafkan saya nona, saya tidak akan menerima nya." Balas Alegra dengan cepat.


"Why? aku akan membayar mu dengan sangat mahal, bahkan aku akan membayar mu 10x lipat dari gaji yang kau dapatkan selama ini." Sombong nya.


"Apa nona terlalu merendahkan keluarga Vitton?" Sinis Alegra yang langsung membuat wanita itu bungkam seketika.


Dia ingat bahwa keluarga Vitton tidak bisa di singgung sedikit pun, tapi dirinya tetap keras kepala agar Alegra bisa menjadi chef pribadi nya.


Putri Aurora langsung gelagapan dan hendak memegang tangan Alegra namun belum sempat itu terjadi tangannya sudah lebih dulu ditepis oleh seseorang hingga membuat nya terkejut.


"Kau?" Kesal nya namun masih berusaha untuk menjaga citranya.


"Apa ini yang kau sebut sibuk hmmm? kenapa kau tidak memberitahu bahwa kau akan makan bersama wanita ini?" Tanya Chareen dengan menatap Alegra dalam, tatapan tersebut menyiratkan kekesalan Chareen dan kemarahan nya.


Kini yang di buat gelagapan adalah Alegra, dia tahu bahwa kekasihnya itu sedang marah. Alegra tersenyum semanis mungkin dan mengelus rambut Chareen sebelum akhirnya mengelusnya dengan penuh kasih sayang.


"Maafkan aku sayang, aku kira hal ini tidak membuat mu seperti ini." Balas Alegra dengan suara lembutnya.


Berbeda sekali dengan tadi, hal itu membuat putri Aurora terkejut bukan main saat melihat perubahan Alegra yang sangat jauh sekali.


"Ahh sayang sekali, sepertinya nona ini tidak lah sederhana. Melihat tatapan nya yang tertuju pada mu membuat ku tak nyaman." Sindir Chareen dengan melirik dingin putri Aurora yang baru pertama kali di sindir seperti itu.


Para bawahannya langsung mengerubungi tempat tersebut, mereka menatap Chareen dengan tatapan yang penuh dengan permusuhan.


"Anda terlalu sopan nona." Ucap putri Aurora dengan tersenyum manis namun tatapan nya menyiratkan kebencian pada Chareen.

__ADS_1


"Ah benarkah? di mana ucapan saya yang tidak sopan?" Balik tanya Chareen hingga kembali membuat wanita itu bungkam.


Sedangkan di tempat yang tak jauh dari sana terdapat tiga orang yang sedang tertawa kecil, mereka tahu pasti Chareen tidak akan tinggal diam melihat lelakinya di goda sepeti itu.


"Ucapan Chareen memang tajam! satu kalimat saja sudah membuat musuh diam tak berkutik hahaha..." Tawa Chaty yang puas dengan sikap Chareen.


"Benar, mungkin selanjutnya Chareen akan di persulit oleh nya." Ucap Jimmy.


"Hahaha kau tenang saja, selagi Chareen berbaik hati maka musuhnya akan tetap aman." Ucap Garel dengan menepuk pundak Jimmy.


"...." Jimmy tidak tahu lagi harus mengatakan apa.


Kembali ke Chareen, dia masih bersikap manja pada Alegra yang tak memperdulikan keadaan sekitar yang terdapat banyak orang dengan tatapan penuh pembunuhan.


"Maaf nona, anda akan kami tahan atas pencemaran nama baik putri Aurora." Ucap seorang laki-laki yang di perkirakan bahwa dia adalah asisten putri Aurora.


"Siapa kau? apa hak mu untuk menangkap ku?" Tanya Chareen dengan bangkit dari duduknya dan menyilangkan kedua tangannya di dada.


"Maaf nona, anda sudah berani menyinggung putri Aurora. Hal itu membuat putri Aurora merasa tidak nyaman." Jelas nya.


"Wahhh benarkah? lantas bagaimana dengan reputasi putri Aurora yang berani menggoda kekasihku? apakah itu juga termasuk kesalahan karena sudah membuat nona ini tidak nyaman?" Balik tanya Chareen dengan menaikkan sebelah alisnya.


"Nona, kedudukan putri Aurora tidak bisa di samakan dengan sembarang orang. Mohon mengerti nona!" Marah nya yang semakin membuat putri Aurora puas.


"Ck, kau pikir saya Sudi jika di bandingkan dengan dirinya?" Balik marah Chareen.


Alegra ikut berdiri dan melingkarkan tangannya di pinggang Chareen agar wanita nya itu tetap tenang, dia tahu bagaimana wanita jika sedang marah pasti akan terlihat menyeramkan.


Sedangkan para tamu yang ada di sana tersentak saat mendengar ucapan Chareen, meskipun Chareen model terkenal tapi jika di bandingkan dengan putri Aurora yang sudah jelas status nya pasti akan sulit.


Tapi tidak dengan Alegra, Garel dan Chaty yang sudah tahu dengan seluk beluk Chareen. Model hanya profesi nya di dunia hiburan, sedangkan tentang keluarga nya? tidak ada yang tahu.

__ADS_1


Maafkan author yang telat upp yaa, author baru selesai seminar dan langsung upp agar kalian tidak kecewa lagi. Terimakasih karena masih menanti ❤️🙏


__ADS_2