
Setelah 1 malam 2 hari menginap, mereka akhirnya pulang karena pekerjaan mereka tidak bisa di tunda lagi terlebih mereka juga harus menyiapkan untuk pesta pernikahan Chareen dan Alegra yang tentunya sangat mewah.
Siang ini, Chareen memakai rok putih span di atas lutut dan kaos putih pendek, tak lupa sepatu sket putih nya juga dengan tas selempang kecil yang berbentuk panda.
Rambut panjang nya ia Gelung, Chareen juga memakai anting yang lumayan panjang dengan ujung nya yang berbentuk bunga.
Penampilan nya memang sederhana, bahkan Chareen masih terlihat seperti anak sekolahan.
Chareen turun dari mobilnya dengan Arjun yang ada di sampingnya, semenjak mengetahui tentang Chareen Arjun sedikit menghindar. Entah kenapa, wanita seperti Chareen sangatlah mengerikan!!
Para pegawai yang melihat sosok Chareen langsung melotot dan tak percaya, mereka segera memotret Chareen yang datang kesana. Semenjak berita tentang Chareen dan Alegra yang akan menikah, semua media terus berbondong-bondong untuk mencari kegiatan mereka sebelum resepsi pernikahan nya nanti.
Chareen hanya tersenyum pada mereka, tanpa mengatakan apapun lagi Chareen langsung melangkahkan kaki nya menuju ruangan Alegra yang sudah ia hafal di luar kepalanya.
Chareen melihat sosok Raini yang nampaknya sedang prustasi, bagaimana tidak? di samping komputer nya terdapat banyak tumpukan dokumen yang harus dia selesaikan sebelum hari pernikahan nya nanti.
"Apa kau sangat sibuk?" Tanya Chareen dengan memberikan paper bag pada Raini.
"Ahh kau ternyata, apa kau tidak lihat tumpukan ini?" Ucap Raini dengan nada yang lelah.
Chareen hanya terkekeh, dia sangat gemas dengan sikap Raini yang semakin blak-blakan dengan nya.
"Arjun, kau bantu Raini disini. Aku akan masuk kedalam." Ucap Chareen pada Arjun.
"T-tapi..." Tolak Arjun dengan menatap Chareen.
"Apa kau berani menolak ku Arjun?" Tanya Chareen dengan menaikkan sebelah alisnya dan kedua tangan yang Chareen lipat di atas perut.
"Ahh tidak nona saya tidak berani..." Balas nya dengan cepat dan segera duduk di dekat Raini.
Raini yang melihat itu semakin menatap nyalang Chareen, apa maksudnya?
"Kalian diskusikan juga tentang pakaian yang akan kalian kenakan nanti di hari pernikahan ku, seperti nya kalian sangat cocok." Ucap Chareen dengan mengedipkan sebelah matanya dan berlalu pergi dengan tertawa kecil.
__ADS_1
Raini dan Arjun melotot, mereka saling lirik sebelum akhirnya bergidik bersamaan.
Chareen membuka pintu ruangan Alegra, di sana dia melihat Alegra yang nampak..... Berantakan! Dua kancing kemeja nya terbuka hingga memperlihatkan otot dada nya yang sangat menggoda.
Jas dan dasi nya sudah menghilang entah kemana, rambut yang biasanya selalu rapih kini nampak berantakan. Tapi itu semua justru membuat nya semakin tampan dan hot!
"Sayang...... Are you oke?" Tanya Chareen dengan tersenyum mengejek.
Alegra mendongakkan kepalanya, dia menghela nafas panjang. Di peluknya pinggang Chareen dan Alegra memilih untuk membenamkan wajahnya di perut Chareen.
"Aku kira kakek mu akan melakukan sesuatu yang berbau perkelahian, tapi ternyata..... Ahh sudahlah......" Pasrah Alegra.
Chareen tertawa kecil, di usap nya rambut Alegra dengan penuh kasih sayang. Chareen tahu bagaimana kakek nya itu, meskipun begitu sang kakek lah yang sangat amat menyayangi nya.
"Apa kakek membuat virus di data perusahaan atau malah kakek membocorkan nya?" Tanya Chareen dengan melihat wajah Alegra.
"Hhhh tidak keduanya, kakek mu sudah meretas sistem keamanan perusahaan hingga menimbulkan beberapa dokumen bocor dan.... Sebagian lagi justru sudah membuat beberapa pemegang saham berkomplot untuk merebut saham utama." Jujur Alegra.
Chareen mengangguk, meskipun Alegra dan Arjun sangat ahli dalam bidang IT tapi sistem yang mereka gunakan berbeda-beda.
"Kau tahu? ini hanya salam pembuka dari kakek." Ucap Chareen dengan tersenyum.
Alegra melotot, salam pembuka? lalu bagaimana dengan yang aslinya? Alegra mendesah tak berdaya. Di rebahkan nya kepalanya di pundak Chareen.
"Bisakah kakek mu memberikan pelajaran nya nanti setelah kita menikah saja? kau tahu? aku juga harus mempersiapkan untuk hari pernikahan kita sayang..." Ucap Alegra dengan tatapan yang penuh dengan kekecewaan.
"Apa kau ingin bertemu langsung dengan kakek ku?" Tanya Chareen.
Alegra tersentak, sebelum akhirnya dia mengangguk yakin. Chareen hanya mengangguk puas, hingga akhirnya Chareen mengutak-atik komputer tersebut. Setelah beberapa saat lamanya barulah selesai, Alegra terdiam tak percaya. Bagaimana tidak?
Semua yang terjadi ternyata hanya tipuan dan.... Data perusahaannya pun tidak lah bocor. Chareen tertawa terbahak-bahak begitu melihat ekspresi bodoh Alegra, dia pikir Alegra tidak sama seperti apa yang di rumorkan itu.
"Sayang, kau mengejekku?" Kesal Alegra yang semakin membuat Chareen tertawa.
__ADS_1
"Hahaha kau.... Ekspresi mu benar-benar hahahaaa...." Chareen masih saja tertawa.
Alegra yang melihat itu menjadi semakin cemberut, hingga akhirnya tawa Chareen pun reda. Chareen mengusap sudut matanya yang berair.
Dia menghadap ke arah Alegra dengan posisi yang mengangkangi nya, Alegra sudah biasa dengan sikap Chareen yang selalu menggoda nya namun tidak berniat untuk bertanggung jawab!
"Sayang, sekejam kejamnya kakek.... Dia tidak akan membuat laki-laki yang di cintai cucu nya kesusahan, jadi.... Jika kakek memberikan mu sesuatu, hadapi dengan santai karena kakek sangat suka membuat orang panik." Jelas Chareen.
Alegra mengangguk mengerti, beruntung nya dia di pertemukan dengan wanita seperti Chareen.
"Apa kau tidak tidur semalaman?" Tanya Chareen dengan penuh selidik.
"Hmmm, aku memikirkan nasib perusahaan. Bagaimana aku bisa tidur?" Tanya Alegra dengan menenggelamkan wajahnya di leher Chareen.
"Haishh kau ini, bagaimana jika pas pengucapan janji kau pingsan hah? jika hal itu terjadi maka aku akan menarik Arjun untuk menggantikan mu!!" Kesal Chareen yang membuat Alegra melotot seketika.
"Tidak akan! sebelum Arjun naik sudah aku pastikan jika dirinya tidak memiliki kaki, tidak mempunyai mulut dan kehilangan kedua tangannya!!" Jawab Alegra dengan cepat.
Di lain tempat.
"HATCHUUUUHHHHH!!?" Arjun mengusap hidungnya yang gatal, apakah dirinya akan flu?
"Kalau begitu, tidurlah..." Ucap Chareen dengan membawa Alegra ke sofa, Chareen menepuk paha nya mengisyaratkan Alegra untuk tidur di paha nya.
"Terimakasih sayang..." Senyum Alegra dengan memeluk pinggang Chareen dan membenamkan wajahnya di perut Chareen.
Tangan lembut Chareen terus mengusap rambut Alegra agar laki laki itu bisa tidur dengan nyenyak, setelah mendengar suara dengkuran dari Alegra barulah Chareen menghela nafas lega.
Tidak bisa Chareen pungkiri bahwa Alegra sangatlah tampan dan sempurna, Chareen mengambil handphone nya dan mulai memotret wajah Alegra.
Chareen terus tersenyum-senyum sendiri ketika melihat wajah Alegra yang nampak polos seperti bayi, di posting nya foto tersebut di akun Instagram nya hingga membuat jutaan orang heboh.
Banyak sekali yang mengomentari foto nya entah itu yang baik ataupun yang buruk, tetap saja Chareen tidak menanggapi nya. Karena bagi dirinya, itu adalah hidupnya dan orang lain memang sudah terlahir untuk mengomentari nya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen yahhh, kasih tahu juga dong saran tempat untuk honeymoon mereka nanti hehehe