Chef Tampan Pilihanku

Chef Tampan Pilihanku
Darurat


__ADS_3

Plakkkkkk


"Apa maksudmu hah? kau ingin satu kamar dengan Chareen? apa kau pikir mama tidak tahu apa yang ada di dalam otak mu itu?" Kesal Susan dengan menggeplak kepala Alegra yang tetap keukeuh ingin satu kamar dengan Chareen.


"Tapi ma, kami sudah biasa tidur bersama. Bukan begitu say...." Alegra hendak minta perlindungan pada Chareen, namun ternyata wanita itu sudah pergi bersama Chaty, Raini dan Claire.


"Mampus!" Tawa Arya, papa Alegra.


Mereka yang ada di sana hanya tertawa melihat pertunjukan singkat itu, dengan langkah kesal akhirnya Alegra pergi ke kamar nya.


•••


Chaty melihat Chareen yang sedang duduk di dekat jendela menghadap ke arah laut, aingin berkibar menerbangkan rambutnya yang tergerai. Nampak cantik dan sempurna, Claire Raini dan Chaty juga tidak bisa menyangkal sebagai wanita, bahwa Chareen memang memiliki kecantikan di atas rata-rata.


"Char, kita ke laut yu?" Ajak Raini.


"Hmm, boleh..." Angguk Chareen.


Mereka pun segera berganti pakaian, Chareen memilih untuk memakai dress biru langit di atas lutut, yang memperlihatkan lengan dan pundak nya. Rambutnya ia gulung sehingga memperlihatkan lehernya yang jenjang.


"Ayo..." Ajak Claire dengan semangat.


Mereka segera turun melewati ruang tamu yang di mana mereka sedang berbincang bincang, mereka tak menghiraukan panggilan itu dan terus pergi.


"Wahhh, ini sangat indah....." Kagum mereka kecuali Chareen yang memang sudah sering pergi kesana.


Mereka berdiri di pinggir laut menikmati suasana sore yang begitu tenang dan nyaman, akhirnya Claire mengajak mereka untuk foto bersama. Berbagai gaya mereka lakukan namun masih terlihat kaku, tapi tidak dengan Chareen yang sangat lihai.


"Hah kakak.... Aku ingin duduk." Ucap Claire dan memilih duduk di sana.


"Baby...." Panggil Garel dan langsung memeluk Chaty dari belakang dan mengecup pipi nya singkat.


"Kakak, bisakah kalian jangan bermesraan di depan kami?" Kesal Claire yang di angguki juga oleh Raini.


"Begini maksud nya?" Tanya Garel dengan terus mengecupi wajah Chaty yang malah tertawa terbahak-bahak karena geli.


"Ishhh..." Kesal Claire dan pergi begitu saja bersama Raini.


Chareen yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya saja, ia memilih untuk duduk di kursi yang sudah tersedia. Chareen memilih untuk memejamkan matanya menikmati suasana yang damai itu.


"Sayang..." Panggil Alegra yang ikut berbaring di samping Chareen dan memeluk nya dari samping.


"Hmmm?" Tanya Chareen tanpa membuka matanya.


"..." Alegra tidak mengatakan apa apa lagi, dia memilih untuk membenamkan wajahnya di leher Chareen yang terbuka. Di hidupnya aroma tubuh Chareen yang menjadi candu nya itu.


"Ale, diam!!" Kesal Chareen karena salah satu tangan Alegra sudah tidak bisa lagi di kondisikan.


"...." Alegra lagi-lagi hanya diam, dia memilih untuk menatap Chareen dengan tersenyum lebar.

__ADS_1


"Sayang, setelah menikah nanti kau ingin liburan kemana?" Tanya Alegra dengan lembut.


"Hmm.... Aku ingin ke............" Chareen berfikir begitu lama, Alegra hanya diam penasaran.


"Kemana hmm?" Tanya Alegra lagi.


"Kemana saja terserah..." Balas nya setelah sekian lama berfikir.


Alegra hanya menghela nafas panjang, dia juga tidak tahu harus pergi kemana. Dia yakin semua tempat sudah Chareen kunjungi selama dia bekerja.


"Baiklah...."


Chareen dan Alegra saling diam karena menikmati udara sore hari, mereka juga terkadang memperhatikan Chaty dan Garel yang sedang bermesraan namun sering di ganggu oleh Claire dan Raini.


"Nona...." Panggil seseorang.


Chareen mengalihkan tatapannya, di lihatnya sosok William yang berdiri tegap dengan Arjun di sampingnya. Chareen berbinar senang, dengan cepat dia bangkit dari tiduran nya dan langsung memeluk William.


"Akhirnya kau pulang......" Senang Chareen dengan tersenyum lebar.


William pun ikut tersenyum, di elus nya rambut Chareen lembut. Namun setelah melihat tatapan tajam Alegra, William mendadak diam dan sedikit pucat.


"Hmm nona..." Gugup William.


"Ada apa? ayo kita berbincang di dalam..." Ajak Chareen dengan membawa William pergi dari sana, Alegra dan Arjun saling pandang. Apa Chareen lupa pada dirinya?


"Sepertinya kau terlalu luang!!" Ucap Alegra dengan melangkah mendekati Arjun yang tiba-tiba saja pergi berlari.


Alegra yang melihat itu ikut mengejar nya hingga akhirnya mereka tak sadar bahwa mereka menjadi pusat perhatian yang lainnya.


"Astaga, apa yang terjadi dengan mereka?" Heran Raini pada Claire.


Di liriknya Claire yang masih diam dengan terus tersenyum senyum, hingga akhirnya Raini sadar. Dia menepuk jidatnya, dia lupa bahwa tadi mereka melihat sosok William.


"Claire, kau sungguh kejam!! Jika kau bersama nya lantas aku dengan siapa?" Rengek Raini.


"Hmm... Apa kau tidak lihat jika tadi ada kak Arjun? ahh atau tidak om Bara, dia juga akan hadir malam ini." Balas Claire dengan mengedipkan sebelah matanya.


Raini melotot, Arjun dan Bara? dua manusia kutub itu? tiba-tiba saja Raini bergidik ngeri, di lihat dari jauh saja sudah menyeramkan.


"Kau jangan ngada ngada Claire!!" Ketus nya yang membuat Claire terkikik.


Udara pun semakin dingin, mereka memilih untuk kembali ke villa. Di sana sedang berkumpul dan mulai bercanda satu sama lain.


Drtttttt Drtttttttttttt Drtttttttttttt


Semua orang menatap Alegra dan Arjun secara bersamaan, itu karena handphone merek berbunyi bersama.


"Halo?" Angkat keduanya.

__ADS_1


"...."


Arjun dan Alegra saling pandang, mereka mengangguk mengerti dan segera pergi setelah meminta izin untuk berbincang.


Mereka yang ada di sana tidak terlalu menghiraukan itu kecuali Chareen, dia tahu ada yang tidak beres dengan kedua laki-laki itu.


Arjun dan Alegra masuk kedalam ruangan pribadi milik Dong Song, mereka saling tatap dan langsung mengeluarkan ponsel nya kembali.


"Di markas terjadi sesuatu, ada sekumpulan orang yang menyamar menjadi penjaga namun sudah berhasil mereka lumpuhkan. Apa kau akan melihat nya sekarang?" Tanya Arjun dengan menunjukan ponselnya.


"Hmm, sepertinya ada yang memata-matai kita. Tidak ada yang tahu menahu tentang diriku, jadi aku akan melihatnya kesana." Balas Alegra dengan yakin.


"Lalu bagaimana dengan acaramu ini? bagaimana jika yang lainnya mencari mu?"


"Tidak masalah, aku akan mengatakan pada mereka jika aku ada urusan penting sebentar."


"Baiklah, aku akan menyiapkan jet prib...."


"Tidak usah, pesawat biasa saja. Takutnya mereka akan cemas dan heran jika ada jet khusus itu." Tolak Alegra.


"Ahh baiklah.." Angguk nya.


Alegra segera pergi dari sana untuk menemui Chareen, dia melihat Chareen yang sedang berbincang dengan William.


"Sayang..." Panggil Alegra.


William yang melihat kedatangan Alegra langsung diam dan sedikit menundukkan kepalanya, dia hendak melangkah pergi namun segera di tahan oleh Alegra.


"Temui Arjun sekarang..." Ucap Alegra pada William yang langsung menegang.


"B-baik..." Angguk nya.


"Ada apa?" Heran Chareen.


Alegra hanya tersenyum, di rangkul nya tubuh Chareen kedalam pelukannya. Di kecup nya puncak kepala Chareen berkali-kali.


"Ale, apa kau merasa jika sikap William sangat aneh semenjak dia kembali? dia terlihat..... Takut dan sangat menghormati mu." Jujur Chareen dengan menatap Alegra.


"Benarkah? Itu mungkin hanya perasaan mu saja..." Balas Alegra.


"Benarkah?" Tanya nya dengan memastikan.


"Benar sayang, ah ya.... Aku akan pergi sebentar untuk mengurus pekerjaan, aku akan segera kembali." Ucap Alegra membuat Chareen menaikkan sebelah alisnya.


"Maksud mu, pergi ke markas kah?" Ucap Chareen dengan tersenyum miring.


Alegra yang mendengar itu langsung tersentak, terlebih melihat senyuman Chareen membuat nya tak bisa berkutik.


Jangan lupa like dan komen dong, follow juga akun author ya. Cuma itu doang kok permintaan author:(

__ADS_1


__ADS_2