
"Sepertinya Alegra sudah berhasil membobol gawang milik Chareen." Ucap Chaty dengan ekspresi aneh nya.
"Apa kau yakin?" Tanya Raini.
"Ya, semalam aku mendapatkan info dari pegawai yang mengantarkan makanan khusus pada mereka bahwa mereka di larang masuk oleh Alegra dan lagi.... Mereka melihat banyaknya tanda di leher Alegra." Antusias nya.
"Wahh, sepertinya kita akan segera memiliki keponakan." Heboh Raini.
Mereka berdua terus heboh tanpa melihat ke arah Claire yang nampak heran melihat mereka berdua, hingga akhirnya mereka sadar bahwa di sana masih ada teman mereka yang masih di bawah umur.
"Hmm sudahlah, yang jelas kita akan segera memiliki keponakan." Ucap Raini santai.
"Benarkah?" Tanya Claire dengan tatapan mata yang berbinar.
"Ya, kakak mu sudah berhasil melakukan nya." Balas Raini.
"Ehh kalau begitu, seharusnya kak Chaty juga sudah akan memiliki anak? bukankah kak Garel juga sudah melakukan nya?" Polos nya membuat Raini tertawa terbahak-bahak, sedangkan Chaty merasa sangat malu.
"Hahaha kau benar, Garel mau enak nya saja tanpa mau menikahinya hahaha....." Tawa Raini dengan puas.
"Kalian..." Cemberut Claire yang semakin membuat mereka tertawa.
"Ada apa sayang?" Tanya Garel yang baru saja datang dan heran melihat kekasihnya itu cemberut.
"Kak, segeralah menikah. Jangan mau enaknya doang...." Ucap Claire yang membuat Garel melotot.
"Ck, aku akan menikahinya. Tunggu saja...." Balas Garel dengan mengecup pipi Chaty yang langsung memeletkan lidahnya pada mereka berdua.
"Kalian juga, segeralah memiliki kekasih." Ejek Chaty.
"Hoho tidak semudah itu Ferguso.... Bukankah begitu Claire?" Ucap Raini dengan meminta dukungan pada Claire.
"Ahh tidak kak Rain, aku sudah jadian dengan Willi hehe..." Balas nya yang membuat mereka cengo sebelum akhirnya Chaty tertawa puas.
"Kau dengar? Claire saja sudah memiliki kekasih. Bagaimana dengan mu yang semakin tua ini hahaa..." Tawa nya.
Kini giliran Raini yang cemberut, kegiatan mereka mengundang perhatian orang-orang rumah. Karena saat ini mereka sedang berada di mansion milik keluarga Chareen.
•••
Chareen melihat dirinya di cermin, nampak cantik dan mempesona. Saat ini Chareen hendak pergi bersama Alegra untuk melihat salju, awalnya Alegra menolak karena dia ingin menghabiskan musim dinginnya dengan Chareen.
Namun, Chareen langsung mendiami Alegra karena Chareen tahu jika Alegra akan terus melahapnya tanpa ampun.
"Sudah?" Tanya Alegra.
"Sudah..." Angguk Chareen dengan tersenyum.
Chareen menggandeng lengan Alegra dengan penuh keromantisan, mereka terus berjalan hingga saat mereka memasuki lift mereka malah berpapasan dengan orang yang amat mereka kenali.
__ADS_1
"Ben?" Kaget Chareen.
"Ahh kalian...." Kaget nya juga dengan tersenyum canggung.
"Apa kau sedang berlibur atau...."
"Tidak, aku sedang melakukan pekerjaan penting disini. Dan, maafkan aku karena aku tidak bisa datang saat hari pernikahan kalian tapi aku sudah mengirimkan hadiah pernikahan nya." Jelas nya dengan melirik tangan Chareen yang menggandeng Alegra.
"Tidak apa-apa, kami mengerti. Dan terimakasih untuk hadiahnya..." Senyum Chareen.
"Ya, berapa lama kalian disini?"
"Satu Minggu, kami berada di lantai 12. Kapan-kapan datanglah jika kau luang..." Ucap Chareen.
"Sepertinya tidak mungkin karena sekarang aku akan pulang..."
"Ahh baiklah..."
"Kalau begitu aku permisi.... Selamat untuk kalian berdua, semoga bisa secepatnya mendapatkan anggota baru." Senyum Barnad dengan sorot mata yang nampak sedih.
"Terimakasih Ben.." Balas Chareen dengan sedikit canggung.
Setelah kepergian Barnad, Chareen melirik Alegra yang hanya diam dengan ekspresi datar nya. Jika mereka melihatnya nampak menyeramkan tapi berbeda dengan Chareen yang mengagumi ekspresi nya itu, benar-benar tampan!
Cup
"Hmmm...." Senyum Alegra dengan mengusap rambut Chareen.
Mereka berjalan dengan bergandengan tangan, para tamu yang melihat sosok Chareen dan Alegra hanya bisa berteriak dalam hati. Inilah yang Chareen sukai, orang Korea sangat menghormati tamu meskipun itu adalah idolanya sendiri tapi mereka tetap berusaha untuk santai dan tidak menimbulkan kericuhan.
Salju turun dengan begitu lebat, awalnya Alegra ingin membawa Chareen kembali masuk tapi saat melihat Chareen nampak senang akhirnya Alegra mengurungkan kembali niatnya.
"Ale, fotokan aku cepat..." Pinta Chareen dengan tersenyum manis.
"...." Alegra hanya mengangguk dan mulai memfoto Chareen yang nampak sedang bergaya.
"Sudah?" Tanya Chareen dengan sumringah.
"Sudah...."
"Terimakasih sayang, ayo kita foto berdua..." Ajak Chareen dengan meminta tolong pada seseorang yang sedang berjalan di sana.
Chareen dan Alegra melakukan beberapa pose foto yang sangat romantis, Chareen dan Alegra saling tatap dengan tersenyum lebar. Bahkan ada foto mereka yang saling menempelkan hidung mereka dengan posisi Chareen yang sedang memeluk leher Alegra.
Tukang foto tersebut pun sangat senang untuk memotret nya karena keduanya nampak sangat cantik dan tampan, sangat cocok dan serasi.
"Gamsahabnida..." Ucap Chareen dengan menundukkan tubuhnya pada orang tersebut setelah selesai memotret mereka berdua.
"Cheonman-eyo..." Balas nya dengan menunduk juga.
__ADS_1
Chareen melihat hasilnya, sangat bagus dan sesuai ekspektasi nya. Alegra yang melihat salju mengenai hidung Chareen hanya bisa terkekeh.
Di cium nya hidung Chareen dengan lembut, Chareen sedikit terkejut namun akhirnya hanya diam saat Alegra mulai menempelkan bibirnya.
"Apa kau tidak dingin?" Tanya Alegra dengan heran.
"Tidak, aku sudah terbiasa di cuaca yang dingin." Santai Chareen hingga membuat Alegra tenang.
"Ayo... Bukankah kau ingin makan?"
"Hmm.." Angguk Chareen dengan mata yang terus fokus pada ponselnya.
Alegra membawa Chareen kesebuah restoran ternama di sana, banyak sekali pengunjung yang datang namun itu semua dari kalangan menengah hingga atas saja.
Alegra menarik kursi untuk Chareen duduki, setelah mereka duduk barulah seorang pelayan datang dan menanyakan menu apa saja yang ingin mereka pesan.
"Aku ingin Mandu-guk, Tteokguk, Toppoki, Kkochi Eomuk..... Sudah." Pesan Chareen.
"Bungeo-ppang saja..." Pesan Alegra membuat Chareen terkekeh, sepertinya Alegra tidak terlalu menyukai makanan Korea.
"Untuk minum nya, Susu coklat panas dan yuja Cha." Ucap Chareen.
"Algessseubnida. jamsiman gidalyeo jusibsio." Ucap pelayan tersebut pada mereka untuk menunggunya sebentar.
"Kenapa kau hanya pesan kue Bungeo-ppang?" Tanya Chareen.
"Tidak apa-apa..." Balas Alegra dengan tersenyum.
Tak berapa lama pesanan mereka datang, mata Chareen berbinar terang saat melihat makanan kesukaannya itu.
Namun sebelum makan, Chareen terus memperhatikan Alegra yang sedang memakan kue ikannya itu.
"Ada apa?" Heran Alegra.
"Ternyata memang benar, kau sangat kekanak-kanakan dan penyendiri." Ucap Chareen dengan tersenyum.
"....?" Heran Alegra.
"Kata orang, kita dapat melihat personaliti seseorang dari bagaimana cara memakan Bungeoppang ini. Jika dimakan dari Kepala dahulu, orang tersebut berkepribadian optimis, tidak peduli dengan hal-hal sepele, positif dan bersemangat. Jika dimakan Ekor dahulu, orang tersebut sensitive, romatis, dan fashionable. Jika dimakan perut dahulu, orang tersebut maskulin, aktif, cerdas." Jelas Chareen
"Lalu?" Tanya Alegra penasaran, dia tidak tahu jika penduduk Korea memiliki kepercayaan seperti itu.
"Jika dimakan sirip pertama, orang tersebut temperamental dan kekanak-kanakan, penyediri. Sama seperti mu tadi, Dibagi dua lalu makan kepala dahulu, orang tersebut sopan, bagus dalam mengatur uang, rasional. Dibagi dua lalu makan ekor dahulu, orang tersebut berkemauan keras, planner, pelit, sulit meminjamkan uang." Ucap Chareen dengan jelas, Alegra hanya mengangguk saja.
"Apakah benar jika aku sangat kekanak-kanakan?" Tanya Alegra dengan memangku wajahnya dan menatap Chareen dengan tatapan mautnya.
Jangan lupa like dan komen nya dongg......
Klo rame nanti lanjut lagiii ♥️
__ADS_1