
Apa yang Chareen lihat?
Sesuatu yang mungkin di idam-idamkan oleh semua wanita yang ada di dunia, di sana terlihat hiasan yang begitu indah. Meskipun sederhana namun nampak elegan, sesuai dengan kriteria nya.
Tidak hanya keluarga nya yang ada, namun keluarga Alegra pun ada di sana semuanya termasuk teman-teman nya juga.
"Ini...." Gugup Chareen.
Chareen hendak berbalik untuk bertanya pada Alegra, namun ternyata laki-laki itu sudah terduduk di lantai dengan tangan yang memegang sebuah cincin berlian.
"Ale...." Kaget Chareen.
"Aku sudah sangat yakin bahwa kau yang akan menjadi pasangan ku, entah di kehidupan ini atau pun di kehidupan yang akan datang. Selamat ulang tahun sayang and.... Will you marry me?" Tanya Alegra dengan penuh harap.
Chareen menatap orang-orang yang ada di sekitarnya, mereka mengangguk antusias, Chareen pun kembali menatap Alegra dan mengangguk kecil.
Alegra tersenyum senang, di pakaikan nya cincin tersebut ke jari manis Chareen. Alegra bangkit dan langsung memeluk Chareen setelah mengecup keningnya.
"Terimakasih sayang...." Bisik Alegra.
"Selamat ulang tahun sayang.... Mom tidak menyangka bahwa putri mom sudah dewasa...." Peluk Yuna dengan mengelap air mata nya yang mengalir.
"Terimakasih mom..." Senang Chareen dengan memeluk nya.
"Selamat untuk putri kesayangan Dady.... Sebentar lagi Dady mu akan tergantikan..." Ucap nya dengan memeluk Chareen.
"Tidak akan dad, Dady tetap akan menjadi laki-laki pertama untuk ku..." Senyum Chareen.
"Selamat sayang, mama sangat senang karena sebentar lagi kau akan menjadi menantu kami..." Ucap Susan dengan memeluk Chareen dan mencium kedua pipi nya.
"Terimakasih ma..." Senyum Chareen.
"Selamat nak... " Ucap Arya dengan mengelus pundak Chareen yang hanya mengangguk dan tersenyum.
"Ahhhh kakak, akhirnya kau akan menjadi kakak iparku hahah..... Kak Garel, kapan kau melamar kak chat juga? aku ingin segera menjadi adik mereka...." Ucap Claire dengan sembrono.
Chaty sendiri hanya diam dengan wajah yang memerah, Garel yang melihat itu hanya terkekeh dan memilih untuk merangkul nya.
__ADS_1
"Secepatnya...." Ucap Garel yang membuat orang-orang tertawa senang.
"Selamat..." Ucap Raini dengan tersenyum lebar.
"Terimakasih..." Balas Chareen.
"Malam ini kita akan merayakan nya di pulau pribadi milik keluarga kita, siang nanti kita akan berangkat..." Ucap Dong Song dengan semangat.
"Tentu.." Kompak mereka.
Chareen melihat ke mereka semua yang ternyata sudah bersiap-siap? jadi.... Alegra sudah merencanakan semuanya untuk hari ini?
"Seperti yang kau pikirkan sayang...." Bisik Alegra yang tahu akan apa yang Chareen pikirkan sekarang.
•••
"Jadi, kalian sudah tahu bahwa hari ini Alegra akan melamar ku?" Tanya Chareen pada teman-temannya itu.
"Tidak, aku tahu pagi tadi. Itu pun dari Chaty...." Jujur Raini.
"Aku sendiri memang sudah tahu dari Garel, tapi itu kemarin malam. Aku kira itu candaan, lalu aku tanya ke Claire dan ternyata benar...." Jelas Chaty.
"Hmm, Claire.... Apa kau sudah tahu tentang William?" Tanya Chareen, karena bagaimanapun juga hubungan keduanya sudah dekat.
"Aku tahu..." Senyum Claire membuat Chareen merasa lega.
"Lalu bagaimana dengan mu Rain? Apa kau sudah menemukan laki-laki impian mu?" Tanya Chaty pada Raini yang hanya mendengus saja, mereka yang melihat itu malah tertawa terbahak-bahak.
Waktu pagi itu mereka habiskan untuk saling melepas rindu, banyak sekali obrolan yang tak kunjung selesai. Hingga siang pun datang, mereka segera bersiap untuk naik ke pesawat pribadi milik keluarga Vitton. Itu semua karena paksaan mereka, awalnya Dong Song hendak menggunakan pesawat pribadinya namun begitulah....
Chareen duduk di samping Alegra, Chaty dengan Garel dan Raini dengan Claire.
"Aku sudah tidak sabar untuk menjadi suamimu, kenapa satu Minggu itu lama sekali?" Gerutu Alegra dengan menyandarkan kepalanya di pundak Chareen.
"Benarkah? menurutku satu Minggu itu sangat sebentar." Balas Chareen dengan mengelus rambut Alegra.
"Tidak, menurutku itu sangat lama. Awalnya aku ingin menikahi mu pagi ini tapi mama dan papa malah memukulku, kau tahu? mereka bilang semuanya butuh persiapan yang matang. Padahal aku bisa saja menyiapkan semuanya hanya dengan waktu satu malam." Gerutu nya.
__ADS_1
Chareen terkekeh, dia tidak percaya jika Alegra begitu ingin menikahinya.
"Kau seorang laki-laki yang sangat di pandang, terlebih keluarga mu juga bukan keluarga biasa. Begitu pun dengan ku, jika kita melangsungkan pernikahan hanya dengan satu malam, bagaimana dengan pemikiran mereka?"
"Aku tidak peduli, yang aku inginkan hanyalah menikahi mu dan......... Segera memiliki keturunan bersama mu." Bisik Alegra dengan mengelus perut Chareen.
Wajah Chareen memerah tiba-tiba, dia benar-benar malu dengan apa yang Alegra ucapkan.
"Kau sangat cantik dengan pipi yang merah seperti ini." Jujur Alegra dengan mengecup nya.
"Diamlah Ale, apa kau tidak bisa diam?" Malu Chareen yang semakin membuat Alegra menjadi-jadi.
Di bangku sebelah, Claire dan Raini hanya saling pandang kemudian merinding tiba-tiba. Mereka duduk sedikit berjauhan, untuk Chaty dan Garel... Mereka terkekeh saat melihat Raini dan Claire yang sangat lucu itu.
•••
"Alegra berpesan kau akan menjalani kegiatan seperti biasanya, hanya saja.... Semuanya kini berada di bawah naungannya. Selain itu, kau juga di berikan 15 ribu bawahan untuk kau berjaga-jaga disini, apa kau mengerti?" Tanya Arjun dengan dingin.
"Ya..." Angguk Abimanyu yang tak mau menatap Arjun.
"Bagus! Jangan hancurkan kepercayaan Alegra, jika saja kau menghancurkan nya!! Tidak hanya membunuh mu, tetapi juga membunuh adik mu yang akan kami kirim ke club' terlebih dahulu!"
"Baik...." Gugup nya.
Arjun melirik William yang sekarang mulai membuka terdapat perubahan, Arjun menyuruh nya mendekati nya dan dengan senang hati William mendekati nya.
"Ada yang bisa saya bantu tuan?" Tanya William.
"Hari ini adalah hari pertunangan Chareen dan Alegra, mereka sedang berlibur di pulau pribadi milik keluarga Lee. Satu Minggu lagi mereka akan melangsungkan pernikahan, jadi kau bisa kembali sekarang...." Jelas Arjun yang membuat dua orang di sana terkejut bukan main.
Abimanyu hanya bisa diam, meskipun dia sangat mencintai Chareen tapi dia sadar bahwa laki-laki yang di cintai nya bukanlah dirinya. Terlebih dia tidak mampu untuk melawan Alegra mulai sekarang.
Sedangkan William, dia sangat senang karena Chareen sudah berada dalam pelukan orang yang tepat seperti Alegra, dia awalnya meragukan cinta Alegra namun dengan seiring nya waktu akhirnya dia mengerti bahwa semua yang Alegra lakukan itu demi membuat Chareen bahagia.
"Kita akan kesana sekarang.." Ucap Arjun.
"Baik tuan." Angguk William.
__ADS_1
Abimanyu sendiri hanya bisa meratapi nasibnya, kenapa dia bisa menjadi seperti ini? jika saja dia tidak mengusik kehidupan Alegra mungkin dia masih hidup tenang dan bebas tanpa ada yang mengekang nya seperti sekarang.
Jangan lupa like dan komen nya dongg follow juga akun author hehhee terimakasih.