
Chareen menggandeng lengan Alegra menuruni tangga, malam ini terasa sangat ramai dan meriah. Di tangan Chareen terdapat bunga yang berisi berlian asli. Bahkan di semua gaun nya pun nampak bersinar karena berlian tersebut.
Tak tanggung-tanggung Alegra membuat nya hingga nampak bersinar seperti sekarang, para tamu yang melihat sosok mereka pun langsung tercengang.
Bagaimana tidak? Sosok Chareen nampak seperti berlian berjalan, banyak yang iri akan sosoknya yang sangat di manja oleh Alegra.
"Oh lihatlah, mereka sangat serasi sekali. Aku iri dengan pasangan itu...." Heboh mereka.
"Benar, tuan Alegra sangat tampan! Aku yakin jika mereka punya anak maka anaknya akan sama seperti kedua orang tuanya yang sangat sempurna itu!"
"Ahh aku sudah tidak sabar menunggu nya..."
"Cihh, cantik apanya! Wajah penuh permak pun bangga!" Gumam putri Aurora yang nampak iri pada Chareen.
Putri Aurora sangat terpesona pada ketampanan Alegra yang membuat semakin semangat untuk merebut nya dari Chareen, entah kenapa dia begitu yakin bisa mendapatkan Alegra.
Semua nya bertepuk tangan saat Chareen dan Alegra berada di tengah-tengah mereka, William yang berada di samping Claire hanya bisa menahan senyumnya. Dia terpesona akan kecantikan dan keluguan Claire malam ini.
Sedangkan Chaty? dia sudah bersama dengan Garel yang terus menempel pada nya, untuk Raini? dia melirik Arjun yang nampak santai duduk di sampingnya.
"Kenapa? Apa kau terpesona oleh ketampanan ku?" Tanya Arjun dengan santai.
"Cih, kau pikir kau menarik? tidak!!!!" Ketus Raini.
Arjun yang mendengar itu hanya terkekeh, dia menatap Raini dari dekat hingga beberapa saat lamanya. Raini yang di tatap seperti itu menjadi salah tingkah, entah kenapa wajahnya memerah.
Arjun hanya bisa tersenyum simpul, bukankah wanita itu bilang tidak tertarik padanya? lalu kenapa malu jika di tatap olehnya?
Untuk Bara dan Raisa, mereka asik berbincang mengenai Chareen dan Alegra.
"Sepertinya keponakan mu memiliki masalah dengan putri Aurora." Ucap Raisa dengan melirik putri Aurora yang terus memperhatikan Chareen dengan tatapan tak suka.
"Benar, mereka memang pernah terlibat perselisihan. Itu karena wanita itu begitu tergila-gila pada Alegra, bahkan dia berniat untuk merebut nya." Jelas Bara.
"Astaga, bukankah itu sangat keterlaluan?" Kaget Raisa.
"Hmm, dia selalu menyombongkan posisi nya. Ayah nya tidak tahu menahu bagaimana sikap aslinya putri nya itu, yang dia tahu bahwa wanita itu sangatlah patuh dan lemah lembut."
__ADS_1
"Benar memang, sangat tidak sesuai dengan identitas nya sebagai seorang putri." Angguk Raisa.
•••
"Ada apa?" Tanya Alegra dengan memegang tangan Chareen dan mencium nya.
"Ishh, apa kau tidak lihat disini banyak orang?" Malu Chareen.
Alegra hanya tersenyum menanggapi ucapan Chareen, dia tahu jika Chareen sedang memperhatikan teman-teman nya yang mulai mendapatkan pasangan.
"Bagaimana menurutmu, apa Arjun dan Raini cocok?" Tanya Alegra.
"Ya, mereka sangat cocok. Hanya saja, Raini sangat sulit untuk menyadari perasaannya, begitu pun dengan Arjun yang tidak tahu menahu mengenai suatu hubungan." Jelas Chareen.
"Memang benar, tapi semua itu akan berjalan layak nya air. Lama kelamaan mereka juga akan saling mengerti, bukan begitu sayang?"
"Ya ya terserah pada mu, apa kau tidak lihat? wanita mu itu terus menatap ku seolah aku ini mangsanya!" Cemberut Chareen.
"Apa yang kau katakan? siapa wanita ku? jangan sembarang bicara sayang, hanya kau wanita ku. Abaikan saja dia, mungkin dia sangat terpesona oleh mu."
"Hmm...."
"Oke mari kita mulai ya, 1.......2.........Go!!!!"
Chareen dan Alegra segera melemparkan nya, Chareen terkekeh saat banyak orang yang terjatuh karena merebut kan bunga nya.
Hingga akhirnya bunga tersebut jatuh ke tangan dua orang, mereka langsung bersorak dan menyuruh mereka untuk ciuman.
"Huhhhhhhh Ayo ciummmm....ciummmmm!!!" Heboh mereka.
Chareen dan Alegra saling pandang kemudian terkekeh, bunga tersebut jatuh tepat di tangan Raini dan Arjun yang saat itu sedang bertengkar karena sebuah wine.
Tanpa mereka duga, saat mereka merebut gelas tersebut mereka malah mendapat bunga. Hingga akhirnya terjadilah seperti sekarang.
"I-ini...." Kaget Raini dan Arjun dengan saling pandang.
Chaty dan Claire sudah tertawa terbahak-bahak melihat tingkah bodoh mereka yang langsung melepaskan bunga tersebut secara bersamaan, mereka nampak malu karena terus di soraki para tamu.
__ADS_1
"Ayolah kakak, cium kak Raini...." Pinta Claire yang tanpa sengaja tangannya kini sudah menggandeng lengan William yang sedikit terkejut itu.
"Benar, cepatlah...." Paksa Chaty juga.
"Haishh sudah-sudah, mungkin dia malu. Kalian lakukan di tempat sepi saja oke..... Jangan lupa nanti hasilnya kirim pada ku." Ucap Garel dengan mengedipkan matanya.
Garel langsung mendapatkan toyoran dari mereka semua, suasana malam itu menjadi lebih berwarna karena mereka terus memaksa Arjun untuk mencium Raini.
•••
Malam ini Chareen nampak lelah karena terus berdiri menggunakan High heels nya, Chareen di antar ke kamar oleh beberapa pelayan nya. Saat Chareen membuka pintu tersebut, tercium aroma mawar yang membuat Chareen dag dig dug.
Di dalam kamar tersebut nampak sangat indah, banyak sekali kelopak bunga bertebaran di sana. Mulut Chareen menganga melihat nya, dia lupa bahwa sekarang adalah malam pertamanya bersama Alegra.
Kepala Chareen sangat pusing melihat nya, apa ini juga rencana Alegra? semua lemari berisi pakaian seksi, bahkan tidak ada dalaman nya pula?
Mau tak mau Chareen pun memilih nya yang agak tebal, dan membawa nya ke kamar mandi.
•••
Alegra ingin segera naik ke atas tapi dia ditahan dulu oleh sang papa untuk menyambut para tamu undangan dan rekan kerjanya juga yang tak ada habisnya untuk memberikan selamat pada mereka, hingga waktu menunjukkan pukul 1 dini hari Alegra baru bisa lepas dari mereka.
Saat berada di depan pintu kamar yang sudah Alegra tentukan, Alegra tersenyum selebar mungkin. Mungkin Chareen sudah menunggu nya sejak tadi.
Benar saja, dia melihat Chareen yang berada di atas ranjang dan sedang tertidur. Di keremangan cahaya kamar, Alegra memilih untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum menyentuh Chareen yang sepertinya sudah mandi karena dapat Alegra cium wangi sabun Chareen.
Setelah beberapa saat lamanya, Alegra pun keluar dari kamar nya dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya.
Alegra segera naik ke atas ranjang dan mulai memeluk Chareen yang tengah memunggungi nya, yang terlihat hanya kepalanya nya. Mungkin Chareen malu karena semua pakaian yang Alegra siapkan sangatlah tipis.
"Sayang...." Bisik Alegra lembut.
Entah kenapa, Alegra merasakan firasat yang buruk. Namun dia tidak tahu apa itu, di peluk nya tubuh Chareen hingga akhirnya......
Alegra terlonjak kaget, dia yakin itu bukan Chareen!!!!!
"Apa kau sudah sadar? cucu mantu?" Tanya nya dengan suara yang tegas.
__ADS_1
Hayo siapa itu?