
Mereka berangkat dengan mobil yang terpisah, sejak keluar dari dalam kamar Alegra terus merengek pada Chareen agar tidak usah pergi ke acara tersebut. Namun Chareen tetaplah Chareen, dia terus saja merayu kekasih nya itu yang sekarang terus diam dengan ekspresi lucu nya.
"Sayang, jika malam ini ada laki-laki yang lebih menawan dari pada dirimu maka jangan salahkan aku jika aku akan minum bersama nya!" Ancam Chareen setelah mobil yang mereka kendarai berhenti di sebuah hotel mewah yang kini sangat ramai dan meriah.
Setelah mendengar perkataan Chareen, Alegra hanya bisa melotot dan langsung menatap tajam ke arah Chareen yang saat ini sedang merapihkan gaunnya.
"Tidak boleh!! Apa kau tidak lihat bahwa hanya aku laki-laki sempurna di dunia ini?" Kesal Alegra dengan mengacak acak rambutnya.
Chareen sendiri hanya diam dengan sudut bibir yang berdenyut setelah mendengar ucapan Alegra yang tak pernah ia bayangkan selama ini.
"Apa kau dengar?" Tanya Alegra lagi.
"Hmmm, sejak kapan kau menjadi narsis seperti ini?" Tanya Chareen setelah kesadaran nya kembali terkumpul.
"Narsis? kau bilang aku narsis? jadi maksudmu dia lah yang paling sempurna hah?" Kesal Alegra.
"Astaga, kenapa kau menjadi seperti ini? kemana sikap arogan mu?" Heran Chareen.
"Ck...!!" Alegra hanya membuang wajah nya ke samping, dia sendiri pun bingung. Kenapa dia bisa seperti itu? entahlah......
"Ayo." Ajak Chareen.
Alegra hanya mengangguk, dia segera keluar dari dalam mobil dan langsung membukakan pintu mobil yang akan Chareen lalui.
"Good! kau sangat cocok dengan ekspresi mu yang sekarang." Senyum Chareen dengan merangkul lengan Alegra.
__ADS_1
Kini wajah Alegra sudah kembali seperti biasa, dingin dan arogan. Banyak kilatan cahaya yang mengarah pada mereka berdua.
"Selamat malam nona Lee dan tuan muda..... Vitton?" Tanya seorang laki-laki paruh baya dengan menjabat tangan mereka berdua.
"Selamat malam tuan Rion, senang bertemu anda kembali." Balik sapa Chareen dengan tersenyum kecil.
"Ahh ya nona Lee, saya sangat heran. Bukankah semalam kau datang bersama tuan Vino?" Heran nya yang langsung mendapatkan tatapan mematikan dari Alegra.
"Ahh itu, saya dan tuan Vino hanya sebatas rekan kerja saja." Ucap Chareen dengan cepat.
Chareen tahu bahwa saat ini Alegra sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja, mungkin hanya menyebutkan nama Vino saja amarahnya semakin memuncak.
"Ahh sayang sekali, baiklah mari ikut saya ke podium. Semuanya sudah menunggu anda." Jelas nya dengan nada yang sedikit kecewa.
Chareen tahu kenapa tuan Rion mengatakan seperti itu, mereka terlalu memandang sebelah mata Alegra yang hanya seorang chef. Meskipun begitu, Alegra juga tidak bisa di katakan miskin karena pendapatan yang ia dapatkan hampir sama dengan seorang CEO di perusahaan besar.
"Ale...." Ucap Chareen dengan pelan.
"Aku mengerti." Balas Alegra dengan mengelus rambut Chareen.
Chareen duduk di kursi yang sudah di siapkan, sedangkan Alegra? dia duduk di jajaran kursi khusus. Semua kamera terus mengarah pada Chareen.
Di samping Chareen terdapat Windy yang nampak mengagumkan malam ini, senyum ramah dan manis selalu terukir di bibirnya. Namun, bagi Chareen semua itu hanyalah tipuan yang sangat bagus.
"Selamat malam nona Chareen, anda sangat cantik sekali." Puji Windy dengan menjabat tangan Chareen.
__ADS_1
"Terimakasih nona Windy, anda pun terlihat bersinar malam ini." Balas Chareen dengan tersenyum kecil.
Windy hanya mengangguk, mereka akhirnya memilih diam saat seorang MC mulai naik ke atas panggung.
"Seperti yang kalian lihat, di atas kursi ratu yang sangat indah itu masih terlihat kosong. Seperti tahun sebelumnya, para petinggi yang bekerja di bidang fashion akan menunjuk calon ratu di 5 benua ini sebagai The Sparkling Queen. Tahun lalu di menangkan oleh nona Windy Aerys dengan saingan yang berjumlah 300 model yang berasal dari 5 benua." Ucap sang MC yang langsung mendapatkan sorakan dari berbagai orang yang ada di sana.
Mata Chareen sedikit sakit saat melihat ke arah mereka yang nampak berbeda-beda karena banyaknya model dari berbagai negara yang datang sebagai perwakilan.
"Mungkin pemilihan tahun ini sedikit aneh namun spesial, para model yang masuk nominasi sebagai TSQ langsung mengundurkan diri setelah mengetahui bahwa nona Chareen Lee masuk ke dalam nominasi spesial."
"Apa kalian tahu kenapa tahun tahun sebelumnya nona Chareen Lee menolak masuk nominasi? bisakah nona Lee memberikan penjelasan langsung pada kami semua?" Tanya sang MC pada Chareen.
Chareen hanya mengangguk dan tersenyum kecil, Chareen bangkit dari duduknya dan menerima mix yang di berikan oleh petugas.
"Ehmmm, sepertinya tidak ada hal yang menarik dari alasan kenapa saya tidak ikut acara ini di tahun sebelumnya. Mungkin sebagian dari kalian tahu, bahwa saya tidak ingin terlalu di ekspos di media. Entah itu di dalam negeri maupun di luar negeri karena menurut saya itu sangat merepotkan. Tapi, setelah bertahun-tahun berada di dunia modeling, saya barulah mengerti bahwa semua yang saya dapatkan itu memang pantas untuk saya. Dulu, saya merasa masih belum pantas masuk kedalam nominasi ini. Tapi sekarang, saya yakin dan percaya bahwa saya memang di takdirkan untuk menjadi Ratu yang bersinar, terimakasih." Jelas Chareen yang di akhiri dengan tersenyum dan menundukkan sedikit tubuhnya.
Semua yang ada di sana bersorak heboh, bahkan ada beberapa petinggi yang bangkit dari duduknya dengan tersenyum puas saat mendengarkan alasan Chareen yang sebenarnya.
Alegra juga ikut tersenyum karena merasa tidak percaya bahwa wanita sempurna sepertinya mampu ia dapatkan, pantas saja banyak yang mau mengejar nya dengan susah payah. Toh, mereka tidak akan rugi jika mendapatkan Chareen.
Bisa Chareen rasakan, bahwa Windy berusaha menahan rasa kesalnya karena semua orang memuji Chareen secara terang-terangan.
"Terimakasih atas jawaban anda nona Lee, kami merasa sangat puas karena nya. Memang benar apa yang anda katakan bahwa anda memang pantas mendapatkan gelar ini, jika saja anda berfikir seperti itu sejak dulu mungkin dari tahun ke tahun anda yang akan terus menduduki posisi ratu fashion." Kagumnya.
"Anda terlalu berlebihan tuan, apa anda tidak lihat bahwa masih banyak serbuk-serbuk berlian yang berkilauan itu? mereka juga akan bersinar seperti saya suatu saat nanti." Tunjuk Chareen pada jejeran kursi khusus para modeling yang sangat senang dengan ucapan Chareen.
__ADS_1
"Hahaha memang tidak salah anda begitu di puja oleh semua orang, baiklah mari kita mulai ke acara inti. Piagam serta mahkota akan di serahkan langsung oleh pemimpin besar kita, tuan muda D'Enix. Mari kita sambut beliau...."
Jangan lupa like dan komen nya dongg, follow juga akun author ♥️