Chef Tampan Pilihanku

Chef Tampan Pilihanku
Wanita penggoda kah?


__ADS_3

Keluarga Alegra dan keluarga Chareen sangat panik saat Alegra mengatakan bahwa Chareen marah padanya dan menghilang tanpa jejak, mereka saat jni sedang berkumpul di salah satu restoran khusus keluarga bangsawan berkumpul.


"Bagaimana?" Tanya Yuna pada Susan.


"Entah, Alegra tak lagi menghubungi ku." Balas nya.


"Tenanglah, Bara tadi sudah menghubungi ku. Dia mengatakan bahwa Chareen ada di apartemennya dan Alegra juga sudah ada di sana." Jelas Dong Song.


"Ahh syukurlah..." Lega mereka.


"Aku kan sudah bilang pada mama, kak Ale pasti menemukan kak Chareen." Cemberut Claire.


"Mama kan khawatir sayang, bagaimana pun juga Chareen sedang mengandung cucu mama."


"Sudah sudah.... Di mana Garel?" Tanya Arya penasaran, karena tidak melihat anak laki lakinya itu.


"Kakak bilang dia harus menemui kak Willi." Balas Claire.


"Ah iya.." Angguk nya.


"Claire, bukankah sebentar lagi kau akan lulus? mau di lanjut atau.......... Langsung Menikah dengan Willi?" Goda Yuna membuat Claire tersedak air liur nya.


"Hahah kau benar, bagaimana jika kau langsung menikah dengan Willi?" Tambah Susan dengan terus menggoda Claire.


"Mama!!!! aku saja belum genap 18...." Rengek nya membuat orang tua di sana tertawa terbahak-bahak karena ekspresi Claire yang sangat lucu.


•••


Penampilan Alegra sangat tampan sekarang, bahkan Chareen sendiri pun tak berhenti untuk memandang nya. Bagaimana tidak? saat ini Alegra menggunakan celana selutut berwarna putih dengan kaos putih pendek nya sehingga memperlihatkan otot lengannya dan tubuh nya yang kekar, tak lupa sepatu putih nya juga.


Alegra ingin membawa Chareen berbelanja di mall, kini keduanya justru menjadi pusat perhatian orang-orang bahkan banyak yang memotret nya untuk di unggah di sosial media. Kedua nya nampak santai dengan pakaian nya itu, apalagi Alegra yang menggunakan topi putih nya sehingga semuanya nampak berwarna putih yang sangat cocok dengan tubuhnya yang seksi dan eksotis.


"Ale, mana yang cocok?" Tanya Chareen dengan menunjukan dress nya pada Alegra.


"Keduanya sangat cocok jika kau yang memakai nya.." Balas Alegra yang sedang duduk bersantai di salah satu sofa.


"Oke, aku mau keduanya.." Senang Chareen.

__ADS_1


Chareen lupa, besok adalah hari ulang tahun putri Aurora. Berarti sore nanti mereka akan berangkat bukan? untuk hadiah, Chareen sudah menyiapkannya dengan mudah.


"Kita akan pergi sore?" Tanya Chareen dengan duduk di samping Alegra yang sedang mengeluarkan black card nya kepada salah seorang pelayan untuk membayar pesanan Chareen.


"Ya, agar kau bisa istirahat sebelum pesta itu berlangsung." Balas Alegra dengan mengelus rambut Chareen.


"Baiklah." Angguk Chareen dengan tersenyum dan menyandarkan kepalanya di pundak Alegra.


Tingkah keduanya membuat beberapa pelanggan yang lain sangat iri akan keromantisan mereka berdua, mereka nampak senang melihat kedua orang itu yang hidup bahagia.


"Hohoho.... Ternyata kalian berdua juga ada disini?" Tanya seseorang dengan duduk di samping Alegra dan Chareen.


"....." Alegra hanya acuh sedangkan Chareen langsung tersenyum senang saat melihat Garel dan Chaty yang mungkin akan mengambil gaun untuk besok.


"Jika kau ingin kabur jangan lupa ajak aku!" Bisik Chaty pada Chareen yang hanya tersenyum dengan menunjukan jari jempol nya pada Chaty.


"Ini tuan." Ucap sang pelayan dengan memberikan kembali black card Alegra.


"Kalian akan pergi kemana?" Tanya Garel penasaran.


"Makan, Chareen harus makan sekarang." Balas Alegra.


Sepeninggal nya Chareen dan Alegra, Chaty dan Garel sibuk dengan urusan nya masing-masing. Tak sama seperti Chareen dan Alegra yang kompak memilih pakaian, Garel dan Chaty memiliki selera yang berbeda.


•••


Jam makan siang sudah tiba, Claire sudah cantik dengan celana jeans pendek berwarna putih dan kaos hitam nya dengan tas selempang kecil yang melingkar di tubuhnya. Sangat cocok untuk gadis cantik seperti dirinya.


Claire melangkahkan kaki nya untuk memasuki gedung perusahaan milik keluarga Chareen yang sekarang sudah di kelola oleh William yang tak lain adalah kekasihnya sendiri.


"Selamat datang nona, ada yang bisa kami bantu?" Tanya resepsionis itu dengan ramah pada Claire.


Ini memang pertama kalinya Claire datang mengunjungi William di perusahaan, itu pun karena dia ingin memberi kejutan padanya.


"Hmm apakah kak Willi ada?" Tanya Chaty dengan tersenyum manis, jangan lupakan kue buatan nya yang ia bawa khusus untuk William cicipi.


"Ahh maksud anda tuan William?" Tanya balik resepsionis itu dengan tetap tersenyum, Claire sendiri hanya mengangguk saja sebagai balasan.

__ADS_1


"Tuan William ada rap.... Oh itu dia..." Tunjuk nya pada seorang laki-laki yang sedang berbincang dengan rekannya, tak lupa juga dengan sosok wanita cantik dan seksi yang berdiri di samping William yang sedang merapihkan dasi miliknya.


"Cih!" Claire hanya berdecak kesal hingga membuat resepsionis itu terkejut, dia kira wanita seimut Claire tak akan seperti itu.


"Apa kau masih sibuk?" Tanya Claire dengan melipatkan kedua tangannya di dada dan menatap William datar.


Nampak semua orang yang ada di sana begitu terkejut saat mendengar suara lancang Claire, mereka tahu bahwa William pasti akan marah. Seperti rumor nya, bahwa William tak pernah dekat dengan wanita selain Chareen.


"Claire?" Kaget William dengan menghampiri kekasihnya itu.


"Ya ini aku! kenapa? terkejut?" Kesal Claire dengan melirik wanita itu yang nampak kesal dengan Claire.


"Apa kau lihat lihat? mau aku congkel kedua mata mu hah?" Sengit Claire pada wanita itu yang begitu terkejut mendengarnya.


"Suttt sayang, apa yang kau katakan?" Cegah William dengan menutup mulut Claire menggunakan sebelah tangannya, karena tidak ingin reputasi Claire hancur karena tindakan sembrono nya itu.


"Kau membela wanita yang penuh silikon ini?" Tanya Claire dengan kesal.


"B-bukan begitu sayang, dia Gea sekertaris ku." Jelas William dengan menatap Claire penuh keyakinan.


Claire melirik wanita itu dan mendekati nya selangkah demi selangkah, di tatap nya dia dari atas hingga bawah. Kemudian Claire tersenyum miring hingga membuat Gea menggeram kesal karena merasa di rendahkan.


"Sepertinya dia tidak terlihat seperti seorang sekretaris, justru dia terlihat seperti wanita dari rumah bordil...." Senyum Claire.


"Kau!! apa maksud anda nona? tuan Willi...." Panggil nya agar mendapatkan pembelaan dari Claire.


"SIAPA YANG KAU SEBUT WILLI HAH? ITU NAMA PANGGILAN KESAYANGAN KU! KAU TIDAK BERHAK UNTUK MEMANGGIL NYA SEPERTI ITU." Amuk Claire membuat beberapa orang yang ada di sana langsung memperhatikan nya, ralat.... Justru kini mereka sudah menjadi pusat perhatian.


"Claire..... Sudahlah, jangan terlalu membesar-besarkan masalah..." Cegah William lagi yang membuat Claire kesal, kenapa William selalu menghalangi nya?


"Kau selalu saja membela nya!! aku sangat marah pada mu William!!" Marah Claire dengan membuang kotak kue itu di tong sampah dan pergi begitu saja.


"Astaga.... Sayang.... Sayang tunggu aku.... Claire!!" Panggil William dengan mengejar nya namun Claire tidak peduli.


Bagaimana bisa laki-laki yang sudah memiliki pasangan terus berdekatan dengan wanita yang jelas-jelas menyukai nya dan juga terus menggoda nya, tetapi masih saja di biarkan ada di sekelilingnya.


Apakah semua laki-laki itu sama? melihat kakak nya pun sama seperti itu.

__ADS_1


Like dan komen nya dong please.... Author boring nih, gada temen hiksss... Pengen pulang, ga betah di rumah sakit terus. Doain ya semoga author cepet sembuh dan kembali seperti biasanya.


__ADS_2