Chef Tampan Pilihanku

Chef Tampan Pilihanku
Tingkah yang aneh


__ADS_3

Di sebuah ruangan yang terlihat seperti ruang tamu, terdapat seorang laki-laki dan kedua orang tuanya tengah bersantai di ruang tamu. Mereka tak sengaja melihat siaran langsung dari televisi ternama di sana yang sibuk memperlihatkan sosok Chareen Lee dan Garel Ananda Vitton yang sedang hangat-hangatnya di perbincangkan oleh publik.


"Ohh lihatlah, bukankah itu adik mu?" Tanya Susan pada Alegra yang nampak mengeryit, dia tidak menatap ke arah Garel maupun Claire melainkan pada sosok Chareen yang sedang menggandeng lengan Barnard dan asik berbincang.


"Sepertinya mereka sangat senang hari ini sampai lupa bahwa mereka menjadi incaran media" Ucap Arya yang di balas anggukan oleh Susan.


"Tidak masalah, selagi apa yang mereka lakukan itu benar. Dan lagi, seperti nya hubungan Chareen dan Ben sedang hangat di perbincangkan oleh mereka... Bukankah mereka sangat cocok?" Ucap Yuna pada Alegra yang hanya diam saja tanpa menanggapi ucapan mama nya itu.


Susan menatap ke arah suami nya yang hanya mengangkat kedua bahunya acuh, akhirnya mereka kembali fokus pada televisi.


"Chareen selalu elegan dalam menangani masalah di sekitar nya, ck!!! jika aku punya anak laki-laki lagi aku ingin Chareen lah yang menjadi menantu ku!!!" Ucap Yuna dengan gemas.


"Kau benar, Chareen sangat anggun dan elegan dengan sendirinya tanpa di buat-buat..." Sambung Arya.


"Hmmm, benar-benar menantu idaman!! kau dengar itu Ale? dia menantu idaman mama!" Ucap Susan pada Alegra yang masih diam.


Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Alegra langsung beranjak dari duduknya menuju kamarnya. Dia berdiri di balkon kamarnya, ekspresi nya benar-benar buruk sekarang!!!


"Ck!! apa begini yang kau sebut mencintai ku? benar-benar!!!" Geram Alegra dengan mengusap wajahnya kasar.


_________


Setelah puas berjalan-jalan dan belanja, akhirnya mereka pun pulang dengan Raini yang di antarkan lebih dulu oleh mereka lalu setelah itu barulah Chareen dan Claire yang menginap di mansion nya.


"Apa kalian mau mampir? dan kau Chat, apa benar kau tidak mau menginap?" Tanya Chareen setelah sampai di mansion nya.


"Hmmm.... Baiklah" Angguk Chaty dan ikut turun bersama Chareen dan Claire yang sudah pergi begitu saja, mungkin dia sudah sangat lelah dan mengantuk.


"Selamat malam sayang, aku akan menjemput mu besok malam...." Ucap Garel dengan mencium bibir Chaty singkat.


"Baik" Balas Chaty dengan tersenyum lebar.


"Aku pulang, terimakasih atas waktunya... Besok malam aku jemput" Ucap Barnard dengan tersenyum.


"Hmm" Angguk Chareen dengan tersenyum.


Barnard mengelus rambut Chareen dan masuk kedalam mobilnya bersama Garel yang juga masuk kedalam mobilnya, selepas kepergian mereka barulah Chareen dan Chaty masuk.

__ADS_1


"Om dan Tante sudah tidur?" Tanya Chaty yang melihat ruangan yang sudah sepi.


"Tidak, Momy dan Dady sedang pergi ke acara bisnis. Mungkin sebentar lagi akan pulang" Balas Chareen.


"Oh ...."


Setelah sampai di kamar Chareen yang begitu luas, mereka di suguhi dengan pemandangan yang benar-benar menggelikan.


Di mana sosok Claire yang sudah tidur dengan menggunakan pakaian tidur milik Chareen, posisinya pun begitu buruk!!


"Cari saja pakaian ganti di sana, jangan sungkan..." Ucap Chareen pada Chaty yang hanya tersenyum.


"Baiklah, kalau begitu aku tidak akan sungkan." Ucap nya dengan terkekeh.


__________


Garel memasuki mansion nya, di sana sudah ada kedua orang tua nya yang masih menghabiskan waktu bersama di ruang tamu. Namun Garel memilih untuk masuk kedalam kamarnya karena dia juga sangat lelah.


Saat di lorong menuju kamarnya, Garel berpapasan dengan Alegra yang nampak kacau.


"Ada apa?" Heran Garel, sebagai adik yang baik dia harus sedikit memberikan perhatian kecil pada laki-laki mengenaskan di hadapannya.


"Baguslah..." Santai nya dan berlalu pergi meninggalkan Alegra.


Garel mulai membersihkan dirinya karena tubuhnya terasa sangat lengket sekarang, setelah 1 jam berendam barulah Garel keluar dari kamarnya dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya.


"Astaga!..... Terkejut aku...." Kaget Garel dengan meloncat saat melihat sosok Alegra yang sudah ada di dalam kamarnya, lebih tepatnya di depan kamar mandi.


"Apa yang kalian lakukan di luar tadi?" Tanya Alegra langsung pada intinya.


Garel menaikkan sebelah alisnya, apa dia tidak salah dengar?


"Untuk apa kau bertanya?" Heran Garel.


"..."


"Itu....Kami hanya berbelanja, berkeliling, makan, dan nonton. Awalnya kami ingin bermain wahana namun waktu nya tidak cukup, mungkin lain kali" Jujur Garel dengan beranjak ke walk in closed nya.

__ADS_1


Tanpa di duga, Alegra malah mengekori nya di belakang hingga ikut kedalam walk in closed nya. Garel yang merasakan itu semakin di buat bertanya tanya pada kelakuan sang kakak yang menurutnya sangat aneh!


"Apa lag...."


"Apa Chareen dan Ben juga?" Tanya Alegra.


Garel mengeryit, detik berikutnya dia tersenyum miring. Garel melipatkan kedua tangannya di dada dan menatap Alegra dengan tatapan yang.... Merendahkan.


"Ada apa? apa kau marah karena Chareen jalan bersama Ben? lagian itu juga bukan masalah untuk mu, kau seperti seorang kekasih yang marah karena mengetahui kekasih nya selingkuh..." Sindir Garel membuat Alegra bungkam seketika.


"Kau tahu kakak? Ben sangat mencintai Chareen, dia bahkan rela mengosongkan jadwal nya hanya untuk menemani Chareen bermain" Garel terus memanas-manasi Alegra yang mulai terpancing.


"Apa mereka sepasang kekasih?" Tanya Alegra dengan tatapan sedikit sendu nya.


"Untuk saat ini belum, entah apa yang terjadi jika besok atau lusa. Mungkin Ben akan melamar nya. Bukankah itu berita yang sang....." Santai Garel.


BRAKKKKK


Garel kembali terlonjak dari tempatnya, dia sudah tidak menemukan sosok Alegra lagi di depannya. Pintu tersebut bahkan hampir pecah karena terbuat dari kaca, untung saja itu bukan kaca sembarangan.


"Dia benar-benar gila!" Dengus Garel.


_________


Pagi ini Chareen bangun lebih awal, dia berniat membantu Momy nya memasak. Di sana sudah ada sang Momy yang terlihat sangat cantik dan mempesona.


"Selamat pagi Momy ku tersayang...." Sapa Chareen dengan memeluk dan mencium pipi Yuna.


"Pagi juga sayang..." Balas Yuna dengan tersenyum.


"Momy masak apa? biar aku bantu" Ucap Chareen dengan berdiri di samping Yuna.


"Ada deh... Kau bantu Momy memotong bawang bombai dan juga sosis, untuk sosis kau potong kecil berbentuk dadu."


"Baiklah." Angguk Chareen.


Kedua wanita yang berbeda usia itu mulai di sibukkan dengan peralatan dapur, Dong Song yang melihat kedua wanita kesayangan nya sedang memasak pun hanya bisa tersenyum dan bersyukur karena di berkati istri yang sempurna seperti Yuna.

__ADS_1


"Woahhh apa yang kalian masak ini hmm?" Tanya Dong Song dengan mencium pipi mereka berdua dan berdiri di tengah-tengah mereka.


"Dady? kepo yahh? hahaha......" Tawa Chareen dan Yuna hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah Chareen yang sangat manja pada Dong Song.


__ADS_2