
Susan dan Arya menatap Chareen yang terlelap di atas ranjang rumah sakit itu, melihat itu Susan tidak bisa menahan tangisnya lagi. Bukannya Susan tega untuk meninggalkan Chareen dalam kondisi yang terpuruk tapi dia tidak bisa melakukan apapun, Susan yakin jika Alegra mampu memulihkan Chareen kembali.
Dan finally! mereka bisa melihat senyum dan kebahagiaan Chareen lagi setelah lama mereka tak melihatnya, terlebih kini mereka memiliki cucu yang sangat tampan.
"Mah?" Panggil Alegra dengan mengelus pundak nya lembut.
"Mama baik-baik saja, lihatlah.... Jeff sangat tampan seperti mu." Ucap Susan dengan tersenyum.
"Ya mah, sebaiknya mama pulang dan istirahat. Di rumah juga ada sudah Claire, sepertinya Claire sangat merindukan mama dan papa." Ucap Alegra dengan mengambil alih Jeff yang sebelumnya berada dalam gendongan Susan.
"Itu benar, sebaiknya kau istirahat dulu. Sudah ada Alegra disini yang akan menemani Chareen, jangan khawatir..." Tambah Arya dengan merangkul pundak sang istri.
"Baiklah, kalau begitu mama pulang dulu. Jika ada apa-apa segera hubungi kami..." Angguk Susan.
"Baik mah..."
"Kalau begitu Oma dan opa pamit dulu ya sayang.." Pamit Susan dengan menciumi wajah Jeff yang menggeliat dalam pelukan Alegra.
"Hati-hati di jalan pah, mah..." Senyum Alegra.
"Kau sudah melakukan yang terbaik, papa bangga dengan mu." Senyum Arya dengan menepuk pundak Alegra.
Alegra hanya tersenyum dan menatap kepergian mereka yang menghilang di balik pintu, Alegra memilih untuk duduk di sofa dengan terus menatap Jeff yang sama sedang menatapnya juga.
"Ada apa hmm? apa kau bangga karena memiliki papa yang tampan seperti ku?" Tanya Alegra dengan menyentuh pipi Jeff yang nampak besar dan sedikit merah itu.
"Jangan menangis! jika suara tangisan mu membuat istriku bangun maka aku akan menggigit mu!" Gemas Alegra karena melihat mata Jeff yang berkaca-kaca.
"Anak pintar, sekarang sudah waktunya tidur. Papa akan menyanyikan lagu untuk mu... Tapi papa tidak tahu lagu apa yang cocok untuk mu." Bingung Alegra dengan menatap Jeff yang tengah memperhatikan nya.
Tok tok tok tok tok
"Masuk."
Terlihat sosok Arjun yang muncul di balik pintu, Arjun menunjukkan cengiran nya dengan kepalanya saja yang terlihat di sana.
__ADS_1
Arjun mendekati Alegra dan melirik Chareen yang tertidur, Arjun meletakkan makanan di meja dekat Alegra duduk.
"Cepat makan, biar aku yang menggendong nya dulu." Ucap Arjun dengan mengangkat tubuh Jeff dan langsung menggendong nya dengan tersenyum lebar.
"Bagaimana dengan markas?" Tanya Alegra dengan membuka kotak makan yang Arjun bawa tadi.
"Aman terkendali, hanya saja ada sedikit perubahan tentang peraturan yang berbeda dari kedua belah pihak. Kau pasti mengerti itu...." Jelas Arjun dengan fokus pada Jeff.
"Aku mengerti, apa ada hal lain yang berada di luar lapangan?"
"Sejauh ini masih aman dan baik-baik saja, jangan khawatir... Kau fokus saja pada keluarga mu." Ucap Arjun membuat pergerakan Alegra terhenti.
"Jangan hiraukan aku, bagaimana dengan mu? kapan kau akan menikah?" Tanya Alegra yang membuat Arjun terkekeh.
"Bukankah kau sudah tahu bahwa aku sangat sulit untuk menyukai seseorang? terlebih..... Aku sudah mencintai seseorang yang mustahil untuk aku miliki." Tawa Arjun dengan menatap Alegra yang tersenyum hambar.
"Mulailah membuka hatimu kembali, aku rasa Chaty dan Ricko pun sebentar lagi akan menyusul kami..."
"Chaty dan Ricko? mereka serius? aku pikir Chaty sangat sulit untuk membuka hatinya kembali.... " Kaget nya.
"Lalu bagaimana dengan mu? apa kau masih mencintai Chareen?"
"Kau mau mati?" Kesal Alegra membuat Arjun tersenyum.
"Jika saja aku mati, siapa yang akan membantu mu mengurus markas hmm? kau pasti akan kerepotan...."
"Hhh sudahlah, aku tidak ingin membahas hal itu. Aku harap kau segera menikah dan menemukan pendamping yang cocok, agar kau juga segera memiliki anak. Jika kau memiliki nya, anakku tidak akan kesepian untuk mengurus markas nanti nya."
"Jika anakku lahir, mungkin dia akan menjadi adiknya karena anak mu sudah lahir lebih dulu. Bagaimana jika aku punya anak setelah 10 tahun kedepan? bukankah itu terlalu muda?"
"Terserah padamu, aku tidak peduli." Kesal Alegra dengan bangkit dari duduknya dan berjalan menuju kamar mandi.
Setelah kepergian Alegra, Arjun menatap ke arah Chareen dan bergantian menatap Jeff yang sudah tertidur dalam gendongannya. Terkadang, Arjun iri dengan Alegra karena bisa mendapatkan wanita seperti Chareen. Namun, Arjun tersadar bahwa Alegra memang pantas mendapatkan nya sedangkan dirinya? entahlah.....
"Hmm....." Chareen menggeliat dalam tidurnya, Chareen mencari sosok Alegra namun tidak menemukan nya. Justru dia melihat Arjun yang sedang tertidur dengan Jeff yang berada dalam rangkulan nya.
__ADS_1
"Ada apa?" Tanya Alegra yang tiba-tiba muncul dengan pakaian yang berbeda, Alegra tersenyum pada Chareen dan mengecup bibir nya singkat.
"Apakah Jeff tidur?" Tunjuk Chareen pada Arjun.
"Sepertinya begitu, aku akan memindahkan nya sekarang." Ucap Alegra dengan bergegas untuk mendekati Arjun, terlihat bahwa keduanya begitu lelap.
"Mama dan papa sudah pulang?" Tanya Chareen dengan mengelus pipi Jeff yang terbaring di sampingnya.
"Ya, mama akan menyambut kedatangan kita sore nanti."
"Sore? aku sudah boleh pulang?" Senang Chareen.
"Ya, kau melahirkan dengan normal jadi tidak ada masalah. Kau hanya tidak di bolehkan untuk terlalu banyak gerak." Jelas Alegra.
"Baiklah..."
••••
Di korea, tepatnya di sebuah apartemen mewah terdapat dua orang yang berbeda jenis tengah tertidur dengan saling berpelukan. Chaty menggeliat kan tubuhnya karena merasa pegal dan sedikit sakit.
Chaty sedikit terkejut saat melihat sosok Ricko yang berbaring di samping nya dengan otot tubuhnya yang terlihat, mengingat kejadian semalam membuat Chaty memerah.
"Haishh.." Gumam Chaty dengan memukuli kepalanya.
Chaty melihat layar ponselnya untuk melihat jam namun betapa terkejutnya dia saat melihat banyak panggilan yang masuk dan ada sebuah foto bayi di sana.
"Astaga!!!! Ricko!! ayo bangun cepat!!!! Ricko!! ayolahhh.... Aku ingin melihat keponakan ku." Heboh Chaty dengan menggoyang-goyangkan tubuh Ricko hingga membuat laki-laki tersadar.
"Ada apa?" Tanya Ricko dengan suara yang terdengar sangat seksi itu.
"Itu... Ayo pulang, Chareen sudah melahirkan. Claire sudah menghubungi ku sejak semalam, sepertinya dia ingin mengajak ku untuk pulang bersama." Jelas Chaty dengan memperlihatkan ponselnya, Ricko juga segera membuka ponselnya dan melihat banyak notifikasi yang masuk.
"Kau benar, Chareen sudah melahirkan. Ayo bersiap...." Ajak Ricko yang di balas anggukan oleh Chaty.
Halo kakak-kakak semuanya, terimakasih ya sudah menunggu cerita author hehe. Mungkin sebentar lagi cerita ini akan tamat, author akan menyelesaikan nya hari ini. Jangan lupa like dan komen nya yaaaa
__ADS_1