Chef Tampan Pilihanku

Chef Tampan Pilihanku
Balasan


__ADS_3

Ciuman Alegra mulai turun ke leher Chareen yang nampak indah dan menggoda itu, Chareen berusaha menahan suaranya saat lidah hangat Alegra mulai menyusuri leher dan atas dada nya yang terbuka.


Cekalan tangan Alegra mulai melemah hingga akhirnya terlepas, Chareen yang merasakan bibir Alegra di pundaknya hanya bisa memegang pundak Alegra dengan perasaan tak menentu.


Dia sangat senang Alegra mulai membalas perasaan nya tapi dia juga takut jika itu hanya sekedar bualan saja.


"Tenang, meskipun aku dalam kondisi seperti ini aku masih bisa mentolerir apa yang terjadi pada diriku...." Ucap Alegra dengan menatap Chareen dalam.


"Ale....Ini...." Chareen tak mampu mengatakan apapun lagi, dia benar-benar terpana akan sosok Alegra di atas nya yang sedang tersenyum manis.


Alegra mencium kening Chareen dan merambat melewati hidung dan berakhir di bibir Chareen, Alegra tidak melakukan pergerakan apapun hanya menempelkan bibirnya saja.


"A..Ale..."


"Aku menginginkan mu..." Bisik nya di telinga Chareen, bahkan Alegra menggigit nya dan menjilati nya seperti eskrim.


Tubuh Chareen menegang merasakan hal yang tidak pernah ia rasakan seumur hidupnya ini, Alegra menatap Chareen dalam. Meskipun begitu, Chareen tetap menolak nya.


"Maafkan aku Ale.. Aku.... Tidak bisa, aku tidak ingin mengecewakan Dady...." Ucap Chareen dengan menggigit bibir bawahnya dan memalingkan wajahnya agar tidak saling tatap dengan Alegra.


Alegra diam dengan terus menatap Chareen, terlihat jika Chareen memang sangat penurut pada kedua orang tuanya.


"Baiklah..." Angguk Alegra membuat Chareen tersentak.


"Aku akan ke kamar mandi, kau jangan kemana mana. Ada hal penting yang ingin aku sampaikan" Ucap Alegra yang di balas anggukan oleh Chareen.


Senang? Tentu saja, Chareen menggigit ujung selimut saking senangnya. Ternyata Alegra begitu menghargai nya di saat dirinya seperti ini pun.


Chareen beranjak menuju meja rias, dia melotot melihat banyaknya tanda di sekitar leher, pundak, atas dada dan..... Wajah Chareen memerah.


Pakaian atasan sudah melorot, hingga memperlihatkan kembennya yang hampir sama dengan kulit nya.


"Sial!!! Kenapa Alegra tidak membawa ku ke altar saja sekarang?" Kesal Chareen yang kembali mengingat ciuman panas nya dengan Alegra.


____________


"Hahaha seperti nya Chareen akan melepaskan masa lajang nya malam ini" Tawa Chaty.


"Hahah kakak benar" Sambung Claire.


"Apa kabar yah dengan wanita itu?" Tanya Raini penasaran.

__ADS_1


"Sepertinya dia sedang menghabisi waktu bersama nya, kita tunggu dan lihat saja pertunjukan nya sebentar lagi...." Santai Chaty.


Ya, di kamar mandi terdapat seorang wanita yang sedang duduk di atas pangkuan laki-laki tua dengan bagian tubuh mereka saling menyatu sama lain.


Mereka nampak menikmati momen tersebut hingga tanpa sadar kegiatan mereka sudah di rekam oleh seseorang yang nampak jijik melihatnya, umur mereka terpaut sangat jauh sekali!! Bahkan seperti kakek dan cucu nya.


_________


Chareen berdiri di balkon untuk menghirup udara malam yang begitu terlihat indah, hingga tanpa sadar dia merasakan seseorang yang memeluknya dari belakang.


"A... Ale..." Kaget Chareen.


"Ada apa?" Tanya Alegra santai, kedua tangannya masih melingkar di perut Chareen dan dagu yang di letakan di pundak Chareen.


"Hmmm.... Tidak..."


"Chareen..... Apa kau masih..... Mencintai ku?" Tanya Alegra dengan membalikkan tubuh Chareen hingga posisi mereka saling berhadapan.


"Untuk apa kau bertanya?" Balik tanya Chareen.


"Karena jika kau sudah tidak lag..." Ucapan Alegra terpotong saat Chareen mencium bibir nya singkat dan Chareen melingkarkan kedua tangannya di leher Alegra.


"Apa aku terlihat seperti itu?" Tanya Chareen dengan senyum manisnya.


"Syukurlah..." Ucap nya dengan memeluk pinggang Chareen erat.


Mata Alegra tak sengaja melihat bekas tanda merah di leher Chareen dan sekitar dada nya. Wajah Alegra memerah dan segera dia memalingkan wajahnya, Chareen yang melihat itu hanya terkekeh.


"Apa kau malu karena perbuatan mu sendiri hmm?" Tanya Chareen dengan menggoda Alegra.


"Tidak.." Balasnya acuh.


Chareen terkikik geli, namun dia tidak lagi melanjutkan godaannya. Chareen memeluk Alegra dengan nyaman, aroma tubuhnya mampu membuat Chareen mengantuk.


Alegra sendiri hanya tersenyum dan mengecup puncak kepala Chareen, tidak bisa Alegra pungkiri bahwa dia sangat senang sekarang. Rasa hampa di hatinya mulai terisi kembali dengan sosok Chareen sekarang.


"Ale.... Kenapa kau mencintaiku?" Tanya Chareen tanpa menatap ke arah Alegra karena dia sangat nyaman berada di posisi nya.


"Entahlah, aku merasa sangat marah dan kesal saat kau pergi bersama Ben. Dan... Pakaian ini juga, apa ini pemberian Ben?" Tanya Alegra yang terdengar kesal.


"Hmm" Angguk Chareen yang semakin mengeratkan pelukannya.

__ADS_1


Alegra hanya mendengus sebal namun tidak berniat untuk melepaskan pelukannya, malam ini merupakan malam yang akan menjadi saksi hubungan mereka.


Di mana cinta Chareen di balas oleh Alegra dan Alegra di sadarkan siapa cinta dia yang sebenarnya.


_____________


Senang? tentu saja, Chareen sangat menantikan hal ini. Di mana hanya dia yang bisa memiliki Alegra seutuhnya, Claire dan Chaty yang melihat Chareen terus tersenyum senyum sejak pagi tadi membuat mereka menghela nafas berat.


Mereka tahu apa yang terjadi dengan sahabat nya itu, mereka juga ikut senang terlebih Claire yang sangat bahagia karena memiliki kakak ipar seperti Chareen dan Chaty.


"Apa kau akan terus seperti ini? sampai kapan hah?" Tanya Chaty.


"Hmm entahlah..." Santai Chareen dengan menunjukan cengiran nya.


"Aku kira kakak akan melakukan itu dengan kak Ale, ternyata tidak..." Keluh Claire yang langsung mendapatkan pelototan dari Chareen.


"Cihh, kau pikir aku dia!" Tunjuk Chareen pada Chaty yang langsung melotot tiba-tiba.


"A.. Apa maksud mu?" Gugup Chaty.


"Hahaha tak usah pura-pura, Garel sudah menceritakan malam panas kalian berdua" Santai Chareen.


Wajah Chaty memerah malu, Claire sendiri menatap Chaty tak percaya. Sedangkan yang di tatap terus berusaha mengelak, hal itu membuat Chareen tertawa terbahak-bahak.


"Hahaha santai saja, tak perlu malu seperti ini." Ucap Chareen pada Chaty yang hanya berdehem.


"Astaga, kak Chat, apa benar itu?" Tanya Claire dengan tidak percaya nya.


"Hmm..." Dehem Chaty.


"Woahhhh, bagaimana rasanya kak? apa itu enak? bagaimana kakak ku di atas ranjang? pasti kuat kan? berapa lama kalian bertahan? berapa kali kal...."


"Claire! diamlah!" Malu Chaty dengan beranjak dari duduknya meninggalkan mereka yang hanya terkekeh kecil.


"Hah.... Seandainya kak Willi mau melakukannya dengan ku, Ahhhhh aku sudah tidak sabar hahah." Tawa Claire dengan berlalu pergi dengan berjingkrak-jingkrak.


Chareen sendiri hanya menggelengkan kepalanya saja, dia melihat ke luar jendela kamarnya. Dia masih ingat dengan apa yang Alegra katakan sebelum dirinya pergi.


"Aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Terimakasih karena telah mengejarku dan mencintai ku lebih dulu. Meskipun hanya beberapa kali kita bertemu namun aku sudah memastikan nya bahwa aku benar-benar jatuh dalam pesona mu, tunggu aku untuk menyelesaikan masalah ini. Setelah itu, barulah kita bebas berhubungan.."


Chareen menutup wajahnya menggunakan bantal, dia sangat senang mendengar nya. Akhirnya, apa yang dia lakukan terbalaskan haha.

__ADS_1


***Jangan lupa like dan komen yah hehehe terimakasih ❤️


...-Nun***-...


__ADS_2