
Semua orang bersorak gembira saat sosok Abimanyu muncul di atas panggung dengan membawa bunga besar pada Chareen, namun tidak dengan Alegra yang hanya diam dengan sorot mata yang sangat tajam.
"Oh kakak, lihatlah.... Bukankah tuan Vino sangat tampan? astaga!!!!" Pekik Claire yang kini berada di samping Alegra bersama Raini dan William juga.
"Cih!" Alegra hanya memalingkan wajahnya kesal.
Chareen tersenyum pada Abimanyu saat Abimanyu memasangkan selempang dan mahkota di kepalanya, kilatan kamera semakin terang di sana saat Abimanyu memberikan piala yang di barengi dengan memeluk Chareen.
"Congratulations on your success, you are very beautiful tonight" Bisik Abimanyu dengan tersenyum kecil.
"Terimakasih." Balas Chareen dengan tersenyum.
Acara selanjutnya di lanjutkan dengan acara foto bersama, namun sebelum itu Abimanyu sudah lebih dulu berfoto dengan Chareen yang di susul dengan beberapa model dan orang-orang tinggi yang ada di sana.
"Apakah ada orang spesial yang ingin anda ajak berfoto?" Tanya sang MC pada Chareen.
"Ahh tentu saja ada." Senyum Chareen dengan berjalan mendekati Alegra yang masih diam.
"Don't you want to congratulate me? Dear" Tanya Chareen dengan mengedipkan sebelah matanya.
"of course." Balas Alegra dengan tersenyum dan bangkit dari duduknya.
Dengan senang hati Chareen menggandeng lengan Alegra dan membawa nya ke tengah-tengah podium, semua orang yang melihat itu sangat terkejut.
"Bukankah nona Lee pasangan dari tuan Vino?" Heran mereka.
"Entahlah, tapi di lihat dari sikap nona Lee sepertinya tidak mungkin. Karena nona Lee hanya menganggap tuan Vino sebagai rekannya saja."
"Jadi sebenarnya kekasih dari nona Lee itu tuan muda dari keluarga Vitton? orang terkaya itu?"
"Ya, tapi dia lebih memilih sebagai chef dari pada pengusaha seperti ayah nya. Dan lagi, anak laki-laki kedua nya pun memilih untuk terjun di dunia permodelan, sama seperti nona Lee. Bahkan mereka merupakan teman baik."
"Woahh, beruntungnya nona Lee di kelilingi oleh orang-orang hebat dan tampan."
"Sayang sekali, laki-laki sempurna seperti tuan Vino juga harus merasakan cinta bertepuk sebelah tangan."
"Tapi tuan chef itu juga tidak bisa di katakan biasa saja, dia juga sangat tampan dan sempurna. Lihatlah sorot matanya yang tajam itu, bukankah sangat menarik?"
"Benar, baguslah jika dia berpasangan dengan nona Lee dari pada dengan nenek tua itu!"
"Hahah apa maksudmu mantan kekasih nya itu?"
"Ya, sudah sangat beruntung dia bisa menjadi kekasih dari tuan chef terkenal itu. Tapi dia malah tidak tahu diri dan memilih untuk berhubungan dengan laki-laki tua agar bisa menyaingi nona Lee."
__ADS_1
"Sepertinya dia sedang tidur hahaha, bagaimana mungkin wanita seperti nona Lee di bandingkan dengan dirinya yang hanya seorang sampah, yang tong sampah sendiri pun sangat jijik dengan dirinya."
"Kau benar hahahaha....."
Para model lainnya terus menggosipkan Chareen, namun mereka tidak menyadari bahwa ada seorang wanita yang duduk di pojokan. Ekspresi nya benar-benar buruk dan menyeramkan.
"Chareen Lee, aku akan membuat mu jatuh sejatuh jatuhnya!! Camkan itu!"
•••
Chareen menggandeng lengan Alegra untuk melakukan sesi foto, setelah selesai melakukan nya Alegra tidak melepaskan Chareen sedikit pun.
"Sepertinya hubungan nona Lee dan tuan Vitton ini tidak lah sederhana." Ucap seseorang dengan tersenyum kecil, namun sorot matanya terlihat sedang meremehkan.
"Apakah nona Windy sangat senang mencampuri urusan orang lain?" Balik tanya Chareen dengan santainya.
"Ahh tidak, sepertinya anda salah paham nona. Bukankah yang lainnya juga sangat penasaran dengan hubungan kalian berdua? setahu kami, kau juga dekat dengan tuan Vino."
"Apakah nona Windy berfikiran seperti itu? tidak hanya dekat dengan tuan Vino, saya juga sangat dekat dengan beberapa orang lainnya. Apa nona juga beranggapan bahwa mereka ada hubungan lain dengan saya?"
"Kau?!!" Windy sudah tidak bisa lagi mengatakan apa-apa, perkataan Chareen sangat menyudut kan baginya.
Chareen tersenyum miring dan memilih untuk pergi dari sana dengan Alegra yang hanya diam saja, menurutnya Chareen sangat hebat!
"Sepertinya chef Alegra sangat senang karena langsung mendapatkan pengganti nya." Ucap seseorang dari belakang Alegra.
Tanpa di lihat pun Alegra sudah tahu jelas siapa orang yang memprovokasi nya itu, namun Alegra masih saja diam dan tidak mempedulikan ucapan nya itu.
"Chareen adalah wanita yang belum pernah berpacaran, dia sangat polos. Jika di bandingkan dengan dirimu yang sudah memiliki mantan kekasih yang bertahun-tahun, kau sangat lah menjijikkan jika di sandingkan dengan wanita sempurna sepertinya."
"Sepertinya tuan Vino sangatlah mengenal kehidupan saya, apa kita saling mengenal?" Tanya Alegra dengan tangan yang memegang wine.
"Saya hanya mengingatkan anda chef Alegra, jika anda ingin tenang dan hidup bahagia maka..... Segeralah tinggalkan Chareen, hanya saya yang pantas bersama nya." Sengit Abimanyu dengan membisikkan kata-kata tersebut pada Alegra.
"Hahahaha.... Ingatlah tuan, jika seseorang selalu menganggap dirinya tinggi maka kemungkinan besar orang tersebut sangat kuno dan tidak pernah mengenal dunia luar." Ucap Alegra dengan menepuk pundak Abimanyu dan berlalu pergi meninggalkan nya.
"Alegra!!!" Geram Abimanyu dengan mengepalkan kedua tangannya.
Alegra sendiri hanya berjalan santai untuk menghampiri Chareen yang nampak berbincang dengan Claire dan Raini.
"Tuan Alegra..." Panggil William yang langsung memberhentikan langkah nya.
"Ada apa?" Heran Alegra.
__ADS_1
"Ada hal penting yang ingin saya sampaikan." Ucap William dengan serius.
"Oke." Angguk nya.
William dan Alegra memilih tempat yang sepi, sebuah balkon yang tidak ada siapa-siapa di sana.
"Tuan Alegra, sebagai kekasih dari nona Chareen apa anda merasakan banyaknya orang yang memperhatikan nona dengan diam-diam? saya merasa bahwa mereka sedang memata-matai nona." Ucap William dengan sedikit cemas.
"Benarkah?" Tanya Alegra.
"Benar tuan, namun mereka tidak melakukan apapun selain memantau dan memperhatikan nona."
"Apa kau menyadari mereka? sejak kapan?" Heran nya.
"Sejak nona dan tuan turun dari mobil, apa mereka sangat berbahaya? apa perlu kita lap..."
"Tidak perlu, kau diam saja. Bersikaplah seperti biasanya, anggap saja mereka angin lalu." Tegas Alegra.
"Tapi jika..."
"Apa kau tidak percaya padaku? apa aku terlihat seperti orang yang senang jika Chareen terluka?"
"Bukan seperti itu maksud saya tuan, tapi..... Hhh baiklah." Pasrah William.
"Hmm.." Puas Alegra.
"Kalau begitu saya permisi." Pamit William.
Setelah kepergian William, munculnya sosok laki-laki yang mungkin sudah bersembunyi di balik pintu.
"Kenapa kalian begitu ceroboh?" Kesal Alegra.
"Maafkan kami tuan, kami hanya bingung karena tidak hanya kami yang memperhatikan nona. Mungkin mereka juga memperhatikan gerak-gerik nona."
"Ck, sepertinya dia memang butuh kejutan. Malam ini, kau hancurkan markas cabang nya. Jangan sisakan sedikit pun barang yang utuh, hanya puing-puing saja yang harus tersisa!!" Dingin Alegra, sorot matanya begitu menyeramkan hingga membuat laki-laki di depannya itu merinding dan menelan ludah nya bulat-bulat.
"Baik tuan, kalau begitu saya permisi..." Pamit nya yang di balas anggukan oleh Alegra.
"Hhhh, hanya sekumpulan cacing yang kekurangan tanah! menjijikkan!" Gumam Alegra.
Assalamualaikum teman-teman semuanya, maafkan saya karena hanya upp satu kali. Saya sibuk dengan MK di kampus dan banyak tugas lainnya yang harus saya kerjakan, tapi saya akan terus mengusahakan agar tetap bisa UPP.
Terimakasih, semoga anda mengerti ♥️
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen juga, kalau bisa follow juga akun saya.....