Chef Tampan Pilihanku

Chef Tampan Pilihanku
Kesal


__ADS_3

"Ya!! pertahankan seperti itu!!"


"Jimmy lebih dekat sedikit dengan Chareen!"


"Chareen angkat sedikit wajahmu, ya seperti itu"


"Okee sip"


Chareen menghela nafas panjang, jadwal nya sangat padat sekarang sehingga dia tidak bisa istirahat sedikit pun.


Berbagai kostum ia kenakan bersama dengan Jimmy yang sama kelelahan nya, sudah 2 hari mereka berkeliling tempat untuk menjadikan objek pemotretan.


"Nona, anda bisa istirahat 1 jam saat di perjalanan. Ini adalah tempat pemotretan terakhir anda" Ucap William dengan membantu Chareen melepaskan high heels nya saat berada di dalam mobil.


"Hmm" Dehem Chareen dengan mata terpejam, tak membutuhkan waktu lama William sudah mendengar dengkuran halus dari Chareen yang terlihat sangat kelelahan dan kurang tidur.


Tak jauh berbeda dengan Jimmy, dia pun tertidur di dalam mobilnya. Asisten Jimmy seorang wanita yang berusia di atas mereka, dia sudah seperti ibu bagi Jimmy.


William sibuk melihat-lihat jadwal Chareen kedepan nya, dia akan mengcancel jadwal Chareen yang tidak terlalu penting karena dia tidak ingin Chareen jatuh sakit karena sedikit nya waktu istirahat.


Drrtttttttttttttt Drtttttttt Drrtttttttttttttt


"Halo Tante?"


"Willi? apa Chareen ada?"


"Ada tan, nona Chareen baru saja tidur"


"Hhhh, jangan terlalu membuat nya lelah Will. Tante sangat khawatir dengan kesehatan nya"


"Baik tante"


"Kapan pemotretan di sana selesai?"


"Malam ini, tapi besok nona harus pergi berpesta dengan mereka semuanya. Mungkin kami akan pulang lusa nanti"


"Baiklah, hati-hati di sana. Jangan sampai Chareen tidak makan"


"Tentu saja, tante tak usah khawatir"


"Kalau begitu tante tutup, kau pun sama jangan terlalu lelah"


"Ya tan"


William menghela nafas lega, keluarga Chareen sudah sama seperti keluarga nya. Dia beruntung bisa dekat dengan mereka sampai sekarang, padahal William bisa saja bekerja di perusahaan dengan jabatan yang tinggi tapi dirinya terus menolak dan ingin melindungi Chareen terus.

__ADS_1


Dengan senang hati mereka menerima nya, William melakukan itu semua karena ingin membalas budi keluarga Chareen yang sudah membawa nya bahkan sampai menyekolahkan nya di tempat yang mewah.


___


Alegra nampak duduk di kursi kebesaran milik papa nya, di hadapannya banyak sekali dokumen yang harus dia tanda tangani. Dia lebih suka berkutat di dapur dan membuat resep baru dari pada harus berdiam diri seperti ini sungguh membuat nya muak!


Tok tok tok tok


"Masuk"


"Tuan, sebentar lagi rapat akan di mulai" Ucap sang sekertaris.


"Baik"


Alegra merapihkan pakaian nya, sekertaris tersebut terus menunduk karena sangat terpesona dengan ketampanan Alegra yang tidak ada duanya.


Saat Alegra melewati dirinya, sekertaris tersebut hanya bisa menahan nafasnya karena aroma yang di keluarkan Alegra membuat nya melayang.


Raina, sekertaris yang masih lajang berusia 25 tahun. Cantik memang, terlebih bagian dada nya yang besar membuat para laki-laki yang bekerja di sana selalu menggoda nya.


Tapi jika dia berdiri di samping Chareen, maka kecantikan nya sungguh tidak berguna. Kenapa Arya memiliki sekertaris seperti itu? karena Andra yang merupakan supir sekaligus asisten nya juga mengalami luka yang serius sehingga anaknya lah yang harus mengganti kan nya bekerja di sana.


Alegra memasuki ruangan tersebut yang ternyata sudah banyak orang, mereka menundukkan kepalanya saat melihat sosok Alegra.


Meeting pun di mulai dengan lancar dan penuh ketegangan, Alegra tidak mau bermain-main dengan mereka yang selalu saja menggunakan intrik untuk saling menjatuhkan.


"Jadi bagaimana? Selain tuan Garel siapa yang akan menjadi model wanita nya?" Tanya seorang laki-laki muda dengan tatapan datar nya.


"Nona Chareen, bukankah dia sangat populer dari dulu hingga sekarang?" Balas seorang wanita setengah baya.


"Ya anda benar nyonya, nona Chareen. Tapi bagaimana membuat nya setuju? kalian tahu bukan bahwa dirinya sangat sibuk, bahkan beberapa perusahaan lain yang membayar nya mahal dia tolak saking sibuknya"


"Kita coba saja dulu, bukankah perusahaan ini sangat besar?"


"Baiklah"


Mereka kompak menatap Alegra yang hanya diam dengan memikirkan bagaimana caranya? Apakah dia harus menghubungi Garel agar merayu Chareen? atau dirinya sendiri yang harus menemui nya? bukankah Chareen sedang marah padanya?


"Tuan, bagaimana?"


"Akan saya usahakan" Ucap Alegra yang di balas anggukan oleh mereka.


Mereka menyudahi rapat dan memilih untuk makan siang bersama sebagai pesta kerja sama mereka.


Di satu sisi, Chareen sedang melakukan pemotretan di sebuah kapal pesiar bersama Jimmy. Pakaian yang di gunakan Chareen memang sangat terbuka, udara di sana juga sangat dingin sehingga membuat Chareen sedikit menggigil. Tapi Chareen berusaha bersikap profesional, hingga pemotretan itu selesai baru lah William memakai kan mantel dan memberikannya jahe hangat.

__ADS_1


"Astaga, dingin sekali!" Geram Chareen yang sudah memakai pakaian tebal.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Jimmy yang duduk di samping Chareen.


"Tidak, kau tidak lihat jika aku kedinginan" Kesal Chareen membuat Jimmy terkekeh.


Tanpa Chareen duga, Jimmy langsung memeluknya hingga tubuh Chareen yang kecil masuk kedalam pelukannya.


"Ap..."


"Tidak apa-apa, mereka juga tahu jika kita hanya teman..." Ucap Jimmy yang mengerti apa kata Jimmy.


"Hmm"


Chareen terdiam dalam pelukan Jimmy, William yang melihat itu hanya diam tanpa melakukan apapun. Selagi nona nya tidak di apa-apa kan dia akan diam, tapi jika Jimmy membuat kesalahan maka dia akan segera bertindak.


"Untuk acara besok kita akan berlibur Playa Norte beach" Ucap seseorang membuat Chareen tersentak.


"Benarkah?" Tanya Chareen dengan mata yang berbinar.


"Yes girls" Balas nya dengan tersenyum.


"Ahhh kalian memang yang terbaik!!!" Senang Chareen.


Akhirnya Chareen memilih istirahat di salah satu hotel yang sudah mereka pesan, karena lelah mereka tidak mandi lebih dulu dan memilih untuk langsung tidur.


___


"Oh astaga, lihatnya..... Nona Chareen sangat cantik" Pekik seseorang membuat beberapa orang di sana langsung menghampiri nya.


"Astaga, dia benar-benar jelmaan Dewi!" Heboh mereka lagi.


"Ini apa? Tuan Jimmy memposting foto mereka berdua? akhhhhh aku iri!!"


"Benarkah?" Kaget mereka dengan melihat postingan Jimmy.


"Gilaaa!!! Mereka sangat cocok!!"


"Caption nya pun sangat istimewa 'My spesial girls' bukankah itu sangat romantis?"


"Apa benar jika mereka sepasang kekasih?"


"Entahlah, semoga saja. Mereka sangat serasi"


Berbagai ucapan yang ada di lorong kantor itu membuat langkah Alegra terhenti, dia semakin penasaran dengan sosok yang mereka bicarakan.

__ADS_1


Sesampainya di dalam ruangan, Alegra langsung mencari akun Chareen dan Jimmy. Dalam postingan Chareen, Alegra di buat terpesona tapi dia segera menyangkal nya. Dia kembali membuka akun Jimmy, ada rasa tak senang saat melihat unggahan nya.


"Apa ini? kenapa aku merasa sangat kesal?" Gumam Alegra.


__ADS_2